Radar Jember – Persid Jember menutup kiprahnya di Grup NN babak 8 besar Liga 4 Jawa Timur dengan hasil imbang.
Menghadapi Persepam Pamekasan, Macan Raung harus berbagi poin setelah pertandingan berakhir dengan skor 2-2 di Lapangan Gelora Bung Sumardji, Nganjuk, kemarin (6/2).
Hasil seri tersebut sudah cukup mengantar Persid ke puncak klasemen grup.
Capaian ini sekaligus menegaskan Persid masih menjadi salah satu tim superior di Jawa Timur.
Pada babak pertama, Persid sempat tertinggal lebih dulu. Persepam membuka keunggulan melalui gol cepat pada menit ke-5.
Tim asal Pamekasan kembali menambah gol pada menit ke-12, membuat Persid tertinggal dua gol.
Meski berada dalam tekanan, semangat juang anak asuh Agus Yuwono tak surut.
Persid terus melancarkan serangan demi serangan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama.
Pada menit ke-43, Eka berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan memanfaatkan umpan sepak pojok.
Gol tersebut menjadi titik balik permainan Persid. Di babak kedua, permainan Macan Raung tampil lebih terbuka dan agresif.
Hasilnya, gol penyama kedudukan tercipta lewat eksekusi tendangan bebas Ahmad Dedi, yang menggetarkan gawang Persepam.
Dengan hasil ini, Persid Jember memuncaki klasemen Grup NN dengan koleksi tujuh poin, mencetak delapan gol, dan kebobolan tiga gol.
Persepam Pamekasan menyusul di posisi runner-up dengan poin sama, namun kalah selisih gol.
Pada pertandingan lainnya, Persenga Nganjuk berhasil mengalahkan Triple’s Kediri dengan skor 5-3.
Hasil tersebut menempatkan Persenga di peringkat ketiga dengan tiga poin, tujuh gol, dan delapan kali kebobolan.
Sementara Triple’s Kediri harus puas berada di dasar klasemen tanpa poin, mencetak empat gol dan kemasukan sebelas gol. (kin/dwi)
Baca Juga: Ternyata Bukan Lawan Persis Solo, Debut Layvin Kurzawa Lawan Tim Ini
Hasil pertandingan Grup NN Liga 4 Jatim
Persid Jember (2) - (2) Persepam Pamekasan
Lapangan Gelora Bung Sumardji, Nganjuk
Persenga Nganjuk (5) - (3) Triple's Kediri
Stadion Anjuk Ladang, Nganjuk
Editor : Imron Hidayatullahh