Radar Jember – Catatan kemenangan telak Persid Jember atas Persekap Kota Pasuruan dengan skor 4-0 pada Liga 4 Jatim musim 2024/2025 lalu ternyata tak bisa dijadikan tolok ukur.
Pada laga kedua babak 32 besar Liga 4 Jatim Grup DD, Persid harus puas bermain imbang 0-0 melawan Persekap di Stadion Jember Sport Garden (JSG), kemarin (7/1).
Bermain di kandang sendiri dengan dukungan suporter, Persid Jember tampil dominan. Namun sejumlah peluang emas gagal dimaksimalkan menjadi gol tambahan.
Bahkan, juga tidak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Sebab, pemain Persekap, Amir Mahmud diganjar kartu merah pada menit 72.
Pelatih Persid Jember, Agus Yuwono, mengakui timnya berada di bawah tekanan besar.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa anak asuhnya sejatinya memiliki peluang untuk mengamankan tiga poin.
“Kami tahu tekanannya luar biasa, baik dari dalam maupun luar lapangan. Sebenarnya kita punya peluang untuk mencetak gol, tapi itulah sepak bola,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Persekap Kota Pasuruan, Dimas Fajar, menyebut tingginya tensi pertandingan sangat memengaruhi performa kedua tim.
Persekap sendiri menargetkan kemenangan demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
“Tensinya sangat tinggi. Tekanan dari suporter dan lawan membuat pemain bermain terburu-buru dan mudah kehilangan bola,” kata Dimas. (kin/dwi)
Klasemen Sementara Grup DD Liga 4 Jatim
Tim Main Win Draw Lose Poin
- Inter Kediri 2 2 0 0 6
- Persid Jember 2 1 1 0 4
- Persekap 2 0 1 1 1
- Arek Simo Putra 2 0 0 2 0
Editor : Imron Hidayatullahh