Radar Jember – Kendaraan bermuatan berat yang mengalami kendala teknis masih sering terjadi di jalur Gumitir, penghubung Jember–Banyuwangi.
Gangguan kendaraan seperti selang rem pecah, as patah, hingga kerusakan gardan kerap membuat arus lalu lintas terganggu.
Seperti yang terjadi pada dump truk P 9395 ZO yang disopiri Imam, warga Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, kemarin (12/3).
Awalnya truk bermuatan batu dari wilayah Ledokombo, dengan tujuan Glenmore, Banyuwangi tersebut dengan tenang bisa melibat jalur Gumitir yang dikenal jalan menikung, tanjakan, dan menurun tersebut.
Namun, truk tiba-tiba mengalami kerusakan pada bagian gardan.
Menurut Imam, sejak memasuki jalur Gumitir kendaraannya masih berjalan normal. Namun tiba-tiba terdengar suara keras dari bagian bawah kendaraan.
“Awalnya normal. Tiba-tiba terdengar suara keras dan truk sulit dijalankan,” ujarnya.
Akibat kerusakan tersebut, kendaraan akhirnya berhenti di tengah jalur sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.
Kasatlantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum melintas di jalur Gumitir.
Menurutnya, jalur Gumitir dikenal memiliki banyak tikungan tajam, tanjakan serta turunan dengan kondisi jalan yang cukup ekstrem.
“Pengemudi sebaiknya mengecek terlebih dahulu kondisi kendaraan sebelum berangkat, terutama rem dan komponen penting lainnya,” ujarnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, gardan yang rusak langsung dibongkar oleh mekanik untuk dilakukan perbaikan di lokasi.
Sementara arus lalu lintas di jalur nasional Jember–Banyuwangi diberlakukan sistem buka tutup oleh relawan agar kendaraan tetap bisa melintas secara bergantian. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh