Radar Jember - Jember belum bebas dengan yang namanya kendaraan over dimension dan overloading (ODOL).
Sayangnya, penertiban terhadap ODOL terkesan musiman, saat ada keluhan atau saat ada kemacetan saja.
Ke depan perlu penegasan bahwa ODOL dilarang melintas dan sanksinya perlu lebih berat.
Terbaru, kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Nasional Gumitir yang menghubungkan Jember-Banyuwangi.
Tronton berpelat nomor L 8186 AG yang disopiri Amir Mahmud, 37, warga Dusun Darungan, RT 034 RW 006, Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang, itu terguling di KM 37, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, pada Sabtu (3/1) pukul 19.30.
Truk tronton bermuatan bahan tripleks dari Lumajang yang hendak dikirim ke Banyuwangi terguling sebelum tikungan Mbah Singo, dari arah Banyuwangi.
Lantas, truk menimpa sebuah mobil Daihatsu Sigra berpelat nomor P 1436 EI yang disopiri Achmad Ghofir, 42 warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari.
Tak hanya mobil Sigra putih yang menjadi korban, mobil travel Isuzu Elf berpelat B 7273 IR yang disopiri M. Ali Mustofa, 45, warga Dusun Yosowinangon, RT 002 RW 002, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, juga jadi korban.
Tak sampai ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Hanya 7 orang penumpang Isuzu Elf, sopir, dan penumpang Sigra yang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke Klinik Puspa Medika, Garahan, Kecamatan Silo.
Empat dari 7 penumpang yang luka parah dan kritis harus dirujuk ke IGd RSD dr Soebandi, sedangkan tiga korban luka lainnya menjalani perawatan di klinik Puspa Medika.
Sedangkan 12 orang penumpang Elf masih selamat dan terlihat trauma saat tronton menabrak bagian depan hingga terguling.
Sebelum mengalami kecelakaan, tronton bermuatan bahan tripleks berjalan dari arah Jember ke Banyuwangi.
Sesampainya dit empat kejadian perkara (tkp), tepatnya di jalan menurun Km 37, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, tronton berjalan miring hingga terguling ke kanan.
Tergulingnya tronton bermuatan bahan tripleks bersamaan dengan munculnya mobil Daihatsu Sigra disopiri Achmad Ghofir, 42, warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, dengan empat orang penumpang dari arah berlawanan atau dari Banyuwangi.
Truk yang berjalan miring juga menabrak mobil travel Isuzu Elf dengan 15 penumpang yang searah dengan mobil Sigra yang tertimpa.
Kerasnya benturan mobil Elf dengan penumpang asal Banyuwangi hingga terdorong dan terguling ke kiri.
Rombongan warga asal Banyuwangi itu hendak pulang ke Sumatra Selatan (Sumsel) setelah menikmati libur Tahun Baru.
Kerasnya benturan mengakibatkan tronton dan travel Isuzu Elf sama-sama terguling di bahu jalan.
Sementara mobil Sigra tertimpa bahan tripleks hingga hancur.
Untuk mengeluarkan sopir dan 3 penumpang Sigra relawan Gumitir bersama petugas harus mencongkel kabin yang ringsek.
Sementara, seluruh penumpang Isuzu Elf yang berjumlah 15 orang dan sopir harus keluar dari kaca depan yang sudah hancur.
Sebab, posisi Elf setelah tertabrak tronton terguling dan terseret kembali ke arah Banyuwangi.
Kejadian laka di jalur Gumitir hingga menyebabkan jalan penghubung dua kabupaten itu terjadi antrean panjang.
Kanitlaka Satlantas Polres Jember Ipda Tommy Nur Alamsyah mengatakan, terjadinya kecelakaan di Km 37 Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, disebabkan truk tronton yang dari arah Jember ke Banyuwangi kelebihan tonase hingga terguling di tikungan jalan yang menurun.
Saat mengambil haluan ke kanan truk tiba-tiba miring dan terguling.
Muatan bahan tripleks menimpa mobil Sigra dan baru berhenti setelah menabrak Isuzu Elf yang dari arah Banyuwangi ke Jember.
Tidak ada korban jiwa, hanya penumpang Sigra termasuk sopir dan penumpang Isuzu Elf harus dilarikan ke Klinik Puspa Medika, Garahan, Kecamatan Silo.
Setelah menjalani perawatan, 4 orang termasuk sopir Sigra harus dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember.
“Sementara 3 orang penumpang lainnya menjalani perawatan di Klinik,” ucap Tommy.
Penyebab terjadinya kecelakaan masih belum diketahui karena kondisi sopir tronton masih belum bisa dimintai keterangan.
Sopir terjepit kabin setelah menabrak Isuzu Elf dan terguling ke kanan.
“Untuk sementara penyebab kecelakaan hingga mengakibatkan dua kendaraan lain menjadi korban masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap sopir tronton oleh petugas,” kata Ipda Tommy.
Untuk dua kendaraan yang tertimpa bahan tripleks dan satu kendaraan yang tertabrak tronton mengalami rusak parah.
Kondisi Daihatsu Sigra hingga ringsek, saat proses evakuasi sopir dan 3 orang penumpang relawan bersama pengguna jalan kesulitan.
Sehingga ada relawan harus menarik body Sigra menggunakan Jeep.
“Untuk proses evakuasi Isuzu Elf yang terguling, harus ditarik menggunakan kendaraan dan dibantu relawan. Isuzu Elf mengalami rusak bagian depan setelah tertabrak tronton hingga terseret dan terguling,” kata Tommy.
Untuk proses evakuasi seluruh penumpang dan sopir Sigra yang tertimpa muatan bahan triplek ditarik menggunakan mobil.
“Untuk arus lalu lintas di jalan nasional yang menghubungkan Jember dengan Banyuwangi diberlakukan dengan sistem buka tutup. Karena tronton yang terguling memakan separo bahu jalan. sehingga arus lalin tersendat karena harus diberlakukan buka tutup kendaraan dari dua arah cukup padat,” pungkas Tommy. (jum/c2/nur)
KORBAN LUKA DAN KRITIS:
Sopir dan Penumpang Daihatsu Sigra
- Achmad Gofir, (Sopir) Daihatsu Sigra P 1436 EI
- Siti Wiganti, (istri Achmad)
- Ahmad Kamil, (anak)
- M Yusup Ade Darmawan (keponakan)
Warga Jalan Letjen Panjaitan, Kebonsari, Sumbersari.
Penumpang Travel Isuzu Elf B 7273 IR
- Tiwi Winarti
- Amelia Azzahra dan
- M Ikhsanudin
Ketiganya warga Sumatera Selatan (Sumsel).
Editor : Imron Hidayatullahh