Perbasi Kapolres Cup 2018 Digelar di SMPN 7 Jember

SPORTIVITAS: Tim basket putra SDN Kepatihan 1 (baju hitam) melawan SDN Kepatihan 6 (baju putih) saat bertanding di GOR SMPN 7 Jember

RADARJEMBER.ID – Setelah melalui persaingan sengit, tim basket putra SDN Kepatihan 06 akhirnya bisa mengalahkan perlawanan rekan satu “kelurahannya”, SDN Kepatihan 01. Bermain dalam babak penyisihan di kejuaraan Perbasi Kapolres Cup 2018, SDN Kepatihan 06 akhirnya menang dengan skor 29-22 atas SDN Kepatihan 01 setelah melalui over time 1 kali.
Kemenangan tim basket putra SDN Kepatihan 06 tersebut sama dengan yang diraih tim putri. Sebelumnya, tim basket putri SDN Kepatihan 06 juga berhasil mengalahkan tim basket SDN Kepatihan 01 dalam pertandingan yang berlangsung di GOR SMPN 7 Jember.
Even Perbasi Kapolres Cup 2018 ini akan berlangsung mulai 28 Juli hingga 12 Agustus 2018. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini, Perbasi menggelar kompetisi di pertengahan tahun, beberapa hari setelah tahun ajaran baru.
“Ini seperti even kejutan. Karena biasanya kita kan menggelar kompetisi pada awal atau akhir tahun. Tapi kali ini pada pertengahan tahun, bertepatan dengan tahun ajaran baru,” tutur Johan Christiana, Ketua Harian Perbasi Jember saat ditemui di sela-sela acara.
Digelarnya kompetisi pada tahun ajaran baru ini, menurut Johan juga untuk menguji sejauh mana tim basket sekolah serius berlatih mempersiapkan diri pada saat liburan. “Ternyata antusiasnya masih cukup lumayan, kalau kita melihat pada hari pertama penyelenggaraan,” lanjut Johan.
Dengan jangka pertandingan yang sekitar 2 minggu, kompetisi ini digelar pada 3 kategori umur. Yakni tingkat SD yang diikuti 5 tim basket putra dan 4 tim basket putri, tingkat SMP yang diikuti 10 tim basket putra dan 10 tim basket putri serta tingkat SLTA yang diikuti 12 tim basket putra dan 10 tim basket putri.
“Memang karena digelar di tahun ajaran baru, ada beberapa tim yang personelnya masih baru bergabung. Seperti yang SMP itu ada yang kelas VII dan SLTA ada yang kelas IX. Biasanya pelatih melihat potensi anak tersebut sejak sebelum masuk sekolah itu,” ungkap Johan.
Untuk tahun ini, nyaris semua peserta berasal dari Jember. Tim luar hanya SMP Genteng yang mengirimkan 1 tim putri. “Kita memang sengaja menggelar kompetisi untuk tingkat sekolah, bukan klub. Karena di sekolah lebih banyak atletnya daripada klub yang terbatas,” pungkas Johan. (*)

IKLAN

Reporter : Adi Faizin
Fotografer : Wawan Dwi
Editor : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :