Jadi Tim Sukses Didiskualifikasi

SERIUS: Calon anggota PPS mengisi form pendaftaran di KPU Jember sebelum ditutup.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sikap netral penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi sangat penting. Ini demi kelancaran pemilihan bupati dan wakil bupati Jember mendatang. Mengantisipasi agar tidak ada yang bermain-main, KPU Jember nantinya akan membuka tanggapan masyarakat. Yaitu untuk mengetahui apakah ada calon anggota panitia pemungutan suara (PPS) yang merupakan anggota partai atau seseorang yang menjadi tim sukses.

IKLAN

Dibukanya tanggapan tahap satu untuk calon anggota PPS disampaikan Andi Wasis, Komisioner KPU Jember. Tanggapan masyarakat itu akan dilakukan pada 28 Februari hingga 7 Maret 2020. “Pendaftaran saat ini sudah selesai dan masuk tahapan seleksi administrasi. Kemudian, akan ada seleksi tertulis. Termasuk ada tahapan untuk tanggapan masyarakat,” katanya, kemarin (25/2).

Andi mengurai, proses tanggapan masyarakat akan dilakukan dua tahap. Khusus tahap kedua, baru akan dilaksanakan setelah pengumuman hasil wawancara atau pertengahan Maret nanti. Apabila memasuki tahap tersebut, Andi menegaskan, bukan berarti setiap laporan akan otomatis diproses. Sebab, setiap laporan harus disertai identitas lengkap, serta identitas orang yang dilaporkan. Sehingga, laporan itu bisa dikroscek secara langsung apakah orang yang dilaporkan menjadi anggota partai atau tim sukses benar terjadi atau sebaliknya.

“Kalau ada laporan pasti kami tindak lanjuti,” tegasnya. Hanya saja, kata dia, pihaknya tetap akan menggunakan prosedur yang ada. Seperti melakukan tahap klarifikasi, karena laporan itu belum tentu benar. Dengan begitu, orang yang dilaporkan akan dipanggil terlebih dulu untuk memastikan kebenaran laporan tersebut.

Bila hal itu benar adanya, maka calon anggota PPS yang merupakan anggota partai politik atau tim sukses akan dicoret sebelum ditetapkan atau dilantik menjadi anggota PPS. “Kalau benar, maka akan didiskualifikasi,” jelas Andi Wasis.

Sementara itu, Komisioner KPU Jember lainnya, Ahmad Susanto menjelaskan, hingga pendaftaran PPS ditutup, ada lebih dari 2.300 pendaftar. Jumlah itu tiga kali lipat lebih dari jumlah yang dibutuhkan, yaitu 744 anggota PPS untuk bertugas di 248 desa/kelurahan. “Pendaftaran PPS melebihi syarat minimal, yaitu 1.488 pendaftar. Sehingga dengan jumlah 2.300 pendaftar itu, KPU Jember tidak perlu lagi melakukan perpanjangan pendaftaran,” bebernya.

Santo mengungkap, calon anggota PPS harus melakukan seleksi administrasi, tes tulis, dan tes wawancara. Targetnya tanggal 20 Maret sudah tuntas semua dan mereka harus langsung bekerja. “Tentu akan ada pengarahan serta pembinaan. Apalagi, Jember saat ini juga ada satu bakal calon independen yang harus melalui verifikasi faktual,” pungkas Santo.

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Mahrus Sholih