Terduga Teroris di Manukan Surabaya Ditembak Mati Densus 88

Suasana Jalan Sikatan IV Manukan Wetan usai terjadi penembakan oleh Densus 88. (JPC)

IKLAN

Upaya Polisi untuk memburu jaringan terorisme di Surabaya membuahkan hasil. Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menembak dua orang terduga teroris di Jalan Sikatan IV/6A, Manukan Wetan, Surabaya, Selasa sore (15/5). Dua orang yang merupakan pasangan suami istri itu berinisial TE dan YA.
 
Informasi yang dihimpun JawaPos.com di lapangan, sempat terjadi baku tembak sekitar pukul 17.30 WIB. Kerasnya suara tembakan, menggemparkan warga sekitar. Hingga saat ini, lokasi baku tembak tersebut masih dijaga polisi. Warga berkerumun di gang yang sempit. Jalan raya Bibis saat ini juga macet total.
 
Hingga berita ini diturunkan pukulc 19.55, belum ada kepastian apakah keduanya tewas ditembak atau hanya seorang saja. Namun, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera yang juga berada di lokasi mengatakan bahwa saat ini, polisi masih menunggu ambulan. “Satu jenazah sudah kami evakuasi,” jelas Barung.
 
Baku tembak itu terjadi di depan rumah kos, tempat TE dan YA tinggal. Dwi Setio, salah seorang penghuni kos yang kamarnya bersebelahan dengan kamar TE, mengatakan, tidak tahu persis saat baku tembak terjadi. Hanya saja, dia sangat mengenal betul keluarga TE. “Kamar saya pas berdampingan. Anaknya tiga, nggak sekolah semua,” ucapnya.
 
TE sekeluarga sudah indekos di sana selama dua tahun. Dwi masih tidak percaya, bila TE dan YA merupakan pelaku aksi teror. Sebab, sehari-hari TE berperilaku biasa aja. “Dia jual arem-arem sama puding,” imbuh Dwi. (did/mkd/JPC/ras)

Reporter :

Fotografer :

Editor :