Kadisparpora Marah Dengar Rencana Kawu Jadi Objek Promosi Kabupaten Tetangga

LANGSUNG DATANGI LOKASI: Kadisparpora Harry Patriantono langsung ke Kawah Wurung, pagi tadi. Karena mendengar akan ada pengambilan gambar.

BONDOWOSO RADARJEMBER.ID – Kadisparpora Harry Patriantono marah besar, pagi tadi (31/7). Hal itu lantaran ada Even Organizer (EO) yang membawa nama dinas pariwisata kabupaten tetangga mau melakukan pengambilan gambar di Kawah Wurung (Kawu). Kemarahan itu dipicu adanya gambar sebelumnya, objek wisata Kawah Wurung ditulis dengan objek wisata milik tetangga.

IKLAN

Harry Patriantono mengungkapkan, awal kemarahannya dipicu adanya surat dari Kadispar Banyuwangi kepada KPH Perhutani Bondowoso. Surat itu meminta persetujuan Pemkab Bondowoso dan Perhutani untuk pengambilan gambar promosi pariwisata Pesona Indonesia. “Yang jelas kami tidak menyetujui, karena kawah wurung itu masuk dalam wilayah KPH Bondowoso. Sementara KPH Bondowoso masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Bondowoso,” tegasnya.

Tentunya tidak etis apabila kabupaten sebelah memunculkan potensi wisata Bondowoso sebagai promosi wisata kabupaten sebelah. Menurut Harry, sebenarnya Pemkab dalam hal ini Disparpora sangat membuka diri bagi siapapun yang ingin mengkomersilkan Kawah Wurung sebagai pengambilan gambar. “Termasuk promosi kawah wurung itu sendiri,” tegasnya.

Dijelaskan, adanya pengambilan gambar dan selanjutnya digunakan hal-hal yang komerrsil, bagi Pemkab tidak masalah. “Silahkan saja,” tegasnya. Misalnya seperti pre wedding dan promosi perusahaan itu tidak apa-apa. Semampang tetap menyebutkan wilayah Kawah Wurung adalah objek wisata yang masuk pada wilayah administrasi Kabupaten Bondowoso.

Adanya kekesalan ini, karena tahun lalu di media sosial sempat muncul anggapan jika Pemkab Bondowoso membiarkan pihak lain mempromosikan pihak lain mempromosikan wilayah yang sebenarnya milik Bondowoso. “Dan saya sangat menyesalkan bagi anak muda yang memposting foto di Kawah Wurung namun itu dianggap wilayah kabupaten tetangga,” tegasnya.

Apalagi selama ini Pemkab Bondowoso sudah mengucurkan anggaran miliaran rupiah untuk pembangunan Kawah Wurung. Karenanya, pihaknya menghimbau semua pihak untuk bijak menggunakan media sosial.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, Kadisparpora Harry Patriantono pagi tadi (31/7) mengajak seluruh jajaran di Bidang Pariwisata Disparpora untuk naik ke Kawah Wurung. Sebab berdasarkan surat yang dia lihat, dan berdasarkan telepon yang diperolehnya dari EO, pengambilan gambar rencananya dilakukan tadi pagi. “Katanya mendatangkan putri Indonesia, ketika datang saya ingin bilang jika ini milik Bondowoso, biar batal suting artis tersebut. Untungnya tidak jadi datang,” pungkasnya kesal. (*)

Reporter : Sholikhul Huda

Fotografer : Sholikhul Huda

Editor : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :