TEGALBOTO, Radar Jember – Biasanya tempat parkir didesain dengan ditutup secara penuh bagian bawahnya. Baik menggunakan beton ataupun keramik kasar. Bila bagian lantai parkir diganti dengan paving grass block, maka konsep parkir ramah lingkungan setidaknya bisa diterapkan.
Menurut Kaprodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Jember (Unej) Nunung Nuring Hayati, konsep eco parking sangat bagus karena dampak terhadap alam sangat nyata. Dia menjelaskan, eco parking merupakan konsep area parkir yang didesain lantainya tidak menutupi seluruh area parkir menggunakan beton ataupun keramik kasar. Konsep eco parking didesain menggunakan lubang-lubang seperti paving yang di tengahnya terdapat lubang. “Lubang itu bisa ditumbuhi rumput,” terangnya.
Keunggulan dari eco parking, kata dia, bisa berfungsi untuk meresap air hujan, dapat menyerap sinar matahari sehingga lebih sejuk. Selain itu, cocok digunakan di tempat umum ataupun di tengah kota. “Memakai paving grass block ini juga menambah estetika,” tuturnya.
Sementara, kekurangan, lanjutnya, perlu ada perawatan lebih dibandingkan parkir biasanya. Sedangkan saat hujan rawan terjadi lumut, akhirnya area parkir akan licin. “Jadi, harus dibersihkan dan dirawat,” terangnya.
Selain itu, rumput yang tumbuh di lubang–lubang lantai parkir, kata dia, secara berkala harus dipotong agar tidak ditumbuhi gulma. “Pada wanita yang menggunakan high heels sebaiknya berhati-hati ketika melewati area parkir ini. Konsep eco parking sangat bagus diterapkan. Hanya saja, perawatannya juga cukup banyak,” terang Nunung. (cad/c2/dwi)
Editor : Radar Digital