Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teknologi Global Navigation Satellite System untuk Jalan Tol Tanpa Gerbang

S
Penulis: Safitri❯
Jalan tol Jakarta Outer Ring Road - S.
Jalan tol Jakarta Outer Ring Road - S.
Jakarta, RADARJEMBER.ID - Pemasangan tiang sensor sistem pembayaran tol non-tunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) S, dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

BACA JUGA : Dua Kali Menang Togel Online

Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, penerapan sistem MLFF akan dilakukan secara bertahap di beberapa ruas tol. Adapun ruas mana yang akan diujicobakan, masih dalam tahap pembahasan.

"Untuk tahap awal implementasi dimulai dengan masa transisi pada beberapa ruas jalan tol, dimana sebagian gardu pada setiap gerbang tol masih dapat menggunakan kartu tol elektronik," ujar Danang dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Rencana pemerintah menerapkan sistem pembayaran tol non-tunai nirsentuh berbasis aplikasi memasuki babak baru.

Pemasangan pertama tiang sensor (gantry) MLFF telah dilakukan di Tol Jagorawi KM 18+370 arah Ciawi pada 19-20 Oktober 2022, kemudian di Tol JORR S KM33+635 pada Minggu (23/10) sampai dengan Senin.

PT Hutama Karya (Persero) sebagai operator Tol JORR S telah berkoordinasi dengan BPJT dan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai pelaksana MLFF untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar dan aman.

Dengan diberlakukannya MLFF, ruas tol akan sepenuhnya menjadi jalan bebas hambatan atau tidak ada lagi pembatas di gerbang tol. Lalu lintas di jalan tol akan diawasi dengan dukungan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS). Gantry ini bekerja dengan cara mengidentifikasikan seluruh kendaraan yang lewat, kemudian akan mengirim data ke pusat.

Secara otomatis, gantry akan memeriksa apakah kendaraan terdaftar, sudah membayar, dan memverifikasi apakah kendaraan melakukan pelanggaran atau tidak.

“Gerbang tol akan difungsikan dengan gantry enforcement data capture. Jadi kendaraan yang melintas di gerbang MLFF akan di-capture datanya, dan data dari pengguna akan diproses di sistem pusat,” kata Project Manager RITS Emil Iskandar.

Selain itu kendaraan pemantau juga akan ditempatkan secara acak di jalan tol. Jika terdapat pelanggaran, sistem pusat akan menginformasikan kepada pelanggar untuk membayar. Jika hal tersebut tak dipenuhi, maka sistem pusat akan menginformasikan data pelanggar kepada pihak berwenang untuk melakukan penindakan sesuai hukum. (*)

Foto : Dokumentasi Hutama Karya

Sumber : Antara

 

Advertisement
Advertisement
Editor : Safitri

Artikel Terkait

5 Inovasi Bisnis Modern untuk Meningkatkan Efisiensi Kerja

5 Inovasi Bisnis Modern untuk Meningkatkan Efisiensi Kerja

Efisiensi kerja bukan hanya soal bekerja lebih cepat, tetapi menghilangkan hambatan-hambatan kecil yang menumpuk sepanjang hari. Mengetik ulang catatan rapat, menunggu file besar selesai ditransfer

Baterai HP Cepat Habis Padahal Jarang Dipakai, 6 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Baterai HP Cepat Habis Padahal Jarang Dipakai, 6 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Ulasan 6 kebiasaan sepele yang bikin baterai HP cepat habis meski jarang dipakai beserta solusi hemat daya dari Google dan Samsung.

iPhone 18 Rilis September? Ini Untung Rugi Beli iPhone 17 Jelang Peluncuran HP Baru Apple

iPhone 18 Rilis September? Ini Untung Rugi Beli iPhone 17 Jelang Peluncuran HP Baru Apple

Analisis komparatif keuntungan membeli iPhone 17 sekarang versus menunggu peluncuran iPhone 18 pada September dari segi harga, fitur, dan kebutuhan pengguna.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer