Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meta Berencana hapus Persyaratan untuk Login ke Layanan VR

S
Penulis: Safitri❯
Caption Foto : Seorang pengguna mengenakan headset virtual reality (VR) mencoba aplikasi VR di stan Meta Platforms Inc. pada konferensi Viva Technology yang didedikasikan untuk inovasi dan startup di pusat pameran Porte de Versailles di Paris, Prancis 16
Caption Foto : Seorang pengguna mengenakan headset virtual reality (VR) mencoba aplikasi VR di stan Meta Platforms Inc. pada konferensi Viva Technology yang didedikasikan untuk inovasi dan startup di pusat pameran Porte de Versailles di Paris, Prancis 16
JAKARTA, RADARJEMBER.ID - CEO Meta Mark Zuckeberg dalam unggahan Facebooknya, mengumumkan secara langsung sistem login baru layanan Virtual Reality (VR) miliknya dengan secara khusus meluncurkan aplikasi baru dan tidak lagi bergantung pada aplikasi jejaring sosial Facebook.

BACA JUGA : Idul Adha Istimewa dengan Kehadiran Lensa Augmeneted Reality di Snapchat

Seperti dikutip dari Reuters, raksasa media sosial itu memang berencana menghapus persyaratan untuk login ke layanan VR menggunakan Facebook sejak 2021.

Aplikasi baru itu nantinya akan bernama Meta dan dengan struktur login baru, akun Meta akan mengontrol akses tingkat perangkat dan mengelola pembelian aplikasi.

Sementara profil Meta Horizon akan mewakili kehadiran sosial pengguna dalam realitas virtual, dengan nama pengguna dan avatar terkait.

Pengguna aplikasi juga akan memiliki opsi untuk menghubungkan profil mereka di Pusat Akun Meta terpadu, yang akan mengintegrasikan koneksi sosial yang ada dari Facebook, Instagram, atau Messenger ke dalam pengalaman realitas virtual mereka.

Untuk akun yang tidak ditambahkan ke Pusat Akun, perusahaan hanya akan menggabungkan data pengguna di seluruh aplikasinya dan memastikan ketentuan-ketentuan terkait keamanan tetap dilakukan dengan optimal.

Sebelumnya satu pekan lalu, Chief of Product Meta Chris Cox sempat menyinggung perubahan cara kerja aplikasi-aplikasi di Meta dalam sebuah memo.

Dinamakan sebagai Project Simile nantinya akan ada integrasi yang menghubungkan satu aplikasi ke aplikasi lain di seluruh ekosistem metaverse.

Meta memang sudah mendorong hal tersebut dengan menghadirkan fitur Family of Apps sehingga pengguna bisa memanfaatkan lintas aplikasi seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp dengan demikian Meta bisa mudah menghubungkan data satu aplikasi ke aplikasi lainnya terkait perilaku penggunanya. (*)

 

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : REUTERS/BENOIT TESSIER

Sumber Berita : Antara

Advertisement
Advertisement
Editor : Safitri

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer