alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

TAG

tembakau

Copot Saja Logo Tembakau

Siang begitu terik. Pak Indah, warga Lingkungan Pelindu, Karangrejo, Sumbersari, seolah tak menghiraukan panas yang menyengat itu. Dia tetap mengemasi tembakau jenis kasturi yang dijemur di atas tanah kosong. Sebagai buruh tani, pria 45 tahun ini tampak terbiasa dengan teknik pengolahan daun yang menjadi bahan dasar kretek tersebut.

Khawatir Hasil Panen Terus Merugi

Memasuki masa panen raya tembakau, bukannya petani bahagia. Kondisinya malah sebaliknya. Mereka diselimuti rasa cemas. Sebab, salah satu perusahaan kemitraan petani tersebut tak segera membuka penjualan. Akibatnya, petani khawatir tumpukan tembakau di gudangnya makin merugikan.

 Harga Top Great Tembakau Anjlok

Kegelisahan para petani tembakau di Lumajang semakin meningkat ketika harga jual tembakau benar-benar menurun. Biasanya, dalam penjualan bisa tembus Rp 38 ribu per kilogram. Sedangkan, tahun ini hanya mampu Rp 34 ribu per kilogramnya.

Butuh Tata Niaga Tembakau

Salah satu solusi jangka panjang terhadap masalah tembakau di Bondowoso adalah dilakukannya tata niaga tembakau yang lebih baik. Hal itu gar saat ini tidak ada lagi ketimpangan produksi dengan kebutuhan. Agar ada keseimbangan antara produksi dan kebutuhan daun emas.

Tembakau Kesulitan Ekspor

Ekonomi Lumajang memang harus dijaga serius. Sebab, dampaknya sangat begitu masif. Tak hanya para pengusaha yang terkena dampak. Tumpuan utama, yakni petani, juga terimbas.

Lebih Parah Ketimbang Erupsi Raung

Sore itu, Rahmat, 52, bersama empat rekannya mulai mengangkat daun tembakau yang telah dijemur. Tembakau jenis voor oogst kasturi warnanya sudah mulai coklat. Waktu yang tepat untuk melego. Tapi, si daun emas, julukan tembakau itu, tak lagi berdaya seperti dulu.

 Rentan, Kualitas Tembakau Jember

Petani tembakau sepertinya akan menjadi sektor yang paling terpukul jika realokasi pupuk bersubsidi tak kunjung ada. Sebab, sekarang petani tembakau sudah tanam dan waktunya pemupukan.

Latest news

/