alexametrics
24.4C
Jember
Tuesday, 19 January 2021

TAG

Pilbup

Bawaslu Berbuat Apa?

Contoh pelanggaran yang kerap terjadi adalah beredarnya foto dan video yang memperlihatkan kerumunan banyak orang saat calon berkampanye. Bahkan, sebagian terlihat abai terhadap protokol kesehatan. Peraturan kampanye yang membatasi maksimal peserta 50 orang, juga ditabrak. Namun sejauh ini, belum ada tindakan tegas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember dan perangkat di bawahnya terhadap dugaan pelanggaran itu. Misalnya pembubaran kampanye.

Fokuskan Pemerataan BOS dan Akurasi Beasiswa

Sebagai calon orang nomor satu di Kota Tembakau, para cabup pada Pilkada Jember seolah tak ingin ketinggalan mengampanyekan berbagai visi dan misinya di hadapan pendukung dan relawan.

Siap Kembalikan Hak Pendidikan

Mengembalikan hak warga Jember menjadi andalan di antara jargon cabup-cawabup Jember Hendy Siswanto dan KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman. Nah, dalam bidang pendidikan, pasangan ini bertekad melakukan perbaikan menyeluruh mulai dari desa hingga di jantung kota.

Faida Paparkan Tiga Kunci Membangun Pendidikan

Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jember 2020, berbagai pasangan calon (paslon) berlomba-lomba untuk memajukan Kota Suwar-Suwir ini. Salah satunya adalah paslon nomor urut satu, dr Faida MMR dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto. “Salah satu program yang sudah kami siapkan adalah memajukan pendidikan di Kabupaten Jember,” ungkap Faida.

Gambar Petahana Dilakban

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten melakukan penertiban gambar petahana yang ada pada kendaraan dinas, kemarin (1/10). Salah satunya dilakukan pada gambar yang menempel di mobil ambulans.

Kedepankan Politik Kebersamaan

KPU Jember telah rampung melakukan pengundian nomor urut cabup-cawabup Jember, kemarin (24/9) malam. Masing-masing pasangan calon (paslon) kompak menyatakan dan mengklaim akan mengedepankan politik kebersamaan. Bila mereka ditakdirkan menang dalam Pilkada Jember, 9 Desember mendatang.

APK Melanggar Bakal Ditertibkan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember bakal menertibkan alat peraga kampanye dan bahan kampanye (APK-BK) yang dinilai melanggar. Jika sebelumnya Bawaslu belum memiliki kewenangan, maka dengan ditetapkannya tiga pasangan cabup-cawabup, kemarin (23/9), kewenangan itu pun melekat. Artinya, setiap ada gambar, tulisan, maupun video yang melanggar, bisa ditindak tegas.

Ngeyel Bawa Massa Bisa Disanksi

Tiga pasangan calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Jember secara resmi telah ditetapkan, Rabu (23/9). KPU Jember pun merencanakan pengundian nomor urut. Waktunya cukup tepat, karena akan dilakukan, Kamis (24/9), atau malam Jumat. Banyak yang berharap, waktu yang dikenal keramat tersebut penuh dengan berkat.

Larang Iklan Kampanye di Medsos

Tim kampanye maupun pasangan calon (paslon) yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ini perlu merancang strategi anyar dalam mengenalkan program kerja mereka ke publik. Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana melarang pemasangan iklan kampanye di media sosial (medsos).

Bebas Pandemi, Lanjutkan Perubahan

Selain pembangunan, keselamatan masyarakat juga menjadi prioritas paslon bupati dan wakil bupati Jember, Faida- Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Faida-Fian). Sebab, saat ini Jember masih dilanda pandemi. Pernyataan itu sekaligus menjadi awal penyampaian visi-misi pasangan ini dalam Dialog Publik yang diadakan Jawa Pos Radar Jember, akhir pekan lalu (19/9).

Latest news