alexametrics
26 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

TAG

Kesenian

Piawai Mencanting Batik Menggunakan Kaki

Rahma dikenal sebagai sosok yang gigih. Meskipun memiliki keterbatasan fisik, namun dia meyakini bisa mengerjakan apa pun secara mandiri. Penyandang disabilitas daksa tersebut juga belajar ke beberapa sanggar batik di Bondowoso. Lambat laun hasil cantingannya sangat memuaskan. Dan akhirnya dia bisa menunjukkan bakatnya di depan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Batik Karya Penyandang Disabilitas dan Eks ODGJ Pikat Gubernur

Mereka adalah Siti Rohmatillah atau Rahma, 25, penyandang tuna daksa, dan Noera Cahyo Febrianto atau Yoyok, 47, eks ODGJ Bondowoso yang kini sudah sembuh dari gangguan jiwanya. Keduanya bahu-membahu berkolaborasi dalam rangka Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang digelar di Grand City Exhibition Surabaya, sejak 8 hingga 12 Oktober besok. Yoyok bertugas membuat sketsa di atas kain batik, sementara Rahma bertugas mencanting.

Pameran Kontemporer Masih Sepi

Sebagai salah satu cara merawat kebudayaan Lumajang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lumajang kemarin memajang kain batik serta benda pusaka yang top-top. Sayangnya, enam bilik yang disediakan untuk memamerkan itu tidak menarik banyak pengunjung yang datang.

Rela Sulap Rumah Subsidi jadi Markas Seniman Difabel Jember, Yuk Intip

SEBUAH rumah berdesain minimalis di Blok Merpati, kawasan Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, cukup artistik. Puluhan lukisan naturalisme menempel di dinding rumah bercat hijau tosca yang dikombinasikan dengan cat kuning kecokelatan itu.

Manfaatkan Kayu Bekas di Jember Jadi Duit

SELAIN usaha makanan, bisnis furniture juga tengah naik daun. Banyak anak-anak muda yang membidik usaha ini. Salah satunya adalah Neily Kharisatul Umami. Nelly mulai berwirausaha di bidang furnitur sejak 2020 lalu. Kendati masih terbilang baru, namun usahanya terus meningkat.

Ternyata Pembuatan Batik Bisa Merusak Lingkungan Karena ini

Rombongan tamu dari Jogjakarta ini memberikan jasa konsultasi teknologi daur ulang limbah lilin batik atau malam. BBKB menganggap hal tersebut perlu dikenalkan kepada pengusaha batik Jember karena limbah batik bisa merusak lingkungan.

Jual Saja Barang Ini, Ambil Peluang dari Barang Sepele

POLA pikir sebagian orang terkadang menganggap remeh barang-barang yang tidak penting di sekitarnya. Padahal, barang yang biasanya dianggap sepele justru berharga bagi orang lain.

Serap Aspirasi, Sandiaga Uno Terima Batik Jember

Menyambut Hari Batik Nasional dan menetapkan motif ciri khas kebanggaan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Jember menggelar lomba desain motif batik Jember dan fashion model batik. Pendaftarannya yang dibuka mulai Minggu (19/9) kemarin mendapat respons positif dari para pembatik.

Sandiaga Uno Terpikat Pesona Jember

Rupanya batik Jember sempat memikat Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, saat berkunjung ke Jember, Sabtu (18/9) akhir pekan kemarin. Meski hanya mampir sejenak, Sandiaga yang kerap disapa Mas Menteri ini mendapat seserahan berupa kain batik dari salah satu pembatik di Jember, Jadiek Wulandari. Batik yang diberikan yakni batik motif Pasadeng yang merupakan motif batik unggulan di Jember. Warna dasarnya hitam, dengan gambar pohon tembakau berwarna hijau muda, dilengkapi dengan bunga berwarna merah.

Belajar Kreasi Kain Ramah Lingkungan di Jember

Ketika berbicara mengenai ecoprint, tentunya tidak lepas dengan mencintai alam. Bagaimana ketika pemenuhan pewarna alam yang melimpah juga membantu dalam menjaga lingkungan.

Latest news