alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

TAG

Ibu & Anak

Rajin Blusukan demi Tekan Stunting

Tak kenal lelah, terus blusukan. Itulah yang dilakukan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember Dra Hj Kasih Fajarini. Dia terus bersafari ke sejumlah titik di kecamatan, kelurahan, dan desa. Agenda utamanya adalah gerak cepat turunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi (AKI/AKB), dan stunting. 

Amanah yang Membawa Berkah

Penetapan Bupati Jember Hendy Siswanto sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Jatim dinilai akan banyak memberikan keuntungan bagi Jember. Jika sebelumnya dewan mengungkap akan lebih mudah menjalin kerja sama dengan daerah lain, kali ini pakar komunikasi politik Universitas Jember, Muhammad Iqbal, juga menilai sama. Bakal ada keuntungan bagi Kota Pesantren ini.

Atasi Ketimpangan Remaja dan Pernikahan Dini

Tingginya kasus angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI/AKB) salah satunya didukung oleh angka pernikahan dini yang masih cukup tinggi. Berdasarkan data Kementerian Sosial, tercatat 61 kasus kematian ibu saat melahirkan dan 324 kasus kematian bayi di Jember pada 2020 lalu. Kedua angka ini merupakan kasus tertinggi di Jawa Timur.

AKI/AKB Jadi Atensi TP PKK

Upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) dan stunting dilakukan melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, yang diharapkan mampu membawa angin segar sehingga atensi itu berubah menjadi percontohan. Hal ini menyusul tingginya AKI-AKB sepanjang 2020 lalu.

AKI/AKB Tinggi, Akses Layanan Kesehatan Belum Optimal

Catatan tahun 2020 tentang angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI/AKB) menjadi atensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pun demikian dengan angka stunting juga menjadi perhatian.

Nyeri saat Haid, Bisa Jadi Kista

Rasa nyeri yang dialami seorang wanita saat masa haid atau durasi halangan yang tak menentu ini patut dicurigai. Sebab, perlu segera mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Tumpukan Sampah dan Limbah Popok Bayi Cemari Gunung Batu

Tumpukan sampah yang dibalut dengan tas plastik itu berserakan di pinggir jalan di dekat Perumahan Gunung Batu, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Selasa (25/5) lalu. Di seberang jalan, salah seorang pedagang es kelapa muda, Mahfud, tampak sibuk mengayunkan sapu koreknya. Daun-daun kering yang berserakan di sekitar lapaknya dibersihkan supaya bisa bikin si calon pembeli mau mampir.

Hewan Piaraan Berisiko Ganggu Kesehatan Bumil

Kematian bayi dalam kandungan yang dialami salah seorang warga Kecamatan Tempurejo, belum lama ini, menimbulkan banyak spekulasi di lingkungan sekitarnya. Ada anggapan bahwa memelihara kucing saat hamil dapat membahayakan kehamilan.

Waspada Kematian Bayi dalam Kandungan

Suasana duka menyelimuti kediaman Adi (bukan nama sebenarnya) di Kecamatan Tempurejo, belum lama ini. Dia kehilangan anak pertamanya lantaran meninggal di dalam kandungan, sehari sebelum hari perkiraan lahir (HPL). Tentu saja, hal itu sangat mengejutkan. Sebab, pria 25 tahun itu sudah melakukan berbagai cara untuk membuat istri dan calon anaknya tetap sehat dan selalu memenuhi segala kebutuhannya.

Salah Kaprah Dipensasi Nikah

Jember masuk dalam masalah program prioritas bidang kesehatan se-Jawa Timur, tahun lalu. Apalagi parahnya, Jember menyabet peringkat pertama untuk persoalan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Selain masalah AKI dan AKB, Jember berada dalam peringkat ketiga untuk stunting. Ini menandakan masalah kesehatan di Jember belum sepenuhnya beres. Terlebih lagi, sudah masuk dalam prioritas kesehatan tingkat provinsi.

Latest news

/