23.7 C
Jember
Friday, 3 February 2023

TAG

Bencana Alam

Lebih 30 Rumah Rusak akibat Air Pasang dan Gelombang Tinggi di Makassar

Ratusan rumah warga terendam air, sebagian rusak akibat banjir rob dan angin kencang.

Simulasikan Mitigasi Bencana ke Siswa

Bentang alam yang menarik dengan kekayaan alam yang cukup melimpah memang dimiliki Kabupaten Lumajang. Namun, di balik itu, Lumajang juga menyimpan banyak potensi bencana.

Kalisemangir di Jember Meluap, Rumah dan Tempat Usaha Warga Terdampak

Intensitas curah hujan yang cukup tinggi, mengakibatkan Kalisemangir di Kecamatan Kaliwates, Jember, meluap ke jalan raya.

Tebing Longsor Sumbat Jalan, Jalur Pace-Mulyorejo di Jember Terputus

Tebing setinggi 35 meter menuju Kebun Silosanen PTPN XII di Desa Pace, Kecamatan Silo, Jember, longsor, Rabu (16/11) sore.

5 Pohon di Rambipuji Jember Tumbang, 3 Warung Rusak dan 1 Orang Terluka

Hujan deras yang disertai angin kencang di Jember, mengakibatkan lima pohon tumbang di wilayah Kecamatan Rambipuji.

Gencar Mitigasi di Musim Bencana

Musim hujan akhir-akhir ini, berdampak pada terjadinya bencana alam. Terutama banjir dan tanah longsor. Bahkan sudah ada korban jiwa. Sekalipun bencana sudah kerap datang, upaya mitigasi harus gencar dilakukan.

Brimob Polda Juga Turun Tangan Evakuasi Material Longsor Silo

Terjadinya bencana tanah longsor di Afdeling Tanah Manis PTPN XII, Kebun Gunung Gumitir, Dusun Tanah Manis, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Senin (7/11), patut menjadi perhatian semua pihak.

Ratusan Rumah Tiga Desa Pesisir Selatan Trenggalek Diterjang Banjir Lagi

Sejumlah wilayah kawasan pesisir selatan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (5/11) hingga Minggu pagi, kembali diterjang banjir.

Badan Jalan Piket Nol Longsor, Jalur Gladak Perak Lumajang Ditutup Total

Retakan jalan piket nol yang terjadi beberapa waktu lalu, kini berdampak parah. Jalan menuju jembatan Gladak Perak itu ambles akibat longsor di badan jalan.

Lombok Terendam Banjir Bikin Petani Rugi Puluhan Juta Rupiah

Untung tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak. Peribahasa itu yang menggambarkan derita petani cabai di Pacitan. Mereka mengalami gagal panen setelah tanaman cabai mereka itu terendam banjir beberapa waktu lalu.

Latest news