alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Pertandingan Menembak sampai Larut Malam

Antusiasme Peserta Tinggi, Venue Tidak Representatif

Mobile_AP_Rectangle 1

TAMANSARI, Radar IjenVenue cabang olahraga (cabor) menembak Porprov VII Jatim ditempatkan di Lapangan Perbakin Bondowoso. Ternyata, lokasinya belum memenuhi standar. Akibatnya pertandingan harus dilakukan hingga malam hari, karena banyak laga yang molor.

BACA JUGA : Ratusan Pohon Kates Siap Panen Milik Warga Jember Habis Dibabat OTK

Technical delegate cabor menembak, Maolan, mengatakan, pertandingan yang akan dijalankan seharusnya tidak berjalan hingga malam hari jika lapangan yang tersedia minimal 20 ban atau line. Tapi, karena lapangan yang tersedia belum ideal, akhirnya pertandingan terpaksa dilakukan hingga malam hari. Seperti pada hari pertama Senin (27/6) lalu, laga berakhir hingga pukul 22.00 WIB. “Lapangannya kan mini ya,” cetusnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lapangan menembak yang ideal, menurut Maolan, menang tidaklah mudah. Mengingat, para atlet menembak di Jatim cukup antusias mengikuti cabor satu ini. Oleh sebab itu, karena keterbatasan line yang tersedia, satu nomor ada yang harus dilaksanakan dua gelombang. “Misalnya atletnya 15 satu nomor. Kalau dilaksanakan dengan delapan ban, kan harus dua gelombang,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pada hari pertama Senin (27/6) lalu, terdapat empat nomor menembak yang dipertandingkan. Di antaranya 10 meter Air Pistol Man dan Air Pistol Women. Dua nomor tersebut dilaksanakan dalam ruangan.

- Advertisement -

TAMANSARI, Radar IjenVenue cabang olahraga (cabor) menembak Porprov VII Jatim ditempatkan di Lapangan Perbakin Bondowoso. Ternyata, lokasinya belum memenuhi standar. Akibatnya pertandingan harus dilakukan hingga malam hari, karena banyak laga yang molor.

BACA JUGA : Ratusan Pohon Kates Siap Panen Milik Warga Jember Habis Dibabat OTK

Technical delegate cabor menembak, Maolan, mengatakan, pertandingan yang akan dijalankan seharusnya tidak berjalan hingga malam hari jika lapangan yang tersedia minimal 20 ban atau line. Tapi, karena lapangan yang tersedia belum ideal, akhirnya pertandingan terpaksa dilakukan hingga malam hari. Seperti pada hari pertama Senin (27/6) lalu, laga berakhir hingga pukul 22.00 WIB. “Lapangannya kan mini ya,” cetusnya.

Lapangan menembak yang ideal, menurut Maolan, menang tidaklah mudah. Mengingat, para atlet menembak di Jatim cukup antusias mengikuti cabor satu ini. Oleh sebab itu, karena keterbatasan line yang tersedia, satu nomor ada yang harus dilaksanakan dua gelombang. “Misalnya atletnya 15 satu nomor. Kalau dilaksanakan dengan delapan ban, kan harus dua gelombang,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pada hari pertama Senin (27/6) lalu, terdapat empat nomor menembak yang dipertandingkan. Di antaranya 10 meter Air Pistol Man dan Air Pistol Women. Dua nomor tersebut dilaksanakan dalam ruangan.

TAMANSARI, Radar IjenVenue cabang olahraga (cabor) menembak Porprov VII Jatim ditempatkan di Lapangan Perbakin Bondowoso. Ternyata, lokasinya belum memenuhi standar. Akibatnya pertandingan harus dilakukan hingga malam hari, karena banyak laga yang molor.

BACA JUGA : Ratusan Pohon Kates Siap Panen Milik Warga Jember Habis Dibabat OTK

Technical delegate cabor menembak, Maolan, mengatakan, pertandingan yang akan dijalankan seharusnya tidak berjalan hingga malam hari jika lapangan yang tersedia minimal 20 ban atau line. Tapi, karena lapangan yang tersedia belum ideal, akhirnya pertandingan terpaksa dilakukan hingga malam hari. Seperti pada hari pertama Senin (27/6) lalu, laga berakhir hingga pukul 22.00 WIB. “Lapangannya kan mini ya,” cetusnya.

Lapangan menembak yang ideal, menurut Maolan, menang tidaklah mudah. Mengingat, para atlet menembak di Jatim cukup antusias mengikuti cabor satu ini. Oleh sebab itu, karena keterbatasan line yang tersedia, satu nomor ada yang harus dilaksanakan dua gelombang. “Misalnya atletnya 15 satu nomor. Kalau dilaksanakan dengan delapan ban, kan harus dua gelombang,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pada hari pertama Senin (27/6) lalu, terdapat empat nomor menembak yang dipertandingkan. Di antaranya 10 meter Air Pistol Man dan Air Pistol Women. Dua nomor tersebut dilaksanakan dalam ruangan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/