alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Seto Aji Tumbang Lawan Sidoarjo

Masih Bisa Andalkan Dua Petinju Tersisa

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Setelah sempat tertunda akibat dilanda hujan yang cukup deras, akhirnya pertandingan perdana cabor tinju amatir dilaksanakan siang kemarin. Seto Aji Bahtiar, salah seorang atlet tinju Bondowoso, terpaksa gugur saat melawan atlet dari Kabupaten Sidoarjo. Dia bahkan harus jatuh bangun akibat terkena pukulan lawan.

BACA JUGA :  Satu Calon Jemaah Haji Kembali ke Jember

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, pertandingan yang tersaji di Alun-Alun RBA Ki Ronggo itu cukup membuat masyarakat berbondong-bondong menyaksikan. Sorak-sorai penonton untuk memberikan semangat kepada para atlet yang bertanding pun tidak dapat dihindarkan. Terlebih pertandingan berjalan cukup menegangkan. Pasalnya, kedua atlet saling jual beli pukulan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketua Pertina Bondowoso Slamet Riyadi mengungkapkan, pada Porprov kali ini ada empat atlet yang diturunkan. Dua atlet di antaranya sudah bertanding. Namun miris, satu di antaranya tidak dapat melanjutkan hingga babak selanjutnya. Karena kalah saat melawan petinju Sidoarjo. Kemudian, satu lainnya berhasil meraih kemenangan dan mendapatkan satu poin. “Masih ada dua atlet lagi,” katanya.

Dari empat atlet tinju tersebut, Slamet menjelaskan, mereka mengikuti berbagai kelas. Mulai dari kelas 54 woman, kelas 51 men elite, kelas 71 men elite, dan kelas 67 kilogram junior. Jenis pertandingan tinju amatir sendiri terdiri atas berbagai kategori.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Setelah sempat tertunda akibat dilanda hujan yang cukup deras, akhirnya pertandingan perdana cabor tinju amatir dilaksanakan siang kemarin. Seto Aji Bahtiar, salah seorang atlet tinju Bondowoso, terpaksa gugur saat melawan atlet dari Kabupaten Sidoarjo. Dia bahkan harus jatuh bangun akibat terkena pukulan lawan.

BACA JUGA :  Satu Calon Jemaah Haji Kembali ke Jember

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, pertandingan yang tersaji di Alun-Alun RBA Ki Ronggo itu cukup membuat masyarakat berbondong-bondong menyaksikan. Sorak-sorai penonton untuk memberikan semangat kepada para atlet yang bertanding pun tidak dapat dihindarkan. Terlebih pertandingan berjalan cukup menegangkan. Pasalnya, kedua atlet saling jual beli pukulan.

Ketua Pertina Bondowoso Slamet Riyadi mengungkapkan, pada Porprov kali ini ada empat atlet yang diturunkan. Dua atlet di antaranya sudah bertanding. Namun miris, satu di antaranya tidak dapat melanjutkan hingga babak selanjutnya. Karena kalah saat melawan petinju Sidoarjo. Kemudian, satu lainnya berhasil meraih kemenangan dan mendapatkan satu poin. “Masih ada dua atlet lagi,” katanya.

Dari empat atlet tinju tersebut, Slamet menjelaskan, mereka mengikuti berbagai kelas. Mulai dari kelas 54 woman, kelas 51 men elite, kelas 71 men elite, dan kelas 67 kilogram junior. Jenis pertandingan tinju amatir sendiri terdiri atas berbagai kategori.

DABASAH, Radar Ijen – Setelah sempat tertunda akibat dilanda hujan yang cukup deras, akhirnya pertandingan perdana cabor tinju amatir dilaksanakan siang kemarin. Seto Aji Bahtiar, salah seorang atlet tinju Bondowoso, terpaksa gugur saat melawan atlet dari Kabupaten Sidoarjo. Dia bahkan harus jatuh bangun akibat terkena pukulan lawan.

BACA JUGA :  Satu Calon Jemaah Haji Kembali ke Jember

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Ijen, pertandingan yang tersaji di Alun-Alun RBA Ki Ronggo itu cukup membuat masyarakat berbondong-bondong menyaksikan. Sorak-sorai penonton untuk memberikan semangat kepada para atlet yang bertanding pun tidak dapat dihindarkan. Terlebih pertandingan berjalan cukup menegangkan. Pasalnya, kedua atlet saling jual beli pukulan.

Ketua Pertina Bondowoso Slamet Riyadi mengungkapkan, pada Porprov kali ini ada empat atlet yang diturunkan. Dua atlet di antaranya sudah bertanding. Namun miris, satu di antaranya tidak dapat melanjutkan hingga babak selanjutnya. Karena kalah saat melawan petinju Sidoarjo. Kemudian, satu lainnya berhasil meraih kemenangan dan mendapatkan satu poin. “Masih ada dua atlet lagi,” katanya.

Dari empat atlet tinju tersebut, Slamet menjelaskan, mereka mengikuti berbagai kelas. Mulai dari kelas 54 woman, kelas 51 men elite, kelas 71 men elite, dan kelas 67 kilogram junior. Jenis pertandingan tinju amatir sendiri terdiri atas berbagai kategori.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/