alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Sudarsono Peserta Tertua, Road to Super Road Bike 68 KM

Si besi tua, julukan bagi Sudarsono. Dia merupakan salah satu pembalap tertua yang mengikuti Road to Super Road Bike Porprov Jatim VII. Pria ini cukup dikenal oleh banyak orang berkat semangat dan kegigihannya dalam berolahraga.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tulangnya masih cukup kuat untuk tataran pria dengan usia 60 tahun. Sudarsono menunjukkan kebugarannya saat menjadi salah satu peserta tertua pada Road to Super Road Bike Porprov Jatim VII.

BACA JUGA : Obor Porprov Jatim VII 2022 Pancaran Semangat Abadi Atlet

Menjadi pembalap baginya seperti tak lekang oleh waktu, meski usianya sudah kepala 6. Jon Arab, sapaan akrab kakek itu, berasal dari Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong. Rupanya, sejak masa remaja, ajang balap sudah sering dia ikuti. Bagaimana tidak bugar, saat masih 12 tahun, aktivitas itu sudah sangat melekat di kesehariannya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengaku mulai dari balap BMX, MTB, sampai motocross pernah digelutinya. Dia menjuluki dirinya dengan sebutan “Besi Tua”. Dengan mengikuti berbagai balap yang juga bagian dari olahraga, dia mengaku, itulah yang membuat tubuhnya tetap prima dan sehat.

Sudarsono yang juga menyandang profesi sebagai seorang jurnalis di salah satu media televisi memiliki beberapa cara untuk menjaga kebugarannya. Ada hal yang perlu dihindari oleh para pembalap jika ingin menjaga kondisi tubuh tetap fit. “Yaitu minum es, merokok, dan makanan yang pedas,” sebut si Besi Tua itu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tulangnya masih cukup kuat untuk tataran pria dengan usia 60 tahun. Sudarsono menunjukkan kebugarannya saat menjadi salah satu peserta tertua pada Road to Super Road Bike Porprov Jatim VII.

BACA JUGA : Obor Porprov Jatim VII 2022 Pancaran Semangat Abadi Atlet

Menjadi pembalap baginya seperti tak lekang oleh waktu, meski usianya sudah kepala 6. Jon Arab, sapaan akrab kakek itu, berasal dari Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong. Rupanya, sejak masa remaja, ajang balap sudah sering dia ikuti. Bagaimana tidak bugar, saat masih 12 tahun, aktivitas itu sudah sangat melekat di kesehariannya.

Dia mengaku mulai dari balap BMX, MTB, sampai motocross pernah digelutinya. Dia menjuluki dirinya dengan sebutan “Besi Tua”. Dengan mengikuti berbagai balap yang juga bagian dari olahraga, dia mengaku, itulah yang membuat tubuhnya tetap prima dan sehat.

Sudarsono yang juga menyandang profesi sebagai seorang jurnalis di salah satu media televisi memiliki beberapa cara untuk menjaga kebugarannya. Ada hal yang perlu dihindari oleh para pembalap jika ingin menjaga kondisi tubuh tetap fit. “Yaitu minum es, merokok, dan makanan yang pedas,” sebut si Besi Tua itu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tulangnya masih cukup kuat untuk tataran pria dengan usia 60 tahun. Sudarsono menunjukkan kebugarannya saat menjadi salah satu peserta tertua pada Road to Super Road Bike Porprov Jatim VII.

BACA JUGA : Obor Porprov Jatim VII 2022 Pancaran Semangat Abadi Atlet

Menjadi pembalap baginya seperti tak lekang oleh waktu, meski usianya sudah kepala 6. Jon Arab, sapaan akrab kakek itu, berasal dari Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong. Rupanya, sejak masa remaja, ajang balap sudah sering dia ikuti. Bagaimana tidak bugar, saat masih 12 tahun, aktivitas itu sudah sangat melekat di kesehariannya.

Dia mengaku mulai dari balap BMX, MTB, sampai motocross pernah digelutinya. Dia menjuluki dirinya dengan sebutan “Besi Tua”. Dengan mengikuti berbagai balap yang juga bagian dari olahraga, dia mengaku, itulah yang membuat tubuhnya tetap prima dan sehat.

Sudarsono yang juga menyandang profesi sebagai seorang jurnalis di salah satu media televisi memiliki beberapa cara untuk menjaga kebugarannya. Ada hal yang perlu dihindari oleh para pembalap jika ingin menjaga kondisi tubuh tetap fit. “Yaitu minum es, merokok, dan makanan yang pedas,” sebut si Besi Tua itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/