alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Prediksi Meleset Perolehan Emas Tidak Bertambah

Mobile_AP_Rectangle 1

MOJOKERTO, RADARJEMBER – Hasrat biliar Kota Mojokerto mengulangi kesuksesan seperti di Porprov IV dipastikan pupus. Hingga jelang berakhir laga, 8 pebiliar yang diturunkan hanya mampu mengemas sekeping emas dan sekeping perunggu. Jumlah itu jauh di bawah raihan Porprov tahun 2013 lalu yang sempat mengemas tiga emas dua perunggu dari 7 nomor dan kelas yang dipertandingkan.

BACA JUGA : Segera Bongkar Ruko Jompo!

Ketua Umum Pengkot POBSI Mojokerto, Bagus Majoki mengakui, melesetnya target raihan emas tak lepas kesalahannya dalam memprediksi pertandingan. kesalahan itu dipengaruhi oleh perubahan sistem pertandingan dari porprov sebelumnya. Di mana, untuk bisa lolos ke babak selanjutnya di Porprov tahun ini, setiap pebiliar hanya butuh poin tertinggi dari tiga laga yang dijalani.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara di porprov sebelumnya, kelolosan setiap pebiliar ditentukan berdasarkan kemenangan tertinggi dari empat laga di setiap tahapan. Sistem tersebut yang dinilai cukup menguntungkan pebiliar pendatang baru. Di mana, mereka tidak perlu mengatur ritme pertandingan, cukup bermain lepas alias nothing to lose sehingga banyak mendapat poin ketimbang lawannya. Hal ini yang berbanding terbalik dengan pebiliar andalan.

- Advertisement -

MOJOKERTO, RADARJEMBER – Hasrat biliar Kota Mojokerto mengulangi kesuksesan seperti di Porprov IV dipastikan pupus. Hingga jelang berakhir laga, 8 pebiliar yang diturunkan hanya mampu mengemas sekeping emas dan sekeping perunggu. Jumlah itu jauh di bawah raihan Porprov tahun 2013 lalu yang sempat mengemas tiga emas dua perunggu dari 7 nomor dan kelas yang dipertandingkan.

BACA JUGA : Segera Bongkar Ruko Jompo!

Ketua Umum Pengkot POBSI Mojokerto, Bagus Majoki mengakui, melesetnya target raihan emas tak lepas kesalahannya dalam memprediksi pertandingan. kesalahan itu dipengaruhi oleh perubahan sistem pertandingan dari porprov sebelumnya. Di mana, untuk bisa lolos ke babak selanjutnya di Porprov tahun ini, setiap pebiliar hanya butuh poin tertinggi dari tiga laga yang dijalani.

Sementara di porprov sebelumnya, kelolosan setiap pebiliar ditentukan berdasarkan kemenangan tertinggi dari empat laga di setiap tahapan. Sistem tersebut yang dinilai cukup menguntungkan pebiliar pendatang baru. Di mana, mereka tidak perlu mengatur ritme pertandingan, cukup bermain lepas alias nothing to lose sehingga banyak mendapat poin ketimbang lawannya. Hal ini yang berbanding terbalik dengan pebiliar andalan.

MOJOKERTO, RADARJEMBER – Hasrat biliar Kota Mojokerto mengulangi kesuksesan seperti di Porprov IV dipastikan pupus. Hingga jelang berakhir laga, 8 pebiliar yang diturunkan hanya mampu mengemas sekeping emas dan sekeping perunggu. Jumlah itu jauh di bawah raihan Porprov tahun 2013 lalu yang sempat mengemas tiga emas dua perunggu dari 7 nomor dan kelas yang dipertandingkan.

BACA JUGA : Segera Bongkar Ruko Jompo!

Ketua Umum Pengkot POBSI Mojokerto, Bagus Majoki mengakui, melesetnya target raihan emas tak lepas kesalahannya dalam memprediksi pertandingan. kesalahan itu dipengaruhi oleh perubahan sistem pertandingan dari porprov sebelumnya. Di mana, untuk bisa lolos ke babak selanjutnya di Porprov tahun ini, setiap pebiliar hanya butuh poin tertinggi dari tiga laga yang dijalani.

Sementara di porprov sebelumnya, kelolosan setiap pebiliar ditentukan berdasarkan kemenangan tertinggi dari empat laga di setiap tahapan. Sistem tersebut yang dinilai cukup menguntungkan pebiliar pendatang baru. Di mana, mereka tidak perlu mengatur ritme pertandingan, cukup bermain lepas alias nothing to lose sehingga banyak mendapat poin ketimbang lawannya. Hal ini yang berbanding terbalik dengan pebiliar andalan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/