AJUNG, Radar Jember – Persid Jember tak ingin larut dalam selebrasi terlalu lama. Setelah menjadi peringkat ketiga Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. Pihak manajemen Persid langsung membuka seleksi pemain baru. Ada sembilan hingga sepuluh pemain yang akan mengikuti trial.
Trial sekaligus seleksi ini akan digelar dalam waktu dekat. Para calon amunisi ini datang dari Deltras Sidoarjo, Malang, Kediri, hingga Lumajang.
“Kalau kualitasnya di atas pemain yang ada saat ini, tentu akan kami rekrut,” kata Ardi Pujo Prabowo, Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju.
Menurutnya, Persid tidak sekadar menambah jumlah pemain, tetapi membenahi sejumlah posisi yang dianggap masih rapuh. Sedikitnya lima posisi yang menjadi prioritas, mulai bek kiri, sayap kanan dan kiri, penjaga gawang, hingga striker.
Pihaknya ingin setiap posisi memiliki pelapis sepadan agar performa tim tetap stabil sepanjang laga. “Kalau mereka bagus, ya bisa kami ambil semua,” ujarnya.
Ardi menilai komposisi tim saat ini masih belum ideal. Sebagian besar pemain merupakan jebolan tim Porprov dengan usia yang relatif muda.
Sehingga pengalaman bertanding di level kompetitif masih perlu ditempa. Karena itu, perombakan 30 hingga 40 persen dinilai penting agar tim lebih matang.
Tambahan pemain, Ardi berharap, membuat kedalaman skuad lebih merata. Persid ingin menghilangkan kesan timpang antara pemain inti dan cadangan yang selama ini terasa.
Dengan persaingan internal yang sehat, kualitas latihan dan mental bertanding diyakini ikut terangkat.
Saat ini para pemain mendapat waktu istirahat hingga 23 Februari sebelum kembali menjalani latihan rutin.
Program akan berlanjut hingga dua hari menjelang Lebaran, lalu diteruskan training center (TC) setelah hari raya.
Informasinya drawing tim Liga 4 Nasional dijadwalkan berlangsung akhir Maret atau awal April 2026. “H+2 Lebaran sudah masuk TC,” tambahnya.
Persid juga menyimpan harapan bisa menjadi tuan rumah babak nasional. Selain memberi keuntungan teknis bagi tim, dampaknya dinilai positif bagi perekonomian daerah.
Kehadiran tim luar kota, dan suporter diyakini menggerakkan UMKM, serta perputaran uang di Jember.
“Kalau jadi tuan rumah, tentu banyak UMKM yang akan diuntungkan,” pungkasnya. (kin/dwi)
Editor : Dwi Siswanto