Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Endurance Jadi Kunci, Dua Calon Atlet Drumband Jember Akhirnya Gugur

Sidkin • Selasa, 3 Februari 2026 | 08:35 WIB
KETAHANAN: Calon atlet drumband mengikuti seleksi fisik di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Ajung, akhir pekan lalu, sebagai persiapan menuju Porprov Jatim X Tahun 2027. (SIDKIN/RJ)
KETAHANAN: Calon atlet drumband mengikuti seleksi fisik di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Ajung, akhir pekan lalu, sebagai persiapan menuju Porprov Jatim X Tahun 2027. (SIDKIN/RJ)

AJUNG, Radar Jember – Sebanyak 45 calon atlet mengikuti seleksi fisik Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jember yang digelar selama dua hari di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Ajung, akhir pekan lalu.

Seleksi ini menjadi tahap lanjutan persiapan tim menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027.

Tahapan tersebut bertujuan mengukur kesiapan fisik para calon atlet sebelum masuk ke fase pembinaan yang lebih intensif. Seluruh peserta merupakan atlet yang telah lolos seleksi awal beberapa pekan sebelumnya di GOR PKPSO Kaliwates, Jember.

Pada hari pertama, seleksi diikuti 22 atlet putra dan 23 atlet putri. Fokus utama seleksi adalah membangun fondasi fisik sebagai dasar sport marching.

“Untuk tahap ini, kami seleksi fisik terlebih dahulu guna membentuk dan membangun ketahanan tubuh atlet,” ujar Manajer Tim Drumband PDBI Jember, Rizky Setyobudi.

Materi hari pertama menitikberatkan pada uji ketahanan atau endurance melalui lari selama 12 menit. Dilanjutkan tes kekuatan dan ketangkasan seperti sit up, push up, dan plank. Latihan ini menjadi standar dasar karena atlet dituntut memiliki kekuatan tubuh menyeluruh saat membawa instrumen.

“Itu memang dasar teknik kami. Atlet harus kuat secara keseluruhan, baik upper body, lower body, maupun kekuatan lengan,” jelasnya.

Pada hari kedua, seleksi dilanjutkan dengan materi teknik jalan cepat untuk nomor Lomba Baris Jarak Pendek (LBJP). Materi ini dinilai cukup menantang karena atlet harus menjaga ritme langkah tanpa berlari, meski menempuh jarak cukup jauh.

“Yang dicari tetap endurance-nya. Karena dalam lomba LBJP jaraknya 400 meter, 600 meter, hingga 800 meter,” kata Rizky.

Jumlah peserta berkurang pada hari kedua. Dari 23 atlet putri, dua orang mengundurkan diri karena alasan kesehatan sehingga tersisa 21 atlet. Sementara jumlah atlet putra tetap 22 orang. Dari keseluruhan peserta, nantinya akan dipilih masing-masing 11 atlet putra dan 11 atlet putri sesuai ketentuan.

“Memang ada riwayat penyakit, sehingga kami nyatakan gugur karena mengundurkan diri,” ungkapnya.

Hasil seleksi akan diumumkan secara langsung sesuai standar operasional prosedur. Atlet yang lolos akan menjalani pembinaan sepanjang 2026 hingga 2027 untuk menghadapi Porprov mendatang.

Mereka juga dituntut mampu memainkan berbagai instrumen karena akan turun di sejumlah mata lomba, mulai dari color guard, brass, perkusi, hingga front ensemble.

“Tahun ini atlet yang lolos seleksi fisik akan terus dibina dan digembleng hingga benar-benar matang,” pungkas Rizky. (kin/dwi)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Drumband #pdbi #JSG #Porprov