Tiga atlet sepak bola asal Jember yang masuk PON Jatim tersebut adalah Faisol Yunus, M Idris, dan Indra. Keberhasilan mereka menembus skuad sepak bola PON Jatim tidak lain karena talenta mereka yang ikut mengantarkan Semeru FC menembus Liga 3 Nasional, hingga lolos ke Liga 2. “Kami semua saat itu satu tim di Semeru FC,” ucap Idris.
Idris berposisi sebagai stopper, Indra di bek kiri, sedangkan Faisol Yunus berposisi penyerang. Bahkan, kala masih berusia 17 tahun, Idris dan Faisol juga bersama-sama membela Jember United (JU) hingga menjuarai Piala Soeratin.
Kepada Jawa Pos Radar Jember, para pesepak bola PON Jatim itu mengungkapkan bahwa saat ini ketiganya belum tergabung dalam tim mana pun. “Belum punya tim, semuanya juga tidak punya tim,” ucap Faisol.
Pria asal Umbulsari tersebut mengaku, sebenarnya telah ada tiga sampai empat tim yang ingin meminta Faisol bergabung. Namun, dirinya masih belum memikirkan bakal berlabuh ke mana. Sebab, Faisol ingin fokus ke PON terlebih dahulu. “Saya, Idris, dan Indra juga belum punya tim. Tapi ya ada yang menawar,” paparnya.
Dia mengaku, potensi sepak bola di Jember saat ini bagus. Banyak talenta-talenta berbakat yang muncul. Contohnya kawan satu angkatan Faisol yang juga bersama-sama meraih juara Piala Soeratin 2014 silam, juga ada yang memperkuat tim-tim hebat.
Menurut dia, sepak bola Jember kurang terpancar sinarnya karena mereka yang mengurus sepak bola masih tidak fokus dan serius. “Kalau benar-benar niat, saya yakin sepak bola Jember bisa menembus Liga 2,” terangnya.
Sebagai pemain bola, Faisol mengaku ingin menggapai cita-citanya. Sehingga, wajar saja banyak pesepak bola Jember tersebut hijrah ke daerah lain. Dalam hati kecil Faisol juga ingin merumput di Jember. Namun, bila prestasi kesebelasannya begitu saja, maka akan menghentikan potensi pemain.
Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Radar Digital