alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Ternyata Kolam Renang Kebon Agung Jember Tak Standar Porprov

Untuk Porprov Kurang Tiga Sentimeter

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember telah didapuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke VII tahun 2022. Salah satu cabang olahraga (cabor) yang berlaga di Jember adalah renang. Hanya saja, Kolam Renang Kebon Agung, salah satu venue yang disiapkan untuk pertandingan renang, masih belum standar. Kolam renang milik Pemkab Jember tersebut panjangnya kurang tiga sentimeter.

Bagian Teknik Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jember Sri Yanto menerangkan, Kolam Renang Kebon Agung pada awalnya menjadi kolam renang standar pertandingan dan juga masuk standar untuk event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim, yang kala itu Jember menjadi tuan rumah. Namun, pada monitoring venue pertandingan Porprov dari Jatim, ternyata Kolam Renang Kebon Agung dinyatakan tidak standar. “Saat monev dan diukur, panjangnya kurang sekian sentimeter saja,” paparnya.

Bahkan, antar sisi panjangnya juga berbeda. Satu sisi panjang kolam 49 meter, sedangkan sisi lain panjangnya 50 meter. “Standarnya itu 50,3 meter. Jadi kurang tiga sentimeter saja. Dan kolam renangnya agak menceng,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain kondisi panjang kolam renang yang kurang, ada catatan lain soal tempat start perenang yang juga kurang tinggi dan lebar. Dia mengakui, Kolam Renang Kebon Agung secara penyelenggaraan cukup bagus karena telah ada tribun, termasuk ada satu kolam renang sebagai pemanasan atlet sebelum bertanding.

Kondisi demikian, Sri telah melaporkan ke Ketua PRSI Jember agar melanjutkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember. Terlebih, tahun depan Jember juga menjadi tuan rumah Porprov. Apakah dengan kolam renang tidak standar itu bisa gelar kejuaraan Porprov? Sri mengaku tidak paham. Sebab, keputusan berada di penyelenggara, yaitu KONI Jatim.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember telah didapuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke VII tahun 2022. Salah satu cabang olahraga (cabor) yang berlaga di Jember adalah renang. Hanya saja, Kolam Renang Kebon Agung, salah satu venue yang disiapkan untuk pertandingan renang, masih belum standar. Kolam renang milik Pemkab Jember tersebut panjangnya kurang tiga sentimeter.

Bagian Teknik Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jember Sri Yanto menerangkan, Kolam Renang Kebon Agung pada awalnya menjadi kolam renang standar pertandingan dan juga masuk standar untuk event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim, yang kala itu Jember menjadi tuan rumah. Namun, pada monitoring venue pertandingan Porprov dari Jatim, ternyata Kolam Renang Kebon Agung dinyatakan tidak standar. “Saat monev dan diukur, panjangnya kurang sekian sentimeter saja,” paparnya.

Bahkan, antar sisi panjangnya juga berbeda. Satu sisi panjang kolam 49 meter, sedangkan sisi lain panjangnya 50 meter. “Standarnya itu 50,3 meter. Jadi kurang tiga sentimeter saja. Dan kolam renangnya agak menceng,” terangnya.

Selain kondisi panjang kolam renang yang kurang, ada catatan lain soal tempat start perenang yang juga kurang tinggi dan lebar. Dia mengakui, Kolam Renang Kebon Agung secara penyelenggaraan cukup bagus karena telah ada tribun, termasuk ada satu kolam renang sebagai pemanasan atlet sebelum bertanding.

Kondisi demikian, Sri telah melaporkan ke Ketua PRSI Jember agar melanjutkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember. Terlebih, tahun depan Jember juga menjadi tuan rumah Porprov. Apakah dengan kolam renang tidak standar itu bisa gelar kejuaraan Porprov? Sri mengaku tidak paham. Sebab, keputusan berada di penyelenggara, yaitu KONI Jatim.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember telah didapuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke VII tahun 2022. Salah satu cabang olahraga (cabor) yang berlaga di Jember adalah renang. Hanya saja, Kolam Renang Kebon Agung, salah satu venue yang disiapkan untuk pertandingan renang, masih belum standar. Kolam renang milik Pemkab Jember tersebut panjangnya kurang tiga sentimeter.

Bagian Teknik Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jember Sri Yanto menerangkan, Kolam Renang Kebon Agung pada awalnya menjadi kolam renang standar pertandingan dan juga masuk standar untuk event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim, yang kala itu Jember menjadi tuan rumah. Namun, pada monitoring venue pertandingan Porprov dari Jatim, ternyata Kolam Renang Kebon Agung dinyatakan tidak standar. “Saat monev dan diukur, panjangnya kurang sekian sentimeter saja,” paparnya.

Bahkan, antar sisi panjangnya juga berbeda. Satu sisi panjang kolam 49 meter, sedangkan sisi lain panjangnya 50 meter. “Standarnya itu 50,3 meter. Jadi kurang tiga sentimeter saja. Dan kolam renangnya agak menceng,” terangnya.

Selain kondisi panjang kolam renang yang kurang, ada catatan lain soal tempat start perenang yang juga kurang tinggi dan lebar. Dia mengakui, Kolam Renang Kebon Agung secara penyelenggaraan cukup bagus karena telah ada tribun, termasuk ada satu kolam renang sebagai pemanasan atlet sebelum bertanding.

Kondisi demikian, Sri telah melaporkan ke Ketua PRSI Jember agar melanjutkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember. Terlebih, tahun depan Jember juga menjadi tuan rumah Porprov. Apakah dengan kolam renang tidak standar itu bisa gelar kejuaraan Porprov? Sri mengaku tidak paham. Sebab, keputusan berada di penyelenggara, yaitu KONI Jatim.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/