alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Benarkah Ketua Askab PSSI Jember Mengundurkan Diri ?

Isu Pengunduran Diri Santer Jelang Kongres

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Isu pengunduran diri anggota Exco Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember, cukup santer terdengar di detik-detik akhir pelaksanaan kongres yang akan digelar besok, Jumat (31/12). Ditengarai, isu itu mencuat pasca peristiwa rusuh di lapangan bola pada pertandingan Piala Bupati Cup, belum lama ini. Askab PSSI dinilai gagal mengayomi klub bola yang menjadi anggotanya.

Exco Askab PSSI Jember terdiri dari ketua yaitu Try Sandi, serta beberapa anggota yang dipilih dari dan oleh anggota Askab PSSI Jember melalui kongres. Jabatan Exco ini berbeda dengan pengurus Askab PSSI lain yang menjabat tidak berdasarkan pemilihan anggota.

Rike Manopo, pelatih Plasma yang terlibat dan korban pemukulan dalam kerusuhan laga semifinal, mengatakan, memang ada video yang beredar terkait dengan tuntutan mundur hingga pemberhentian. Namun, kata dia, video itu hubungannya dengan kericuhan pada laga semifinal yang kini telah menempuh jalan damai di Polsek Patrang. Bukan terkait tuntutan mundur anggota Exco. “Itu konten dari anak-anak (pecinta sepak bola, Red),” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Askab PSSI Jember Try Sandi Apriana menepis kabar tersebut. Menurutnya, tidak ada anggota Exco yang mengundurkan diri dalam Kongres PSSI nanti. Dia memastikan, tidak ada gejolak apapun yang menyeruak jelang maupun saat kongres berlangsung. Terlebih, semua event dari PSSI telah berjalan. “Event yang wajib dari PSSI sudah beres semua,” paparnya, kemarin (29/12).

Kompetisi internal, dia menambahkan, juga telah terlaksana. Meski ada catatan agar ke depan ajang yang digelar lebih professional. Termasuk ada keinginan menambahkan event kejuaraan lagi. “Kalau Piala Bupati Jember Cup, insyaallah digelar lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Rizky Adi Nugraha Manager Tim Macan Putih yang menjadi anggota Askab PSSI Jember, mengatakan, hingga kemarin dirinya belum dapat kabar resmi terkait kongres. “Mungkin suratnya belum terkirim saja bila memang ada kongres,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Isu pengunduran diri anggota Exco Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember, cukup santer terdengar di detik-detik akhir pelaksanaan kongres yang akan digelar besok, Jumat (31/12). Ditengarai, isu itu mencuat pasca peristiwa rusuh di lapangan bola pada pertandingan Piala Bupati Cup, belum lama ini. Askab PSSI dinilai gagal mengayomi klub bola yang menjadi anggotanya.

Exco Askab PSSI Jember terdiri dari ketua yaitu Try Sandi, serta beberapa anggota yang dipilih dari dan oleh anggota Askab PSSI Jember melalui kongres. Jabatan Exco ini berbeda dengan pengurus Askab PSSI lain yang menjabat tidak berdasarkan pemilihan anggota.

Rike Manopo, pelatih Plasma yang terlibat dan korban pemukulan dalam kerusuhan laga semifinal, mengatakan, memang ada video yang beredar terkait dengan tuntutan mundur hingga pemberhentian. Namun, kata dia, video itu hubungannya dengan kericuhan pada laga semifinal yang kini telah menempuh jalan damai di Polsek Patrang. Bukan terkait tuntutan mundur anggota Exco. “Itu konten dari anak-anak (pecinta sepak bola, Red),” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Askab PSSI Jember Try Sandi Apriana menepis kabar tersebut. Menurutnya, tidak ada anggota Exco yang mengundurkan diri dalam Kongres PSSI nanti. Dia memastikan, tidak ada gejolak apapun yang menyeruak jelang maupun saat kongres berlangsung. Terlebih, semua event dari PSSI telah berjalan. “Event yang wajib dari PSSI sudah beres semua,” paparnya, kemarin (29/12).

Kompetisi internal, dia menambahkan, juga telah terlaksana. Meski ada catatan agar ke depan ajang yang digelar lebih professional. Termasuk ada keinginan menambahkan event kejuaraan lagi. “Kalau Piala Bupati Jember Cup, insyaallah digelar lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Rizky Adi Nugraha Manager Tim Macan Putih yang menjadi anggota Askab PSSI Jember, mengatakan, hingga kemarin dirinya belum dapat kabar resmi terkait kongres. “Mungkin suratnya belum terkirim saja bila memang ada kongres,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Isu pengunduran diri anggota Exco Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember, cukup santer terdengar di detik-detik akhir pelaksanaan kongres yang akan digelar besok, Jumat (31/12). Ditengarai, isu itu mencuat pasca peristiwa rusuh di lapangan bola pada pertandingan Piala Bupati Cup, belum lama ini. Askab PSSI dinilai gagal mengayomi klub bola yang menjadi anggotanya.

Exco Askab PSSI Jember terdiri dari ketua yaitu Try Sandi, serta beberapa anggota yang dipilih dari dan oleh anggota Askab PSSI Jember melalui kongres. Jabatan Exco ini berbeda dengan pengurus Askab PSSI lain yang menjabat tidak berdasarkan pemilihan anggota.

Rike Manopo, pelatih Plasma yang terlibat dan korban pemukulan dalam kerusuhan laga semifinal, mengatakan, memang ada video yang beredar terkait dengan tuntutan mundur hingga pemberhentian. Namun, kata dia, video itu hubungannya dengan kericuhan pada laga semifinal yang kini telah menempuh jalan damai di Polsek Patrang. Bukan terkait tuntutan mundur anggota Exco. “Itu konten dari anak-anak (pecinta sepak bola, Red),” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Askab PSSI Jember Try Sandi Apriana menepis kabar tersebut. Menurutnya, tidak ada anggota Exco yang mengundurkan diri dalam Kongres PSSI nanti. Dia memastikan, tidak ada gejolak apapun yang menyeruak jelang maupun saat kongres berlangsung. Terlebih, semua event dari PSSI telah berjalan. “Event yang wajib dari PSSI sudah beres semua,” paparnya, kemarin (29/12).

Kompetisi internal, dia menambahkan, juga telah terlaksana. Meski ada catatan agar ke depan ajang yang digelar lebih professional. Termasuk ada keinginan menambahkan event kejuaraan lagi. “Kalau Piala Bupati Jember Cup, insyaallah digelar lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Rizky Adi Nugraha Manager Tim Macan Putih yang menjadi anggota Askab PSSI Jember, mengatakan, hingga kemarin dirinya belum dapat kabar resmi terkait kongres. “Mungkin suratnya belum terkirim saja bila memang ada kongres,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/