alexametrics
21.8 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Bupati Beri Reward Pemain Persid

Mobile_AP_Rectangle 1

Bahkan, Faida mengungkapkan, manajemen Persid dengan segala macam polemiknya, jangan sampai olahraga sepakbola dipindahkan ke jalur lainnya. Baik terbawa arus kepentingan kelompok tertentu maupun masuk ke jalur politik. “Karena banyak orang yang cinta Persid, sayang sama Persid tetapi tidak tahu caranya. Makanya, Persid harus berada di garis lurus,” jelasnya.

Sementara itu, Achmad Jaenuri, Pelatih Kepala Tim Persid senior mewakili jajaran kepelatihan dan pemain, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jember. Karena selama ini, honor mereka tertunggak empat bulan dalam kompetisi Liga 3 Jawa Timur. Total delapan pertandingan di babak penyisihan grup mereka jalani tanpa menerima haknya sepeser pun. Dan baru cair di akhir tahun ini.

Meski yang diterima itu istilahnya reward bukan gaji. Tapi nominal yang diberikan Pemkab Jember sesuai dengan permintaan manajemen Persid, serta berdasarkan nominal gaji masing-masing pemain yang berbeda.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jember ini sebenarnya punya banyak pemain potensial. Tapi di satu sisi cara mengelolanya masih belum bagus. Terlebih, selama ini kami masuk dalam kompetisi yang cukup ketat dan perlu penanganan tim yang harus kerja ekstra, serta kerja keras,” pungkas Jaenuri.

- Advertisement -

Bahkan, Faida mengungkapkan, manajemen Persid dengan segala macam polemiknya, jangan sampai olahraga sepakbola dipindahkan ke jalur lainnya. Baik terbawa arus kepentingan kelompok tertentu maupun masuk ke jalur politik. “Karena banyak orang yang cinta Persid, sayang sama Persid tetapi tidak tahu caranya. Makanya, Persid harus berada di garis lurus,” jelasnya.

Sementara itu, Achmad Jaenuri, Pelatih Kepala Tim Persid senior mewakili jajaran kepelatihan dan pemain, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jember. Karena selama ini, honor mereka tertunggak empat bulan dalam kompetisi Liga 3 Jawa Timur. Total delapan pertandingan di babak penyisihan grup mereka jalani tanpa menerima haknya sepeser pun. Dan baru cair di akhir tahun ini.

Meski yang diterima itu istilahnya reward bukan gaji. Tapi nominal yang diberikan Pemkab Jember sesuai dengan permintaan manajemen Persid, serta berdasarkan nominal gaji masing-masing pemain yang berbeda.

“Jember ini sebenarnya punya banyak pemain potensial. Tapi di satu sisi cara mengelolanya masih belum bagus. Terlebih, selama ini kami masuk dalam kompetisi yang cukup ketat dan perlu penanganan tim yang harus kerja ekstra, serta kerja keras,” pungkas Jaenuri.

Bahkan, Faida mengungkapkan, manajemen Persid dengan segala macam polemiknya, jangan sampai olahraga sepakbola dipindahkan ke jalur lainnya. Baik terbawa arus kepentingan kelompok tertentu maupun masuk ke jalur politik. “Karena banyak orang yang cinta Persid, sayang sama Persid tetapi tidak tahu caranya. Makanya, Persid harus berada di garis lurus,” jelasnya.

Sementara itu, Achmad Jaenuri, Pelatih Kepala Tim Persid senior mewakili jajaran kepelatihan dan pemain, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jember. Karena selama ini, honor mereka tertunggak empat bulan dalam kompetisi Liga 3 Jawa Timur. Total delapan pertandingan di babak penyisihan grup mereka jalani tanpa menerima haknya sepeser pun. Dan baru cair di akhir tahun ini.

Meski yang diterima itu istilahnya reward bukan gaji. Tapi nominal yang diberikan Pemkab Jember sesuai dengan permintaan manajemen Persid, serta berdasarkan nominal gaji masing-masing pemain yang berbeda.

“Jember ini sebenarnya punya banyak pemain potensial. Tapi di satu sisi cara mengelolanya masih belum bagus. Terlebih, selama ini kami masuk dalam kompetisi yang cukup ketat dan perlu penanganan tim yang harus kerja ekstra, serta kerja keras,” pungkas Jaenuri.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/