Wing Chun Fokus Persiapkan Atlet Jelang Kejurnas

FWCI for Radar Jember TERUS BERPROSES: Sebagai salah satu olahraga baru di Jember, Wing Chun fokus memenuhi persyaratan untuk masuk ke KONI Jember.

RADARJEMBER.ID –  Meski belum resmi masuk ke dalam cabor di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), wing chun terus bergeliat di Jember dan sekitarnya. Olahraga seni beladiri asal Asia Timur ini secara rutin masih menggelar latihan dan pengembangan atlet.

IKLAN

“Kita saat ini sedang menggelar seleksi atlet untuk dipersiapkan menuju Kejurprov 2018 di Surabaya nanti. Kita optimistis ada atlet kita yang bisa tembus hingga kejurnas,” tutur Senki Desta Galuh, juru bicara Federasi Wing Chun Indonesia (FWCI) –induk cabor wing chun- wilayah Jember dan sekitarnya.

Selain seleksi atlet, konsentrasi pengurus FWCI saat ini tertuju pada seleksi wasit, juri dan hakim garis nasional. “Untuk seleksi perangkat pertandingan itu akan diadakan di Jakarta pada tanggal 22 hingga 23 September 2018,” lanjut Desta.

Kejurprov Wing Chun tahun ini rencananya akan diadakan di Surabaya. Sebagaimana cabor lainnya, Surabaya masih menjadi salah satu poros kekuatan dalam cabor wing chun di Jawa Timur. Meski demikian, Jember masih berpeluang untuk membuntuti sebagai salah satu kota yang lebih awal dalam berdirinya cabor wing chun.

“Di Jawa Timur, peta kekuatannya terbagi antara Surabaya dan Jember. Tahun lalu, alhamdulillah atlet kita berhasil menyumbangkan 3 medali untuk Jawa Timur di kejurnas,” tutur alumnus SMAN 5 Jember ini

Di level kejurnas, atlet Wing Chun Jatim diperkirakan akan menghadapi beberapa lawan terberat dari DKI Jakarta, DIY, Sumatera Utara, dan Kalimantan Barat. “DKI dan DIY ini cukup kuat karena banyak pelatih nasional di sana. Sedangkan Kalbar dan Sumut itu juara umum di tahun 2016 dan 2017,” beber Desta.

Sejak muncul pada Mei 2014 di Jember, wing chun sudah konsisten menggelar latihan di dua tempat, yakni di Gedung Serbaguna (kantor KONI Jember) dan GOR Garuda Jember. “Selain itu kita juga diminta menggelar latihan di beberapa sekolah dan kampus,” ungkap Desta

Saat ini, di tingkat nasional FWCI sudah melengkapi persyaratan untuk menjadi cabor anggota KONI. “Kita sistemnya serentak. Jadi begitu berkas di pusat masuk semua daerah juga ikut masuk,” pungkas Desta.

Reporter : Adi Faizin
Editor : Hadi Sumarsono
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :