LOLOS 8 BESAR, Persid U-17 Menang Tipis atas Singo Edan Muda

WAWAN DWI/RADAR JEMBER JUARA GRUP M: Anggit Dwi Pratama pemain tengah Persid U 17 saat berduel dengan kiper Arema FC. Secara umum penampilan Arema FC kemarin cukup bagus dan pertahanan kuat. Namun, nyatanya para punggawa Persid U 17 ini mampu mengimbangi dan tampil lebih taktis hingga unggul meski dengan skor tipis 1-0 (1-0).

RADARJEMBER.ID –  Jago kandang benar-benar dimanfaatkan Persid U-17 kala bertindak sebagai tuan rumah. Sampai saat ini membuahkan tren positif. Hasilnya, Macan Raung muda (julukan Persid U-17) berhasil melanjutkan langkahnya ke babak 8 besar Piala Soeratin U-17.

IKLAN

Dalam matchday kedua Grup M babak 24 besar, Rabu sore (29/8) di Stadion Jember Sport Garden, Persid mampu membungkam perlawanan Singo Edan muda (julukan Arema FC) dengan skor tipis 1-0 (1-0). Atas hasil tersebut, Persid memuncaki klasemen akhir Grup M, dengan dua kali bertanding meraup enam poin. Hanya juara grup saja yang berhak melaju ke babak 8 besar.

Gol semata wayang Persid muda dicetak gelandang andalannya, Gilang Oktavana Putra, di paruh pertama, menit ke-33. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, tim tamu bermain ngotot mencoba menyamakan kedudukan.

Beberapa kali, serangan Arema FC masih bisa dibendung lini belakang Persid yang bermain disiplin sore itu. Terus tertekan, kerap membuat kesalahan sendiri dengan pelanggaran yang tidak perlu, empat pemain Persid harus diganjar kartu kuning oleh wasit.

Namun, Persid akhirnya mampu mengamankan keunggulan 1-0 sampai peluit panjang ditiup wasit Chairul Umam asal Banyuwangi. Usai laga, pelatih Arema FC, Doni Suherman, menilai wasit penuh kontroversi dalam mengambil keputusan.

“Saya sesalkan kepemimpinan wasit. Beberapa kali pemain saya dijatuhkan, tetapi tidak ada keputusan pelanggaran,” katanya.

Doni menambahkan, bermain dua hari dua kali pertandingan cukup menguras fisik anak asuhnya. Namun, regulasi dari Asprov PSSI Jawa Timur sudah memutuskan seperti itu.

Di kubu tuan rumah. Pelatih Persid, Muzamil menyoroti permainan pemainnya di babak kedua. Dia menilai, anak asuhnya selalu membuat kesalahan dasar dan membiarkan permainan lawan berkembang.

“Tim-tim yang masuk 8 besar nanti adalah tim unggulan di Jawa Timur. Jadi, kami harus lebih siap lagi terkait evaluasi dasar permainan,” ungkapnya.

Muzamil juga berharap, di babak 8 besar manajemen Persid kembali mengajukan tuan rumah. Sebab, masyarakat Jember adalah masyarakat gibol (gila bola) yang haus prestasi. Apalagi, kini hanya Persid U-17 saja wakil Jember yang mampu berbicara banyak di turnamen usia dini.

Reporter : Muchammad Ainul Budi
Editor : MS Rasyid
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah
Fotografer: Dwi Siswanto

Reporter :

Fotografer :

Editor :