alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Berbagi Pengalaman, Bikin Laga Penghibur Warga Desa

Pecah rasanya ketika para pemain muda asal Jember yang berlaga di beberapa kompetisi top Liga Indonesia, berkumpul dalam sebuah pertandingan. Bukan pertandingan spektakuler, hanya di lapangan desa. Antusiasme warga desa menyaksikan pertandingan itu pun cukup tinggi. Para punggawa muda itu pun berhasil menghibur penonton dengan skill mereka.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak setiap hari para pesepak bola muda asli Jember yang berlaga di kompetisi Liga Indonesia berkumpul dalam sebuah pertandingan. Ya, mereka berkumpul dalam satu tim pada pertandingan ekshibisi di Lapangan Desa Pace, Kecamatan Silo. Ajang pertandingan persahabatan itu dimanfaatkan untuk mengisi kekosongan aktivitas sepak bola Liga Indonesia yang sekarang ini tak kunjung bergulir kembali. Sesuai jadwal kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 baru diputar lagi bulan Oktober mendatang.

Sebut saja nama-nama pemain muda Jember macam Bramdani, Moch Kevy Syahertian, Faisol Yunus, maupun Moch Idris. Kevy, pemain asal Desa Lampeji, Mumbulsari, adalah winger muda andalan klub Liga 1 Madura United. Ada juga Bramdani, pemain asal Ambulu yang merupakan penggawa Persebaya Surabaya U-16 tahun lalu, sekaligus jebolan tim Garuda Select jilid II.

Selain pemain Liga 1, beberapa punggawa Persid Jember tahun lalu yang berlaga di Liga 3, seperti Dwika, juga kembali merumput. Pelatih Jember League Player pun ditangani duet pelatih Liga. Yaitu Fahmi Amirudin yang musim ini menjadi asisten pelatih Sriwijaya FC Palembang di Liga 2, dan Moch Rofiq, mantan pelatih Porprov Jember tahun lalu. Sementara, Moch Idris dan Faisol Yunus kini menjadi bagian dari skuad PON Jawa Timur yang bakal berlaga di PON 2021 Papua mendatang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Para pemain muda Jember kini hanya latihan secara mandiri dan tetap ikut beberapa pertandingan uji coba dari desa ke desa. Di laga uji tanding Minggu lalu, mempertemukan tuan rumah Silo Talent menghadapi Jember League Player.

Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-1 itu memang dijadikan laga menghibur warga desa. Ratusan warga desa menikmati pertandingan yang menyajikan permainan cepat nan menghibur itu. Tak peduli seluruh pemain yang bermain adalah pemain muda. Terlebih, tim Jember League Player diisi pemain-pemain muda Jember yang bermain di kompetisi bergengsi Liga Indonesia.

Meskipun level pertandingan antarkampung, namun antusiasme warga Desa Pace sangat tinggi. Di kubu tim tuan rumah, Silo Talent juga diperkuat oleh mantan pemain Timnas U-19 tahun 2013 silam. Dia adalah Sabeq Fachmi. Mantan anak asuh Indra Sjafri ini menjadi kapten sekaligus ujung tombak bagi Silo Talent.

Menurut Bramdani, pertandingan seperti itu dia manfaatkan sebagai ajang silaturahmi serta menjaga kebugaran fisiknya ketika kompetisi libur sementara ini. Sepulangnya dari Inggris, praktis dirinya belum bergabung kembali dengan Persebaya junior. “Ya sekarang masih latihan dan ikut main di lapangan-lapangan desa. Karena memang dari klub Persebaya sendiri belum ada informasi buat latihan resmi di Surabaya,” tutur Bramdani.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak setiap hari para pesepak bola muda asli Jember yang berlaga di kompetisi Liga Indonesia berkumpul dalam sebuah pertandingan. Ya, mereka berkumpul dalam satu tim pada pertandingan ekshibisi di Lapangan Desa Pace, Kecamatan Silo. Ajang pertandingan persahabatan itu dimanfaatkan untuk mengisi kekosongan aktivitas sepak bola Liga Indonesia yang sekarang ini tak kunjung bergulir kembali. Sesuai jadwal kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 baru diputar lagi bulan Oktober mendatang.

Sebut saja nama-nama pemain muda Jember macam Bramdani, Moch Kevy Syahertian, Faisol Yunus, maupun Moch Idris. Kevy, pemain asal Desa Lampeji, Mumbulsari, adalah winger muda andalan klub Liga 1 Madura United. Ada juga Bramdani, pemain asal Ambulu yang merupakan penggawa Persebaya Surabaya U-16 tahun lalu, sekaligus jebolan tim Garuda Select jilid II.

Selain pemain Liga 1, beberapa punggawa Persid Jember tahun lalu yang berlaga di Liga 3, seperti Dwika, juga kembali merumput. Pelatih Jember League Player pun ditangani duet pelatih Liga. Yaitu Fahmi Amirudin yang musim ini menjadi asisten pelatih Sriwijaya FC Palembang di Liga 2, dan Moch Rofiq, mantan pelatih Porprov Jember tahun lalu. Sementara, Moch Idris dan Faisol Yunus kini menjadi bagian dari skuad PON Jawa Timur yang bakal berlaga di PON 2021 Papua mendatang.

Para pemain muda Jember kini hanya latihan secara mandiri dan tetap ikut beberapa pertandingan uji coba dari desa ke desa. Di laga uji tanding Minggu lalu, mempertemukan tuan rumah Silo Talent menghadapi Jember League Player.

Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-1 itu memang dijadikan laga menghibur warga desa. Ratusan warga desa menikmati pertandingan yang menyajikan permainan cepat nan menghibur itu. Tak peduli seluruh pemain yang bermain adalah pemain muda. Terlebih, tim Jember League Player diisi pemain-pemain muda Jember yang bermain di kompetisi bergengsi Liga Indonesia.

Meskipun level pertandingan antarkampung, namun antusiasme warga Desa Pace sangat tinggi. Di kubu tim tuan rumah, Silo Talent juga diperkuat oleh mantan pemain Timnas U-19 tahun 2013 silam. Dia adalah Sabeq Fachmi. Mantan anak asuh Indra Sjafri ini menjadi kapten sekaligus ujung tombak bagi Silo Talent.

Menurut Bramdani, pertandingan seperti itu dia manfaatkan sebagai ajang silaturahmi serta menjaga kebugaran fisiknya ketika kompetisi libur sementara ini. Sepulangnya dari Inggris, praktis dirinya belum bergabung kembali dengan Persebaya junior. “Ya sekarang masih latihan dan ikut main di lapangan-lapangan desa. Karena memang dari klub Persebaya sendiri belum ada informasi buat latihan resmi di Surabaya,” tutur Bramdani.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak setiap hari para pesepak bola muda asli Jember yang berlaga di kompetisi Liga Indonesia berkumpul dalam sebuah pertandingan. Ya, mereka berkumpul dalam satu tim pada pertandingan ekshibisi di Lapangan Desa Pace, Kecamatan Silo. Ajang pertandingan persahabatan itu dimanfaatkan untuk mengisi kekosongan aktivitas sepak bola Liga Indonesia yang sekarang ini tak kunjung bergulir kembali. Sesuai jadwal kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 baru diputar lagi bulan Oktober mendatang.

Sebut saja nama-nama pemain muda Jember macam Bramdani, Moch Kevy Syahertian, Faisol Yunus, maupun Moch Idris. Kevy, pemain asal Desa Lampeji, Mumbulsari, adalah winger muda andalan klub Liga 1 Madura United. Ada juga Bramdani, pemain asal Ambulu yang merupakan penggawa Persebaya Surabaya U-16 tahun lalu, sekaligus jebolan tim Garuda Select jilid II.

Selain pemain Liga 1, beberapa punggawa Persid Jember tahun lalu yang berlaga di Liga 3, seperti Dwika, juga kembali merumput. Pelatih Jember League Player pun ditangani duet pelatih Liga. Yaitu Fahmi Amirudin yang musim ini menjadi asisten pelatih Sriwijaya FC Palembang di Liga 2, dan Moch Rofiq, mantan pelatih Porprov Jember tahun lalu. Sementara, Moch Idris dan Faisol Yunus kini menjadi bagian dari skuad PON Jawa Timur yang bakal berlaga di PON 2021 Papua mendatang.

Para pemain muda Jember kini hanya latihan secara mandiri dan tetap ikut beberapa pertandingan uji coba dari desa ke desa. Di laga uji tanding Minggu lalu, mempertemukan tuan rumah Silo Talent menghadapi Jember League Player.

Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-1 itu memang dijadikan laga menghibur warga desa. Ratusan warga desa menikmati pertandingan yang menyajikan permainan cepat nan menghibur itu. Tak peduli seluruh pemain yang bermain adalah pemain muda. Terlebih, tim Jember League Player diisi pemain-pemain muda Jember yang bermain di kompetisi bergengsi Liga Indonesia.

Meskipun level pertandingan antarkampung, namun antusiasme warga Desa Pace sangat tinggi. Di kubu tim tuan rumah, Silo Talent juga diperkuat oleh mantan pemain Timnas U-19 tahun 2013 silam. Dia adalah Sabeq Fachmi. Mantan anak asuh Indra Sjafri ini menjadi kapten sekaligus ujung tombak bagi Silo Talent.

Menurut Bramdani, pertandingan seperti itu dia manfaatkan sebagai ajang silaturahmi serta menjaga kebugaran fisiknya ketika kompetisi libur sementara ini. Sepulangnya dari Inggris, praktis dirinya belum bergabung kembali dengan Persebaya junior. “Ya sekarang masih latihan dan ikut main di lapangan-lapangan desa. Karena memang dari klub Persebaya sendiri belum ada informasi buat latihan resmi di Surabaya,” tutur Bramdani.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/