Semangat Beri Terbaik Meski Ditimpa Berbagai Polemik

MUCHAMMAD AINUL BUDI/RADAR JEMBER SEMANGAT TINGGI: Skuad Suryanaga U-15 dalam babak penyisihan Grup A Piala Soeratin, beberapa waktu lalu. Kini mereka sudah lolos ke babak 16 besar.

RADARJEMBER.ID – Sepak bola usia dini Jember ternyata masih bisa bicara di level regional Jawa Timur. Di Piala Soeratin U-15, Suryanaga Jember mampu lolos ke babak 16 besar. Bergabung di Grup A, mereka merebut posisi runner-up. Laga itu dihelat di Stadion Untung Suropati, Pasuruan.

IKLAN

Tim besutan Hendri Puji dan Santoso Pribadi ini meraih dua kali hasil imbang melawan SSB Junior Glenmore 0-0 (21/9), dan Putra Gelora Bondowoso 1-1 (24/9). Serta mampu menang dengan skor telak 7-0 atas PS Rajawali Lumajang (22/9).

Namun, raihan hasil positif tersebut ternyata masih saja menyisakan kendala klasik di dunia sepak bola usia muda. Mulai dari benturan jadwal pemain yang membela tim sekolah dengan jadwal pertandingan itu. Serta terbatasnya dana sampai kompetisi internal Jember yang belum diputar.

“Para pemain kami belum maksimal dalam latihan. Apalagi, saat bertanding mereka tidak seperti pemain yang fresh. Bahkan, beberapa pemain tampak kelelahan setelah ikut turnamen futsal dan sepak bola atas nama sekolahnya,” ujar Hendri Puji.

Apalagi, di babak penyisihan kemarin, Suryanaga harus bermain sepenuhnya di laga tandang. “Ada pemain kami yang rumahnya di Tanggul. Harus latihan di Lapangan Brigif 9 Jember, yang jarak tempuhnya cukup jauh. Belum lagi malam harinya dia ikut turnamen futsal sekolah,” ungkap mantan pelatih PSPK Pasuruan ini.

Selain disibukkan benturan dengan turnamen futsal sekolah bagi para pemainnya. Skuadnya yang minim jam terbang di tingkat provinsi juga menjadi persoalan. Sebab, para pemain mudanya tak terbiasa digembleng dalam kompetisi internal yang kompetitif.

“Mereka belum merasakan atmosfer kompetisi internal yang ketat. Mental dan jam terbangnya masih kurang. Sementara lawan-lawan kami di Piala Soeratin berlatar belakang jebolan kompetisi internal kabupaten,” imbuhnya.

Selain itu, keterbatasan dana yang membuat Suryanaga Jember seperti tim yang tertatih-tatih. Meski hanya satu-satunya wakil tim Jember di Piala Soeratin U-15, kendala Suryanaga masih berkutat pada minimnya sumber dana yang ada.

“Tetapi, saya respek dan salut atas semangat pemain muda ini. Banyak potensi pemain Jember ke depannya. Sayang kalau tidak didukung semua pihak, agar mereka bisa berkembang lebih bagus lagi,” kata Hendri.

Bagi Hendri, para pemain usia dini adalah awal karier bagi pemain sepak bola semi-pro untuk jenjang berikutnya. oleh karena itu, tim yang dihuni para pemain muda sebaiknya didukung pula oleh pihak-pihak terkait.

Reporter : Muchammad Ainul Budi
Editor : Hadi Sumarsono
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :