alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Perlu Terapkan Sains dalam Olahraga

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Penerapan sains tidak hanya ada di bangku pendidikan. Namun, juga perlu di bidang olahraga. Sebab, dengan sains, pengembangan performa dan prestasi atlet bisa diukur. Terkait dengan itu, salah satu yang telah direncanakan adalah penggunaan VO2 max untuk mengecek kebugaran atlet dalam persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember yang juga Formatur Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember Soetriono mengatakan, penerapan sains dalam olahraga sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, untuk Indonesia masih baru mulai. “Sport science sekarang ini yang seharusnya dipahami semua,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Oleh karenanya, dalam pengurusan KONI saat ini ada penambahan struktur baru dari pengurusan sebelumnya. Yaitu bidang sport science. Dia menjelaskan, jika semua cabang olahraga telah melakukan seleksi atlet dan pemusatan latihan, maka KONI Jember bakal memikirkan hal lain. Salah satunya bagaimana mendatangkan pelatih dari luar. Termasuk bagaimana penggunaan sport science tersebut. “Bisa datangkan teman-teman dari Universitas Surabaya (Unesa), yaitu tentang bagaimana kolaborasi menerapkan VO2 max ke atlet,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lewat pengukuran VO2 max, akan diketahui bagaimana kemampuan atlet menghirup oksigen secara maksimal. Yaitu kemampuan jantung dan paru-paru untuk menyuplai oksigen ke seluruh tubuh dalam jangka waktu yang lama. VO2 max bisa juga dideskripsikan sebagai konsumsi maksimal oksigen, atau pengambilan oksigen maksimal oleh tubuh untuk mendapatkan dan menggunakan oksigen selama latihan yang meningkat, sehingga menunjukkan kebugaran fisik seorang. “Atlet digenjot latihan terus. Tapi, kalau VO2 max-nya rendah, ya tidak bisa maksimal,” ucapnya.

Lewat sport science inilah, ukuran pasti kemampuan atlet dalam menghirup oksigen bisa dilihat. Problemnya, sport science dengan VO2 max tidak begitu dipahami. Imbasnya, pelatih tidak terlalu mementingkan hal itu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Penerapan sains tidak hanya ada di bangku pendidikan. Namun, juga perlu di bidang olahraga. Sebab, dengan sains, pengembangan performa dan prestasi atlet bisa diukur. Terkait dengan itu, salah satu yang telah direncanakan adalah penggunaan VO2 max untuk mengecek kebugaran atlet dalam persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember yang juga Formatur Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember Soetriono mengatakan, penerapan sains dalam olahraga sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, untuk Indonesia masih baru mulai. “Sport science sekarang ini yang seharusnya dipahami semua,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Oleh karenanya, dalam pengurusan KONI saat ini ada penambahan struktur baru dari pengurusan sebelumnya. Yaitu bidang sport science. Dia menjelaskan, jika semua cabang olahraga telah melakukan seleksi atlet dan pemusatan latihan, maka KONI Jember bakal memikirkan hal lain. Salah satunya bagaimana mendatangkan pelatih dari luar. Termasuk bagaimana penggunaan sport science tersebut. “Bisa datangkan teman-teman dari Universitas Surabaya (Unesa), yaitu tentang bagaimana kolaborasi menerapkan VO2 max ke atlet,” paparnya.

Lewat pengukuran VO2 max, akan diketahui bagaimana kemampuan atlet menghirup oksigen secara maksimal. Yaitu kemampuan jantung dan paru-paru untuk menyuplai oksigen ke seluruh tubuh dalam jangka waktu yang lama. VO2 max bisa juga dideskripsikan sebagai konsumsi maksimal oksigen, atau pengambilan oksigen maksimal oleh tubuh untuk mendapatkan dan menggunakan oksigen selama latihan yang meningkat, sehingga menunjukkan kebugaran fisik seorang. “Atlet digenjot latihan terus. Tapi, kalau VO2 max-nya rendah, ya tidak bisa maksimal,” ucapnya.

Lewat sport science inilah, ukuran pasti kemampuan atlet dalam menghirup oksigen bisa dilihat. Problemnya, sport science dengan VO2 max tidak begitu dipahami. Imbasnya, pelatih tidak terlalu mementingkan hal itu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Penerapan sains tidak hanya ada di bangku pendidikan. Namun, juga perlu di bidang olahraga. Sebab, dengan sains, pengembangan performa dan prestasi atlet bisa diukur. Terkait dengan itu, salah satu yang telah direncanakan adalah penggunaan VO2 max untuk mengecek kebugaran atlet dalam persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember yang juga Formatur Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember Soetriono mengatakan, penerapan sains dalam olahraga sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, untuk Indonesia masih baru mulai. “Sport science sekarang ini yang seharusnya dipahami semua,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Oleh karenanya, dalam pengurusan KONI saat ini ada penambahan struktur baru dari pengurusan sebelumnya. Yaitu bidang sport science. Dia menjelaskan, jika semua cabang olahraga telah melakukan seleksi atlet dan pemusatan latihan, maka KONI Jember bakal memikirkan hal lain. Salah satunya bagaimana mendatangkan pelatih dari luar. Termasuk bagaimana penggunaan sport science tersebut. “Bisa datangkan teman-teman dari Universitas Surabaya (Unesa), yaitu tentang bagaimana kolaborasi menerapkan VO2 max ke atlet,” paparnya.

Lewat pengukuran VO2 max, akan diketahui bagaimana kemampuan atlet menghirup oksigen secara maksimal. Yaitu kemampuan jantung dan paru-paru untuk menyuplai oksigen ke seluruh tubuh dalam jangka waktu yang lama. VO2 max bisa juga dideskripsikan sebagai konsumsi maksimal oksigen, atau pengambilan oksigen maksimal oleh tubuh untuk mendapatkan dan menggunakan oksigen selama latihan yang meningkat, sehingga menunjukkan kebugaran fisik seorang. “Atlet digenjot latihan terus. Tapi, kalau VO2 max-nya rendah, ya tidak bisa maksimal,” ucapnya.

Lewat sport science inilah, ukuran pasti kemampuan atlet dalam menghirup oksigen bisa dilihat. Problemnya, sport science dengan VO2 max tidak begitu dipahami. Imbasnya, pelatih tidak terlalu mementingkan hal itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/