23.2 C
Jember
Wednesday, 22 March 2023

Petenis Jember Targetkan Empat Emas di Porprov

Masih Terganjal di Nomor Putra

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tenis lapangan menjadi salah satu cabang olahraga yang digadang-gadang memanen medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Bahkan, pada Porprov Jatim VII tahun depan petenis Jember siap mengulang keberhasilan seperti Porprov Jatim IV 2013 di Madiun tersebut.

Namun, ada satu nomor yang bakal menjadi batu sandungan untuk sapu bersih, yaitu nomor putra. Pelatih tenis Heri Riyono menyatakan, capaian terbaik cabor tenis lapangan Jember di Porprov adalah pada 2013 lalu. “Porprov di Madiun sapu bersih. Hanya single putra yang tidak lolos. Semua nomor mendapatkan medali,” paparnya.

Bahkan, untuk nomor putri mulai beregu putri, ganda campuran, tunggal putri, hingga ganda putri, Jember meraih hasil spektakuler sehingga mengukuhkan Jember menjadi juara umum untuk tenis di Porprov 2013 waktu itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA : Tenis Meja Jember Bidik Medali Sekaligus Tuan Rumah Porprov Jatim

Kesuksesan di Madiun pada 2013 silam itu, menurut Heri, bisa jadi terulang di Porprov 2022. Sebab, deretan petenis yang dimilikinya telah memasuki usia emas dalam mengikuti Porprov. Bahkan, petenis yang pernah merasakan manisnya pertandingan di Madiun tersebut masih bisa ikut di Porprov 2022 nanti.

Salah satunya adalah Fauziah, yang tercatat sebagai peraih medali di Porprov tiga kali berturut-turut. Yakni, pada 2013, 2015, dan 2019 bersama Chofifah. “Fauziah atau Usi masih bisa ikut di Porprov nanti,” paparnya.

Untuk Porprov 2022 nanti, target yang dicanangkan adalah empat medali emas dan dua perunggu. Dia optimistis untuk nomor putri, atlet Jember masih mendominasi di tingkat Jatim. Karena itu, performa atlet putrinya masih disimpan rapat-rapat.

“Untuk atlet putri, kami jaga betul jangan sampai ada yang mengintai. Dengan begitu, tidak kami ikutkan di laga uji coba dengan atlet porprov dari daerah lain,” terangnya.

Menurut Heri, kemungkinan yang bisa lepas dari medali emas adalah di nomor putra. Baik itu tunggal putra maupun ganda putra. Tujuannya, untuk putra menargetkan medali perunggu. Sementara daerah yang kuat untuk putra di tenis lapangan adalah dari Kabupaten Sampang.

Dia menjelaskan, pada Porprov di Madiun, Surabaya menjadi dominasi kekuatan khususnya untuk putra. Namun, lambat tahun mulai bergeser ke Sampang. Sehingga, kata dia, perlu strategi khusus agar bisa menumbangkan Sampang.

Strategi khusus itu pernah diterapkan Heri saat di Porprov Madiun. Secara perhitungan kasar, di nomor beregu putra, Jember kalah jauh dari Surabaya. Namun, akhirnya beregu putra Jember bisa mengalahkan beregu putra Surabaya.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Soetriono mengakui nomor putra menjadi salah satu tantangan. Namun, bila Porprov tahun depan petenis putra dari Jember itu masih kompetitif dan bersaing, Porprov selanjutnya akan lebih baik. “Mengingat, usia petenis Jember masih cukup untuk Porprov Jatim ke VIII,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tenis lapangan menjadi salah satu cabang olahraga yang digadang-gadang memanen medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Bahkan, pada Porprov Jatim VII tahun depan petenis Jember siap mengulang keberhasilan seperti Porprov Jatim IV 2013 di Madiun tersebut.

Namun, ada satu nomor yang bakal menjadi batu sandungan untuk sapu bersih, yaitu nomor putra. Pelatih tenis Heri Riyono menyatakan, capaian terbaik cabor tenis lapangan Jember di Porprov adalah pada 2013 lalu. “Porprov di Madiun sapu bersih. Hanya single putra yang tidak lolos. Semua nomor mendapatkan medali,” paparnya.

Bahkan, untuk nomor putri mulai beregu putri, ganda campuran, tunggal putri, hingga ganda putri, Jember meraih hasil spektakuler sehingga mengukuhkan Jember menjadi juara umum untuk tenis di Porprov 2013 waktu itu.

BACA JUGA : Tenis Meja Jember Bidik Medali Sekaligus Tuan Rumah Porprov Jatim

Kesuksesan di Madiun pada 2013 silam itu, menurut Heri, bisa jadi terulang di Porprov 2022. Sebab, deretan petenis yang dimilikinya telah memasuki usia emas dalam mengikuti Porprov. Bahkan, petenis yang pernah merasakan manisnya pertandingan di Madiun tersebut masih bisa ikut di Porprov 2022 nanti.

Salah satunya adalah Fauziah, yang tercatat sebagai peraih medali di Porprov tiga kali berturut-turut. Yakni, pada 2013, 2015, dan 2019 bersama Chofifah. “Fauziah atau Usi masih bisa ikut di Porprov nanti,” paparnya.

Untuk Porprov 2022 nanti, target yang dicanangkan adalah empat medali emas dan dua perunggu. Dia optimistis untuk nomor putri, atlet Jember masih mendominasi di tingkat Jatim. Karena itu, performa atlet putrinya masih disimpan rapat-rapat.

“Untuk atlet putri, kami jaga betul jangan sampai ada yang mengintai. Dengan begitu, tidak kami ikutkan di laga uji coba dengan atlet porprov dari daerah lain,” terangnya.

Menurut Heri, kemungkinan yang bisa lepas dari medali emas adalah di nomor putra. Baik itu tunggal putra maupun ganda putra. Tujuannya, untuk putra menargetkan medali perunggu. Sementara daerah yang kuat untuk putra di tenis lapangan adalah dari Kabupaten Sampang.

Dia menjelaskan, pada Porprov di Madiun, Surabaya menjadi dominasi kekuatan khususnya untuk putra. Namun, lambat tahun mulai bergeser ke Sampang. Sehingga, kata dia, perlu strategi khusus agar bisa menumbangkan Sampang.

Strategi khusus itu pernah diterapkan Heri saat di Porprov Madiun. Secara perhitungan kasar, di nomor beregu putra, Jember kalah jauh dari Surabaya. Namun, akhirnya beregu putra Jember bisa mengalahkan beregu putra Surabaya.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Soetriono mengakui nomor putra menjadi salah satu tantangan. Namun, bila Porprov tahun depan petenis putra dari Jember itu masih kompetitif dan bersaing, Porprov selanjutnya akan lebih baik. “Mengingat, usia petenis Jember masih cukup untuk Porprov Jatim ke VIII,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tenis lapangan menjadi salah satu cabang olahraga yang digadang-gadang memanen medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Bahkan, pada Porprov Jatim VII tahun depan petenis Jember siap mengulang keberhasilan seperti Porprov Jatim IV 2013 di Madiun tersebut.

Namun, ada satu nomor yang bakal menjadi batu sandungan untuk sapu bersih, yaitu nomor putra. Pelatih tenis Heri Riyono menyatakan, capaian terbaik cabor tenis lapangan Jember di Porprov adalah pada 2013 lalu. “Porprov di Madiun sapu bersih. Hanya single putra yang tidak lolos. Semua nomor mendapatkan medali,” paparnya.

Bahkan, untuk nomor putri mulai beregu putri, ganda campuran, tunggal putri, hingga ganda putri, Jember meraih hasil spektakuler sehingga mengukuhkan Jember menjadi juara umum untuk tenis di Porprov 2013 waktu itu.

BACA JUGA : Tenis Meja Jember Bidik Medali Sekaligus Tuan Rumah Porprov Jatim

Kesuksesan di Madiun pada 2013 silam itu, menurut Heri, bisa jadi terulang di Porprov 2022. Sebab, deretan petenis yang dimilikinya telah memasuki usia emas dalam mengikuti Porprov. Bahkan, petenis yang pernah merasakan manisnya pertandingan di Madiun tersebut masih bisa ikut di Porprov 2022 nanti.

Salah satunya adalah Fauziah, yang tercatat sebagai peraih medali di Porprov tiga kali berturut-turut. Yakni, pada 2013, 2015, dan 2019 bersama Chofifah. “Fauziah atau Usi masih bisa ikut di Porprov nanti,” paparnya.

Untuk Porprov 2022 nanti, target yang dicanangkan adalah empat medali emas dan dua perunggu. Dia optimistis untuk nomor putri, atlet Jember masih mendominasi di tingkat Jatim. Karena itu, performa atlet putrinya masih disimpan rapat-rapat.

“Untuk atlet putri, kami jaga betul jangan sampai ada yang mengintai. Dengan begitu, tidak kami ikutkan di laga uji coba dengan atlet porprov dari daerah lain,” terangnya.

Menurut Heri, kemungkinan yang bisa lepas dari medali emas adalah di nomor putra. Baik itu tunggal putra maupun ganda putra. Tujuannya, untuk putra menargetkan medali perunggu. Sementara daerah yang kuat untuk putra di tenis lapangan adalah dari Kabupaten Sampang.

Dia menjelaskan, pada Porprov di Madiun, Surabaya menjadi dominasi kekuatan khususnya untuk putra. Namun, lambat tahun mulai bergeser ke Sampang. Sehingga, kata dia, perlu strategi khusus agar bisa menumbangkan Sampang.

Strategi khusus itu pernah diterapkan Heri saat di Porprov Madiun. Secara perhitungan kasar, di nomor beregu putra, Jember kalah jauh dari Surabaya. Namun, akhirnya beregu putra Jember bisa mengalahkan beregu putra Surabaya.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Soetriono mengakui nomor putra menjadi salah satu tantangan. Namun, bila Porprov tahun depan petenis putra dari Jember itu masih kompetitif dan bersaing, Porprov selanjutnya akan lebih baik. “Mengingat, usia petenis Jember masih cukup untuk Porprov Jatim ke VIII,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca