alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Sepak Takraw Tiadakan Sparing Luar Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jatim tinggal sebulan lagi. Persiapan demi persiapan telah dilakoni oleh setiap cabang olahraga (cabor). Tak terkecuali sepak takraw. Sayangnya, tim sepak takraw Porprov Jember meniadakan sparing di luar Jatim dengan alasan terkait dana. Padahal, dana hibah ke KONI Jember juga telah dikucurkan ke setiap cabor.

Baca Juga: Kantongi Tiket Porprov Siap Tanding

Melihat Porprov Jatim sudah tak lama lagi digelar, setiap cabor telah memanfaatkan dana TC untuk uji coba di luar kota maupun di luar Jatim. Dalam memanfaatkan dana TC, setiap cabor memang berbeda. Namun, sepak takraw Jember yang hanya memaksimalkan sparing di wilayah Jatim. “Kami manfaatkan di wilayah Jatim saja. Hal itu juga berpatokan pada anggaran,” ujar pelatih Ahmad Junaidi.

Tak mengambil sparing di luar Jatim, Junaidi menjelaskan, terkait anggaran yang dirasa hanya cukup untuk sparing di wilayah Jatim. “Kalaupun mau di luar Jatim, bisanya ya di Bali yang terdekat,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Baginya sparing di luar Jatim tentu sangat penting, melihat nantinya calon lawan merupakan se-Jatim yang akan dipertandingkan. Namun, karena anggaran yang dirasa hanya cukup untuk sparing di wilayah Jatim, pihaknya akan memaksimalkan kesempatan tersebut. Kendati demikian, Junaidi tidak berkomentar berapa besar dana yang diterima dan kebutuhan dana untuk sparing di luar Jatim.  Namun, dia mengaku akan fokus memaksimalkan TC di wilayah Jatim. “Sebenarnya kami ingin keluar Jatim, tapi kami juga melihat anggaran. Jadi, pilihannya kalau tidak di Blitar ya di Bali,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jatim tinggal sebulan lagi. Persiapan demi persiapan telah dilakoni oleh setiap cabang olahraga (cabor). Tak terkecuali sepak takraw. Sayangnya, tim sepak takraw Porprov Jember meniadakan sparing di luar Jatim dengan alasan terkait dana. Padahal, dana hibah ke KONI Jember juga telah dikucurkan ke setiap cabor.

Baca Juga: Kantongi Tiket Porprov Siap Tanding

Melihat Porprov Jatim sudah tak lama lagi digelar, setiap cabor telah memanfaatkan dana TC untuk uji coba di luar kota maupun di luar Jatim. Dalam memanfaatkan dana TC, setiap cabor memang berbeda. Namun, sepak takraw Jember yang hanya memaksimalkan sparing di wilayah Jatim. “Kami manfaatkan di wilayah Jatim saja. Hal itu juga berpatokan pada anggaran,” ujar pelatih Ahmad Junaidi.

Tak mengambil sparing di luar Jatim, Junaidi menjelaskan, terkait anggaran yang dirasa hanya cukup untuk sparing di wilayah Jatim. “Kalaupun mau di luar Jatim, bisanya ya di Bali yang terdekat,” jelasnya.

Baginya sparing di luar Jatim tentu sangat penting, melihat nantinya calon lawan merupakan se-Jatim yang akan dipertandingkan. Namun, karena anggaran yang dirasa hanya cukup untuk sparing di wilayah Jatim, pihaknya akan memaksimalkan kesempatan tersebut. Kendati demikian, Junaidi tidak berkomentar berapa besar dana yang diterima dan kebutuhan dana untuk sparing di luar Jatim.  Namun, dia mengaku akan fokus memaksimalkan TC di wilayah Jatim. “Sebenarnya kami ingin keluar Jatim, tapi kami juga melihat anggaran. Jadi, pilihannya kalau tidak di Blitar ya di Bali,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jatim tinggal sebulan lagi. Persiapan demi persiapan telah dilakoni oleh setiap cabang olahraga (cabor). Tak terkecuali sepak takraw. Sayangnya, tim sepak takraw Porprov Jember meniadakan sparing di luar Jatim dengan alasan terkait dana. Padahal, dana hibah ke KONI Jember juga telah dikucurkan ke setiap cabor.

Baca Juga: Kantongi Tiket Porprov Siap Tanding

Melihat Porprov Jatim sudah tak lama lagi digelar, setiap cabor telah memanfaatkan dana TC untuk uji coba di luar kota maupun di luar Jatim. Dalam memanfaatkan dana TC, setiap cabor memang berbeda. Namun, sepak takraw Jember yang hanya memaksimalkan sparing di wilayah Jatim. “Kami manfaatkan di wilayah Jatim saja. Hal itu juga berpatokan pada anggaran,” ujar pelatih Ahmad Junaidi.

Tak mengambil sparing di luar Jatim, Junaidi menjelaskan, terkait anggaran yang dirasa hanya cukup untuk sparing di wilayah Jatim. “Kalaupun mau di luar Jatim, bisanya ya di Bali yang terdekat,” jelasnya.

Baginya sparing di luar Jatim tentu sangat penting, melihat nantinya calon lawan merupakan se-Jatim yang akan dipertandingkan. Namun, karena anggaran yang dirasa hanya cukup untuk sparing di wilayah Jatim, pihaknya akan memaksimalkan kesempatan tersebut. Kendati demikian, Junaidi tidak berkomentar berapa besar dana yang diterima dan kebutuhan dana untuk sparing di luar Jatim.  Namun, dia mengaku akan fokus memaksimalkan TC di wilayah Jatim. “Sebenarnya kami ingin keluar Jatim, tapi kami juga melihat anggaran. Jadi, pilihannya kalau tidak di Blitar ya di Bali,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/