alexametrics
32.5 C
Jember
Friday, 22 October 2021

Bukti Wanita Sangat Lihai Mengolah Bola

Mobile_AP_Rectangle 1

SILO, RADARJEMBER.ID – BERMAIN bola dengan mengandalkan kaki tidak hanya milik sepak bola. Juga ada sepak takraw yang pemainnya harus lihai dalam mengolah bola dengan kaki. Olahraga ini tak hanya dimainkan oleh atlet pria, tapi juga kerap dimainkan atlet wanita. Bahkan, untuk servis dengan tekong, tidak ada masalah bagi atlet sepak takraw putri.

Siang itu, Siti Aminatus, atlet sepak takraw dari SMAN 4 Jember, tengah serius juggling bola. Bukan bola sepak pada umumnya, tapi bola takraw yang ukurannya lebih mini dan terbuat dari rotan. Dia terlihat cukup mahir. Namun, untuk kemampuan tekong dia belum menguasai. Dalam dunia sepak takraw, tekong adalah pemain yang berdiri di posisi belakang dan berperan sebagai penyepak bola pertama untuk memulai permainan. “Gak bisa kalau tekong,” ucapnya.

Dia pun lantas memanggil rekannya yang berposisi tekong bernama Alfiatin. “Mbak, coba main tekong,” pinta Aminatus kepada sejawatnya itu. Bola pun mulai dilempar oleh Aminatus dan langsung ditendang menukik ke bawah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Alfiatin hampir setiap sore bermain sepak takraw di desanya, Desa Sempolan, Kecamatan Silo. Pelajar SMA Pakusari itu mengaku, bermain sepak takraw di desanya adalah permainan yang paling populer.

Untuk bisa menendang tekong, Alfiatin harus bekerja ekstra. Tidak hanya berlatih di lapangan, tapi juga di rumah. Caranya, bola diikat dan digantung. Bola yang digantung tersebut yang menjadi santapan Alfiatin setiap hari untuk bisa menendang tekong.

Tekong mempunyai peran yang sangat penting dalam permainan olahraga sepak takraw, yaitu sebagai penendang atau pelaku bola servis. “Sebenarnya kalau servis dengan tendang biasa, ya, tidak masalah. Tapi, servis seperti itu memberikan bola nyaman ke lawan. Kalau bisa sekali servis dengan tekong, itu dapat poin,” ucap Fauzan, Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jember.

- Advertisement -

SILO, RADARJEMBER.ID – BERMAIN bola dengan mengandalkan kaki tidak hanya milik sepak bola. Juga ada sepak takraw yang pemainnya harus lihai dalam mengolah bola dengan kaki. Olahraga ini tak hanya dimainkan oleh atlet pria, tapi juga kerap dimainkan atlet wanita. Bahkan, untuk servis dengan tekong, tidak ada masalah bagi atlet sepak takraw putri.

Siang itu, Siti Aminatus, atlet sepak takraw dari SMAN 4 Jember, tengah serius juggling bola. Bukan bola sepak pada umumnya, tapi bola takraw yang ukurannya lebih mini dan terbuat dari rotan. Dia terlihat cukup mahir. Namun, untuk kemampuan tekong dia belum menguasai. Dalam dunia sepak takraw, tekong adalah pemain yang berdiri di posisi belakang dan berperan sebagai penyepak bola pertama untuk memulai permainan. “Gak bisa kalau tekong,” ucapnya.

Dia pun lantas memanggil rekannya yang berposisi tekong bernama Alfiatin. “Mbak, coba main tekong,” pinta Aminatus kepada sejawatnya itu. Bola pun mulai dilempar oleh Aminatus dan langsung ditendang menukik ke bawah.

Alfiatin hampir setiap sore bermain sepak takraw di desanya, Desa Sempolan, Kecamatan Silo. Pelajar SMA Pakusari itu mengaku, bermain sepak takraw di desanya adalah permainan yang paling populer.

Untuk bisa menendang tekong, Alfiatin harus bekerja ekstra. Tidak hanya berlatih di lapangan, tapi juga di rumah. Caranya, bola diikat dan digantung. Bola yang digantung tersebut yang menjadi santapan Alfiatin setiap hari untuk bisa menendang tekong.

Tekong mempunyai peran yang sangat penting dalam permainan olahraga sepak takraw, yaitu sebagai penendang atau pelaku bola servis. “Sebenarnya kalau servis dengan tendang biasa, ya, tidak masalah. Tapi, servis seperti itu memberikan bola nyaman ke lawan. Kalau bisa sekali servis dengan tekong, itu dapat poin,” ucap Fauzan, Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jember.

SILO, RADARJEMBER.ID – BERMAIN bola dengan mengandalkan kaki tidak hanya milik sepak bola. Juga ada sepak takraw yang pemainnya harus lihai dalam mengolah bola dengan kaki. Olahraga ini tak hanya dimainkan oleh atlet pria, tapi juga kerap dimainkan atlet wanita. Bahkan, untuk servis dengan tekong, tidak ada masalah bagi atlet sepak takraw putri.

Siang itu, Siti Aminatus, atlet sepak takraw dari SMAN 4 Jember, tengah serius juggling bola. Bukan bola sepak pada umumnya, tapi bola takraw yang ukurannya lebih mini dan terbuat dari rotan. Dia terlihat cukup mahir. Namun, untuk kemampuan tekong dia belum menguasai. Dalam dunia sepak takraw, tekong adalah pemain yang berdiri di posisi belakang dan berperan sebagai penyepak bola pertama untuk memulai permainan. “Gak bisa kalau tekong,” ucapnya.

Dia pun lantas memanggil rekannya yang berposisi tekong bernama Alfiatin. “Mbak, coba main tekong,” pinta Aminatus kepada sejawatnya itu. Bola pun mulai dilempar oleh Aminatus dan langsung ditendang menukik ke bawah.

Alfiatin hampir setiap sore bermain sepak takraw di desanya, Desa Sempolan, Kecamatan Silo. Pelajar SMA Pakusari itu mengaku, bermain sepak takraw di desanya adalah permainan yang paling populer.

Untuk bisa menendang tekong, Alfiatin harus bekerja ekstra. Tidak hanya berlatih di lapangan, tapi juga di rumah. Caranya, bola diikat dan digantung. Bola yang digantung tersebut yang menjadi santapan Alfiatin setiap hari untuk bisa menendang tekong.

Tekong mempunyai peran yang sangat penting dalam permainan olahraga sepak takraw, yaitu sebagai penendang atau pelaku bola servis. “Sebenarnya kalau servis dengan tendang biasa, ya, tidak masalah. Tapi, servis seperti itu memberikan bola nyaman ke lawan. Kalau bisa sekali servis dengan tekong, itu dapat poin,” ucap Fauzan, Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca