alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Aksi Sepak Bola Perempuan di Jember Unggul 3-0

Mobile_AP_Rectangle 1

KREONGAN, RADARJEMBER.ID – Sepak bola tidak hanya menjadi olahraga kaum adam. Perempuan juga bisa mengolah si kulit bundar. Bahkan, Jember Women League (JWL) hasil penjaringan kompetisi Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember mampu menggunduli tim sepak bola putri Porprov Bondowoso, 3-0.

Dalam pertandingan uji coba yang digelar di Stadion Notohadinegoro, kemarin (24/9), para pesepak bola perempuan itu bermain sesuai skema formasi. Mereka tidak bergerombol. Pesepak bola putri larinya juga tidak selalu mengikuti arah bola itu menggelinding. Permainan mereka sama dengan sepak bola yang dilakukan pada umumnya.

Anggota Exco Askab PSSI Jember yang membidangi sepak bola wanita, Silva Dwi Lestari, mengatakan, sepak bola putri tidak seperti bayangan orang selama ini yang bermain cenderung bergerombol. “Mereka sudah tahu bagaimana sistem permainan sepak bola dan formasi. Tidak hanya ada bola, berlari dan menendang,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebab, kata dia, di Jember mulai muncul klub-klub yang juga membina sepak bola putri. “Bahkan juga timnas sepak bola putri itu dari Jember,” tuturnya. Karenanya, di Jember mencoba menggelar kompetisi bernama sepak bola perempuan yang telah diikuti tujuh klub. “Jadi JWL ini kumpulan tim sepak bola putri dari yang ikut kompetisi,” paparnya.

JWL dibentuk, kata dia, karena ingin membumikan dan menggali potensi sepak bola putri di Jember. Selain itu, mempersiapkan sejak dini untuk kompetisi sepak bola putri lainnya, serta kerangka awal untuk tim sepak bola putri Jember pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 mendatang.

- Advertisement -

KREONGAN, RADARJEMBER.ID – Sepak bola tidak hanya menjadi olahraga kaum adam. Perempuan juga bisa mengolah si kulit bundar. Bahkan, Jember Women League (JWL) hasil penjaringan kompetisi Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember mampu menggunduli tim sepak bola putri Porprov Bondowoso, 3-0.

Dalam pertandingan uji coba yang digelar di Stadion Notohadinegoro, kemarin (24/9), para pesepak bola perempuan itu bermain sesuai skema formasi. Mereka tidak bergerombol. Pesepak bola putri larinya juga tidak selalu mengikuti arah bola itu menggelinding. Permainan mereka sama dengan sepak bola yang dilakukan pada umumnya.

Anggota Exco Askab PSSI Jember yang membidangi sepak bola wanita, Silva Dwi Lestari, mengatakan, sepak bola putri tidak seperti bayangan orang selama ini yang bermain cenderung bergerombol. “Mereka sudah tahu bagaimana sistem permainan sepak bola dan formasi. Tidak hanya ada bola, berlari dan menendang,” tuturnya.

Sebab, kata dia, di Jember mulai muncul klub-klub yang juga membina sepak bola putri. “Bahkan juga timnas sepak bola putri itu dari Jember,” tuturnya. Karenanya, di Jember mencoba menggelar kompetisi bernama sepak bola perempuan yang telah diikuti tujuh klub. “Jadi JWL ini kumpulan tim sepak bola putri dari yang ikut kompetisi,” paparnya.

JWL dibentuk, kata dia, karena ingin membumikan dan menggali potensi sepak bola putri di Jember. Selain itu, mempersiapkan sejak dini untuk kompetisi sepak bola putri lainnya, serta kerangka awal untuk tim sepak bola putri Jember pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 mendatang.

KREONGAN, RADARJEMBER.ID – Sepak bola tidak hanya menjadi olahraga kaum adam. Perempuan juga bisa mengolah si kulit bundar. Bahkan, Jember Women League (JWL) hasil penjaringan kompetisi Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember mampu menggunduli tim sepak bola putri Porprov Bondowoso, 3-0.

Dalam pertandingan uji coba yang digelar di Stadion Notohadinegoro, kemarin (24/9), para pesepak bola perempuan itu bermain sesuai skema formasi. Mereka tidak bergerombol. Pesepak bola putri larinya juga tidak selalu mengikuti arah bola itu menggelinding. Permainan mereka sama dengan sepak bola yang dilakukan pada umumnya.

Anggota Exco Askab PSSI Jember yang membidangi sepak bola wanita, Silva Dwi Lestari, mengatakan, sepak bola putri tidak seperti bayangan orang selama ini yang bermain cenderung bergerombol. “Mereka sudah tahu bagaimana sistem permainan sepak bola dan formasi. Tidak hanya ada bola, berlari dan menendang,” tuturnya.

Sebab, kata dia, di Jember mulai muncul klub-klub yang juga membina sepak bola putri. “Bahkan juga timnas sepak bola putri itu dari Jember,” tuturnya. Karenanya, di Jember mencoba menggelar kompetisi bernama sepak bola perempuan yang telah diikuti tujuh klub. “Jadi JWL ini kumpulan tim sepak bola putri dari yang ikut kompetisi,” paparnya.

JWL dibentuk, kata dia, karena ingin membumikan dan menggali potensi sepak bola putri di Jember. Selain itu, mempersiapkan sejak dini untuk kompetisi sepak bola putri lainnya, serta kerangka awal untuk tim sepak bola putri Jember pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 mendatang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/