alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Perpenca Jember Bentuk Tim Bola Amputasi

Kendalanya Harus Sabar Beri Motivasi untuk Latihan Rutin

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keterbatasan fisik tak menyurutkan semangat pesepak bola difabel. Meskipun dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, semangat berolahraga tetap bergeliat.

Buktinya, para pemain sepak bola disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Sepak Bola Amputasi Djember (Persaid) mulai menggelar latihan intensif.

Skuad Persaid memulai latihan rutin. Sebab, mereka sedang persiapan akan mengikuti sebuah kompetisi sepak bola amputasi level nasional tahun depan. Persatuan Penyandang Cacat (Perpenca) Jember membentuk tim sepak bola yang beranggotakan atlet disabilitas amputasi kaki. Persaid sendiri menjadi klub bola amputasi Jember yang berada di bawah naungan federasi Indonesian Amputee Football (INAF). Skuad Persaid, hari Minggu (23/8) lalu sudah mengadakan latihan perdana di Lapangan Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rencananya, Persaid bakal menggelar dua kali latihan selama sepekan. Yakni setiap hari Rabu dan Minggu. Latihan perdana kemarin dihadiri 18 atlet dengan ditangani dua pelatih, Saiful dan Rixi.

Zainuri Rofi’I, Ketua Perpenca Jember, mengaku, pihaknya mendapat undangan dari INAF di Jakarta. Guna berpartisipasi dalam kompetisi sepak bola amputee tingkat nasional tahun 2021 mendatang.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keterbatasan fisik tak menyurutkan semangat pesepak bola difabel. Meskipun dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, semangat berolahraga tetap bergeliat.

Buktinya, para pemain sepak bola disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Sepak Bola Amputasi Djember (Persaid) mulai menggelar latihan intensif.

Skuad Persaid memulai latihan rutin. Sebab, mereka sedang persiapan akan mengikuti sebuah kompetisi sepak bola amputasi level nasional tahun depan. Persatuan Penyandang Cacat (Perpenca) Jember membentuk tim sepak bola yang beranggotakan atlet disabilitas amputasi kaki. Persaid sendiri menjadi klub bola amputasi Jember yang berada di bawah naungan federasi Indonesian Amputee Football (INAF). Skuad Persaid, hari Minggu (23/8) lalu sudah mengadakan latihan perdana di Lapangan Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi.

Rencananya, Persaid bakal menggelar dua kali latihan selama sepekan. Yakni setiap hari Rabu dan Minggu. Latihan perdana kemarin dihadiri 18 atlet dengan ditangani dua pelatih, Saiful dan Rixi.

Zainuri Rofi’I, Ketua Perpenca Jember, mengaku, pihaknya mendapat undangan dari INAF di Jakarta. Guna berpartisipasi dalam kompetisi sepak bola amputee tingkat nasional tahun 2021 mendatang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keterbatasan fisik tak menyurutkan semangat pesepak bola difabel. Meskipun dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, semangat berolahraga tetap bergeliat.

Buktinya, para pemain sepak bola disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Sepak Bola Amputasi Djember (Persaid) mulai menggelar latihan intensif.

Skuad Persaid memulai latihan rutin. Sebab, mereka sedang persiapan akan mengikuti sebuah kompetisi sepak bola amputasi level nasional tahun depan. Persatuan Penyandang Cacat (Perpenca) Jember membentuk tim sepak bola yang beranggotakan atlet disabilitas amputasi kaki. Persaid sendiri menjadi klub bola amputasi Jember yang berada di bawah naungan federasi Indonesian Amputee Football (INAF). Skuad Persaid, hari Minggu (23/8) lalu sudah mengadakan latihan perdana di Lapangan Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi.

Rencananya, Persaid bakal menggelar dua kali latihan selama sepekan. Yakni setiap hari Rabu dan Minggu. Latihan perdana kemarin dihadiri 18 atlet dengan ditangani dua pelatih, Saiful dan Rixi.

Zainuri Rofi’I, Ketua Perpenca Jember, mengaku, pihaknya mendapat undangan dari INAF di Jakarta. Guna berpartisipasi dalam kompetisi sepak bola amputee tingkat nasional tahun 2021 mendatang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/