alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Karena Insiden Vandalisme, Persid Sudah Bayar Denda Total Puluhan Juta

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, Radar Jember – Manajemen Persid sedikit bernapas lega untuk mengarungi kompetisi Liga 3 tahun ini. Sebab, klub yang berjuluk Macan Raung itu tak dibayangi denda lagi. Manajemen sudah membayar denda yang dijatuhkan PSSI pada musim 2019 dan 2021. Persid didenda Rp 7 juta pada 2019 dan Rp 57 juta pada 2021.

BACA JUGA : Sawah Petani Mumbulsari Diserang Hama Wereng, Terancam Gagal Panen

“Saya berharap tidak ada lagi yang bikin rusuh, karena yang rugi adalah Persid sendiri. Kalau kami dilarang main di Liga 3 kan kasihan,” kata Rezky Pratama, manajer tim dan Ketua Harian Yayasan Wis Wayahe Jember Bangkit yang menaungi Persid.

Mobile_AP_Rectangle 2

Persid sebenarnya sempat terancam tak bermain karena masih menanggung tunggakan denda. Namun, Rezky meminta dispensasi perpanjangan waktu pembayaran denda, dengan alasan masa pandemi. “Kami kesulitan finansial karena pandemi,” imbuhnya.

- Advertisement -

PATRANG, Radar Jember – Manajemen Persid sedikit bernapas lega untuk mengarungi kompetisi Liga 3 tahun ini. Sebab, klub yang berjuluk Macan Raung itu tak dibayangi denda lagi. Manajemen sudah membayar denda yang dijatuhkan PSSI pada musim 2019 dan 2021. Persid didenda Rp 7 juta pada 2019 dan Rp 57 juta pada 2021.

BACA JUGA : Sawah Petani Mumbulsari Diserang Hama Wereng, Terancam Gagal Panen

“Saya berharap tidak ada lagi yang bikin rusuh, karena yang rugi adalah Persid sendiri. Kalau kami dilarang main di Liga 3 kan kasihan,” kata Rezky Pratama, manajer tim dan Ketua Harian Yayasan Wis Wayahe Jember Bangkit yang menaungi Persid.

Persid sebenarnya sempat terancam tak bermain karena masih menanggung tunggakan denda. Namun, Rezky meminta dispensasi perpanjangan waktu pembayaran denda, dengan alasan masa pandemi. “Kami kesulitan finansial karena pandemi,” imbuhnya.

PATRANG, Radar Jember – Manajemen Persid sedikit bernapas lega untuk mengarungi kompetisi Liga 3 tahun ini. Sebab, klub yang berjuluk Macan Raung itu tak dibayangi denda lagi. Manajemen sudah membayar denda yang dijatuhkan PSSI pada musim 2019 dan 2021. Persid didenda Rp 7 juta pada 2019 dan Rp 57 juta pada 2021.

BACA JUGA : Sawah Petani Mumbulsari Diserang Hama Wereng, Terancam Gagal Panen

“Saya berharap tidak ada lagi yang bikin rusuh, karena yang rugi adalah Persid sendiri. Kalau kami dilarang main di Liga 3 kan kasihan,” kata Rezky Pratama, manajer tim dan Ketua Harian Yayasan Wis Wayahe Jember Bangkit yang menaungi Persid.

Persid sebenarnya sempat terancam tak bermain karena masih menanggung tunggakan denda. Namun, Rezky meminta dispensasi perpanjangan waktu pembayaran denda, dengan alasan masa pandemi. “Kami kesulitan finansial karena pandemi,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/