alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Tim Sepak Bola Porprov Jember Disiplinkan Setiap Lini

Tak Boleh Ada Kesalahan Kecil

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tim sepak bola Jember yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim kembali genjot latihan di Stadion Notohadinegoro, kemarin (24/3). Bahkan, kesebelasan yang dilatih M Rofik tersebut mulai mengatur hal kecil agar tidak mengulangi hal buruk seperti Porprov 2019 lalu.

Baca Juga : Sambut Porprov Jatim, Pemkab Jember Rencanakan Angkot Dipercantik

Rofiq merupakan pelatih tim sepak bola Jember pada Porprov 2019 lalu.  Saat itu tim sepak bola Jember gagal lolos ke 16 besar. Bukan karena kalah atau bagaimana. Justru tumbang akibat dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI Jatim. Padahal Jember sudah menjadi juara Grup B dan berhak lolos ke babak selanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sanksi yang menjatuhkan pengurangan tiga poin serta pembatalan kemenangan membuat tim Jember gagal lolos dan mengubur mimpi berlanjut ke laga selanjutnya. Sanksi yang diberikan karena terjadi kesalahan nomor punggung pemain saat dimasukkan ke lapangan.

Pengalaman pahit pada 2019 menjadi pelajaran bagi Rofiq. “Jangan terlena, tidak boleh mengentengkan hal-hal kecil. Kami belajar dari sebelumnya. Kini persiapan tidak hanya pematangan komposisi pemain, tapi juga seluruhnya,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tim sepak bola Jember yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim kembali genjot latihan di Stadion Notohadinegoro, kemarin (24/3). Bahkan, kesebelasan yang dilatih M Rofik tersebut mulai mengatur hal kecil agar tidak mengulangi hal buruk seperti Porprov 2019 lalu.

Baca Juga : Sambut Porprov Jatim, Pemkab Jember Rencanakan Angkot Dipercantik

Rofiq merupakan pelatih tim sepak bola Jember pada Porprov 2019 lalu.  Saat itu tim sepak bola Jember gagal lolos ke 16 besar. Bukan karena kalah atau bagaimana. Justru tumbang akibat dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI Jatim. Padahal Jember sudah menjadi juara Grup B dan berhak lolos ke babak selanjutnya.

Sanksi yang menjatuhkan pengurangan tiga poin serta pembatalan kemenangan membuat tim Jember gagal lolos dan mengubur mimpi berlanjut ke laga selanjutnya. Sanksi yang diberikan karena terjadi kesalahan nomor punggung pemain saat dimasukkan ke lapangan.

Pengalaman pahit pada 2019 menjadi pelajaran bagi Rofiq. “Jangan terlena, tidak boleh mengentengkan hal-hal kecil. Kami belajar dari sebelumnya. Kini persiapan tidak hanya pematangan komposisi pemain, tapi juga seluruhnya,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tim sepak bola Jember yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim kembali genjot latihan di Stadion Notohadinegoro, kemarin (24/3). Bahkan, kesebelasan yang dilatih M Rofik tersebut mulai mengatur hal kecil agar tidak mengulangi hal buruk seperti Porprov 2019 lalu.

Baca Juga : Sambut Porprov Jatim, Pemkab Jember Rencanakan Angkot Dipercantik

Rofiq merupakan pelatih tim sepak bola Jember pada Porprov 2019 lalu.  Saat itu tim sepak bola Jember gagal lolos ke 16 besar. Bukan karena kalah atau bagaimana. Justru tumbang akibat dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI Jatim. Padahal Jember sudah menjadi juara Grup B dan berhak lolos ke babak selanjutnya.

Sanksi yang menjatuhkan pengurangan tiga poin serta pembatalan kemenangan membuat tim Jember gagal lolos dan mengubur mimpi berlanjut ke laga selanjutnya. Sanksi yang diberikan karena terjadi kesalahan nomor punggung pemain saat dimasukkan ke lapangan.

Pengalaman pahit pada 2019 menjadi pelajaran bagi Rofiq. “Jangan terlena, tidak boleh mengentengkan hal-hal kecil. Kami belajar dari sebelumnya. Kini persiapan tidak hanya pematangan komposisi pemain, tapi juga seluruhnya,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/