alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Sulit Cari Kyorugi Kelas Berat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi korona tidak membuat antusiasme atlet taekwondo terhenti. Mereka masih berlatih, bahkan juga membentuk seleksi tim Puslatkab Taekwondo. Sayangnya, dari keseluruhan kelas pertandingan, pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Jember masih kesulitan mencari atlet kyorugi kelas berat.

Ketua Pengkab TI Jember Rahmat mengatakan, sejak new normal para atletnya mulai kembali berlatih. Namun, beberapa agenda latihan di dojang atau tempat latihan yang berada di area publik ditiadakan dan pindah lokasi. “Pada awal pandemi memang tidak ada latihan. Namun, kini semua mencoba beralih dengan kenormalan baru,” ucapnya.

Pria 45 tahun ini menambahkan, dalam latihan di era kenormalan baru tersebut, pihaknya juga menghindari kontak fisik antartaekwondoin. Jadi, porsi latihannya adalah fisik dan teknik saja. Karenanya, tidak ada latihan bertarung atau sparring. Rahmat mengakui, banyak fisik pemain yang menurun sejak korona. “Bahkan, ada yang mengalami penambahan berat badan,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Walau kondisi masih belum normal seutuhnya, Rahmat juga tidak ingin persiapan menuju Porprov itu kendur. Apalagi, kata dia, Jember akan jadi tuan rumah bersama di ajang olahraga terbesar se-Jawa Timur tersebut. “Walau Porprov Jatim diundur menjadi 2022, kami ingin meraih hasil maksimal,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi korona tidak membuat antusiasme atlet taekwondo terhenti. Mereka masih berlatih, bahkan juga membentuk seleksi tim Puslatkab Taekwondo. Sayangnya, dari keseluruhan kelas pertandingan, pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Jember masih kesulitan mencari atlet kyorugi kelas berat.

Ketua Pengkab TI Jember Rahmat mengatakan, sejak new normal para atletnya mulai kembali berlatih. Namun, beberapa agenda latihan di dojang atau tempat latihan yang berada di area publik ditiadakan dan pindah lokasi. “Pada awal pandemi memang tidak ada latihan. Namun, kini semua mencoba beralih dengan kenormalan baru,” ucapnya.

Pria 45 tahun ini menambahkan, dalam latihan di era kenormalan baru tersebut, pihaknya juga menghindari kontak fisik antartaekwondoin. Jadi, porsi latihannya adalah fisik dan teknik saja. Karenanya, tidak ada latihan bertarung atau sparring. Rahmat mengakui, banyak fisik pemain yang menurun sejak korona. “Bahkan, ada yang mengalami penambahan berat badan,” ungkapnya.

Walau kondisi masih belum normal seutuhnya, Rahmat juga tidak ingin persiapan menuju Porprov itu kendur. Apalagi, kata dia, Jember akan jadi tuan rumah bersama di ajang olahraga terbesar se-Jawa Timur tersebut. “Walau Porprov Jatim diundur menjadi 2022, kami ingin meraih hasil maksimal,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi korona tidak membuat antusiasme atlet taekwondo terhenti. Mereka masih berlatih, bahkan juga membentuk seleksi tim Puslatkab Taekwondo. Sayangnya, dari keseluruhan kelas pertandingan, pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Jember masih kesulitan mencari atlet kyorugi kelas berat.

Ketua Pengkab TI Jember Rahmat mengatakan, sejak new normal para atletnya mulai kembali berlatih. Namun, beberapa agenda latihan di dojang atau tempat latihan yang berada di area publik ditiadakan dan pindah lokasi. “Pada awal pandemi memang tidak ada latihan. Namun, kini semua mencoba beralih dengan kenormalan baru,” ucapnya.

Pria 45 tahun ini menambahkan, dalam latihan di era kenormalan baru tersebut, pihaknya juga menghindari kontak fisik antartaekwondoin. Jadi, porsi latihannya adalah fisik dan teknik saja. Karenanya, tidak ada latihan bertarung atau sparring. Rahmat mengakui, banyak fisik pemain yang menurun sejak korona. “Bahkan, ada yang mengalami penambahan berat badan,” ungkapnya.

Walau kondisi masih belum normal seutuhnya, Rahmat juga tidak ingin persiapan menuju Porprov itu kendur. Apalagi, kata dia, Jember akan jadi tuan rumah bersama di ajang olahraga terbesar se-Jawa Timur tersebut. “Walau Porprov Jatim diundur menjadi 2022, kami ingin meraih hasil maksimal,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/