alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Ketua KONI Jember Sentil Dualisme, Jangan Hambat Prestasi Atlet

Mobile_AP_Rectangle 1

TEGAL BESAR, Radar Jember – Dualisme kepengurusan dalam suatu organisasi masih kerap terjadi di Indonesia. Namun, hal itu tidak bisa dibiarkan terjadi pada cabang olahraga (cabor). Pasalnya, hal itu dinilai akan berpengaruh terhadap prestasi para atlet. Saat ini seharusnya insan olahraga di Jember bersatu, karena Juni nanti berkompetisi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim.

BACA JUGA : Sassy, Kolaborasikan Dua Generasi dalam Eksplorasi Musik Elektronik

Di Jember pun masih terjadi antara dualisme kepengurusan, sehingga akan berdampak pada atlet. Seperti yang diutarakan Ketua KONI Jember Sutikno dalam acara halalbihalal dengan mengumpulkan semua cabor, Minggu (22/5), di Hotel Luminor.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pada sambutannya, Sutikno secara terang-terangan mengaku jika dirinya masih perlu banyak belajar. Karenanya, diharapkan semua pihak yang bersangkutan bersedia memberikan masukan serta kritikan. “Kami butuh kritikan sekaligus solusi, khususnya para awak media, kami butuh bantuannya,” ujarnya.

Ketua KONI Jember tersebut juga sempat menyentil cabor yang masih mengalami dualisme. “Saya tidak perlu menyebutkan nama cabornya, akan tetapi harus segera diselesaikan,” katanya.

- Advertisement -

TEGAL BESAR, Radar Jember – Dualisme kepengurusan dalam suatu organisasi masih kerap terjadi di Indonesia. Namun, hal itu tidak bisa dibiarkan terjadi pada cabang olahraga (cabor). Pasalnya, hal itu dinilai akan berpengaruh terhadap prestasi para atlet. Saat ini seharusnya insan olahraga di Jember bersatu, karena Juni nanti berkompetisi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim.

BACA JUGA : Sassy, Kolaborasikan Dua Generasi dalam Eksplorasi Musik Elektronik

Di Jember pun masih terjadi antara dualisme kepengurusan, sehingga akan berdampak pada atlet. Seperti yang diutarakan Ketua KONI Jember Sutikno dalam acara halalbihalal dengan mengumpulkan semua cabor, Minggu (22/5), di Hotel Luminor.

Pada sambutannya, Sutikno secara terang-terangan mengaku jika dirinya masih perlu banyak belajar. Karenanya, diharapkan semua pihak yang bersangkutan bersedia memberikan masukan serta kritikan. “Kami butuh kritikan sekaligus solusi, khususnya para awak media, kami butuh bantuannya,” ujarnya.

Ketua KONI Jember tersebut juga sempat menyentil cabor yang masih mengalami dualisme. “Saya tidak perlu menyebutkan nama cabornya, akan tetapi harus segera diselesaikan,” katanya.

TEGAL BESAR, Radar Jember – Dualisme kepengurusan dalam suatu organisasi masih kerap terjadi di Indonesia. Namun, hal itu tidak bisa dibiarkan terjadi pada cabang olahraga (cabor). Pasalnya, hal itu dinilai akan berpengaruh terhadap prestasi para atlet. Saat ini seharusnya insan olahraga di Jember bersatu, karena Juni nanti berkompetisi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim.

BACA JUGA : Sassy, Kolaborasikan Dua Generasi dalam Eksplorasi Musik Elektronik

Di Jember pun masih terjadi antara dualisme kepengurusan, sehingga akan berdampak pada atlet. Seperti yang diutarakan Ketua KONI Jember Sutikno dalam acara halalbihalal dengan mengumpulkan semua cabor, Minggu (22/5), di Hotel Luminor.

Pada sambutannya, Sutikno secara terang-terangan mengaku jika dirinya masih perlu banyak belajar. Karenanya, diharapkan semua pihak yang bersangkutan bersedia memberikan masukan serta kritikan. “Kami butuh kritikan sekaligus solusi, khususnya para awak media, kami butuh bantuannya,” ujarnya.

Ketua KONI Jember tersebut juga sempat menyentil cabor yang masih mengalami dualisme. “Saya tidak perlu menyebutkan nama cabornya, akan tetapi harus segera diselesaikan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/