alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Belum Koordinasi dengan Pemkab

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahun ini, Jember tengah mempersiapkan venue untuk ajang Porprov 2022. Setidaknya terdapat 19 venue yang rencananya digunakan untuk pertandingan. Hanya, sejauh ini rencana perbaikan tersebut belum jelas meski anggarannya sudah digedok. Bagaimana langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyongsong hajatan olahraga bergengsi tingkat Jawa Timur tersebut?

Humas KONI Jember Aris Bawono mengungkapkan, hasil survei dari KONI Jatim tempo lalu, awalnya terdapat 14 cabang olahraga (cabor) yang bakal bertanding di Jember. Kemudian, mendapat tambahan lima cabor yang akan berkompetisi di Kota Suwar-Suwir ini, sehingga menjadi 19 cabor. “Totalnya ada 19 cabor,” katanya, saat dihubungi, kemarin (23/5).

Aris menjelaskan, venue yang digunakan dalam pertandingan itu adalah Stadion Notohadinegoro untuk cabor atletik dan sepak bola. GOR PKPSO Kaliwates untuk pertandingan voli. Wushu dan tarung derajat di Gedung Serba Guna, dan basket di GOR Garuda. Selain itu, cabor renang menempati kolam renang Kebon Agung. Sedangkan GOR Argopuro sebagai venue cabor bulu tangkis, dan kick boxing di Yonif Raider 509 Kostrad.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, cabor lainnya adalah balap sepeda MTB dan road race di Wisata Rembangan, futsal di Lapangan Zack Futsal, senam di GOR Juang Polije, drum band di Unej, aeromodelling di Lapangan Udara Jember, bola tangan di Lapangan Olahraga Brigif 9, dansa di Gedung PTPN XII, dan kempo di GOR SMP Negeri 7. “Namun, dari daftar cabor tersebut, tidak ada yang menyebutkan bakal dipertandingkan di JSG. Padahal, JSG adalah stadion terbesar di Jember,” imbuh Aris.

Besaran dana yang telah ditetapkan untuk perbaikan venue adalah Rp 5 miliar. Terkait hal itu, Aris mengungkapkan, anggaran tersebut sudah dipetakan pemanfaatannya. Namun, dia tidak memerinci seperti apa nantinya. Sebab, hal itu menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemkab Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahun ini, Jember tengah mempersiapkan venue untuk ajang Porprov 2022. Setidaknya terdapat 19 venue yang rencananya digunakan untuk pertandingan. Hanya, sejauh ini rencana perbaikan tersebut belum jelas meski anggarannya sudah digedok. Bagaimana langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyongsong hajatan olahraga bergengsi tingkat Jawa Timur tersebut?

Humas KONI Jember Aris Bawono mengungkapkan, hasil survei dari KONI Jatim tempo lalu, awalnya terdapat 14 cabang olahraga (cabor) yang bakal bertanding di Jember. Kemudian, mendapat tambahan lima cabor yang akan berkompetisi di Kota Suwar-Suwir ini, sehingga menjadi 19 cabor. “Totalnya ada 19 cabor,” katanya, saat dihubungi, kemarin (23/5).

Aris menjelaskan, venue yang digunakan dalam pertandingan itu adalah Stadion Notohadinegoro untuk cabor atletik dan sepak bola. GOR PKPSO Kaliwates untuk pertandingan voli. Wushu dan tarung derajat di Gedung Serba Guna, dan basket di GOR Garuda. Selain itu, cabor renang menempati kolam renang Kebon Agung. Sedangkan GOR Argopuro sebagai venue cabor bulu tangkis, dan kick boxing di Yonif Raider 509 Kostrad.

Sementara, cabor lainnya adalah balap sepeda MTB dan road race di Wisata Rembangan, futsal di Lapangan Zack Futsal, senam di GOR Juang Polije, drum band di Unej, aeromodelling di Lapangan Udara Jember, bola tangan di Lapangan Olahraga Brigif 9, dansa di Gedung PTPN XII, dan kempo di GOR SMP Negeri 7. “Namun, dari daftar cabor tersebut, tidak ada yang menyebutkan bakal dipertandingkan di JSG. Padahal, JSG adalah stadion terbesar di Jember,” imbuh Aris.

Besaran dana yang telah ditetapkan untuk perbaikan venue adalah Rp 5 miliar. Terkait hal itu, Aris mengungkapkan, anggaran tersebut sudah dipetakan pemanfaatannya. Namun, dia tidak memerinci seperti apa nantinya. Sebab, hal itu menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemkab Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tahun ini, Jember tengah mempersiapkan venue untuk ajang Porprov 2022. Setidaknya terdapat 19 venue yang rencananya digunakan untuk pertandingan. Hanya, sejauh ini rencana perbaikan tersebut belum jelas meski anggarannya sudah digedok. Bagaimana langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyongsong hajatan olahraga bergengsi tingkat Jawa Timur tersebut?

Humas KONI Jember Aris Bawono mengungkapkan, hasil survei dari KONI Jatim tempo lalu, awalnya terdapat 14 cabang olahraga (cabor) yang bakal bertanding di Jember. Kemudian, mendapat tambahan lima cabor yang akan berkompetisi di Kota Suwar-Suwir ini, sehingga menjadi 19 cabor. “Totalnya ada 19 cabor,” katanya, saat dihubungi, kemarin (23/5).

Aris menjelaskan, venue yang digunakan dalam pertandingan itu adalah Stadion Notohadinegoro untuk cabor atletik dan sepak bola. GOR PKPSO Kaliwates untuk pertandingan voli. Wushu dan tarung derajat di Gedung Serba Guna, dan basket di GOR Garuda. Selain itu, cabor renang menempati kolam renang Kebon Agung. Sedangkan GOR Argopuro sebagai venue cabor bulu tangkis, dan kick boxing di Yonif Raider 509 Kostrad.

Sementara, cabor lainnya adalah balap sepeda MTB dan road race di Wisata Rembangan, futsal di Lapangan Zack Futsal, senam di GOR Juang Polije, drum band di Unej, aeromodelling di Lapangan Udara Jember, bola tangan di Lapangan Olahraga Brigif 9, dansa di Gedung PTPN XII, dan kempo di GOR SMP Negeri 7. “Namun, dari daftar cabor tersebut, tidak ada yang menyebutkan bakal dipertandingkan di JSG. Padahal, JSG adalah stadion terbesar di Jember,” imbuh Aris.

Besaran dana yang telah ditetapkan untuk perbaikan venue adalah Rp 5 miliar. Terkait hal itu, Aris mengungkapkan, anggaran tersebut sudah dipetakan pemanfaatannya. Namun, dia tidak memerinci seperti apa nantinya. Sebab, hal itu menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemkab Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/