alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Pemain Injak Kain Merah Putih Dipersoalkan Warganet

Mobile_AP_Rectangle 1

MADURA, RADARJEMBER.ID-Manajemen Madura United FC meluruskan polemik gambar pemain yang menginjak kain merah putih. Kontroversi tersebut muncul saat Madura United melakukan promosi peluncuran jersey dan bakal dipakai pada Liga 1 2022-2023.

BACA JUGA: Hasto Sindir Kinerja Gubernur Anies

Pengambilan gambar tersebut berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.“Itu bukan bendera Merah Putih, akan tetapi kain kaus panjang untuk bahan kostum klub ” ucap Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu Zia Ul Haq dalam keterangan tertulis.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat peluncuran kostum klub Madura United FC, manajemen menghadirkan sejumlah pemain. Mereka antara lain Bayu Gatra, Slamet Nurcahyo, Fachrudin Aryanto, Hugo Gomes, dan Beto Goncalves.

Beragam pose pemain ditampilkan pada acara peluncuran itu. Di antaranya, ada yang duduk di kain kostum berwarna merah putih. Ada yang menendang bola di atas kain kostum. Ada pula foto bola.

Manajemen dan ofisial klub selanjutnya mengunggah foto-foto pada acara peluncuran kostum klub tersebut di media sosial Madura United FC.Warganet memprotes foto-foto tersebut. Sebab, mereka menduga pemain menginjak bendera Merah Putih.

- Advertisement -

MADURA, RADARJEMBER.ID-Manajemen Madura United FC meluruskan polemik gambar pemain yang menginjak kain merah putih. Kontroversi tersebut muncul saat Madura United melakukan promosi peluncuran jersey dan bakal dipakai pada Liga 1 2022-2023.

BACA JUGA: Hasto Sindir Kinerja Gubernur Anies

Pengambilan gambar tersebut berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.“Itu bukan bendera Merah Putih, akan tetapi kain kaus panjang untuk bahan kostum klub ” ucap Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu Zia Ul Haq dalam keterangan tertulis.

Saat peluncuran kostum klub Madura United FC, manajemen menghadirkan sejumlah pemain. Mereka antara lain Bayu Gatra, Slamet Nurcahyo, Fachrudin Aryanto, Hugo Gomes, dan Beto Goncalves.

Beragam pose pemain ditampilkan pada acara peluncuran itu. Di antaranya, ada yang duduk di kain kostum berwarna merah putih. Ada yang menendang bola di atas kain kostum. Ada pula foto bola.

Manajemen dan ofisial klub selanjutnya mengunggah foto-foto pada acara peluncuran kostum klub tersebut di media sosial Madura United FC.Warganet memprotes foto-foto tersebut. Sebab, mereka menduga pemain menginjak bendera Merah Putih.

MADURA, RADARJEMBER.ID-Manajemen Madura United FC meluruskan polemik gambar pemain yang menginjak kain merah putih. Kontroversi tersebut muncul saat Madura United melakukan promosi peluncuran jersey dan bakal dipakai pada Liga 1 2022-2023.

BACA JUGA: Hasto Sindir Kinerja Gubernur Anies

Pengambilan gambar tersebut berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.“Itu bukan bendera Merah Putih, akan tetapi kain kaus panjang untuk bahan kostum klub ” ucap Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu Zia Ul Haq dalam keterangan tertulis.

Saat peluncuran kostum klub Madura United FC, manajemen menghadirkan sejumlah pemain. Mereka antara lain Bayu Gatra, Slamet Nurcahyo, Fachrudin Aryanto, Hugo Gomes, dan Beto Goncalves.

Beragam pose pemain ditampilkan pada acara peluncuran itu. Di antaranya, ada yang duduk di kain kostum berwarna merah putih. Ada yang menendang bola di atas kain kostum. Ada pula foto bola.

Manajemen dan ofisial klub selanjutnya mengunggah foto-foto pada acara peluncuran kostum klub tersebut di media sosial Madura United FC.Warganet memprotes foto-foto tersebut. Sebab, mereka menduga pemain menginjak bendera Merah Putih.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/