alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Jaga Kelenturan, Porsi Latihan Tetap Dijalankan

Cara Atlet Jaga Performa saat Puasa

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Semangat atlet dan pelatih masih tetap membara walau di tengah pandemi dan puasa Ramadan. Walau dikatakan minim perhatian, mereka tetap latihan untuk menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 nanti. Seperti yang dilakukan beberapa atlet senam Jember, yang kembali latihan daring.

Ketua Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Jember Sri Mahmuda mengatakan, selama pandemi Covid-19 dirinya memang tidak menjadwalkan latihan tatap muka, tapi secara daring. Namun setelahnya, sekitar akhir Maret atau awal April kemarin, latihan tatap muka langsung di MTsN 2 Jember kembali digelar. Berlanjut hingga saat ini, meski telah memasuki bulan puasa.

Sementara itu, pelatih Persani Jember Anik Kuntariani menambahkan, bila rata-rata cabang olahraga lain tidak latihan tatap muka, maka khawatir teknik dan fisiknya atletnya menurun. Namun, untuk cabor senam tidak sekadar itu saja. Justru yang dikhawatirkan adalah kelenturan atlet yang berkurang. “Yang paling kami jaga itu soal kelenturan atlet,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebab, kata dia, kelenturan tubuh menjadi kunci bagaimana atlet senam itu bisa tampil oke dan melakukan beberapa gerakan. Karena itu, dalam latihan daring tersebut atlet diwajibkan mengirimkan tugas berupa video gerakan senam. “Bahkan, gerakan yang dikirim tidak hanya gerakan mudah, tapi yang sulit juga wajib dilakukan,” imbuhnya.

Karena saat ini masih dalam momen bulan puasa, menu latihan dalam seminggu wajib mengirimkan dua video tugas. Latihan tersebut juga dilakukan sore hari. Karena itu, kata dia, menjadi menu kegiatan untuk mengisi waktu jelang berbuka puasa.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Semangat atlet dan pelatih masih tetap membara walau di tengah pandemi dan puasa Ramadan. Walau dikatakan minim perhatian, mereka tetap latihan untuk menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 nanti. Seperti yang dilakukan beberapa atlet senam Jember, yang kembali latihan daring.

Ketua Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Jember Sri Mahmuda mengatakan, selama pandemi Covid-19 dirinya memang tidak menjadwalkan latihan tatap muka, tapi secara daring. Namun setelahnya, sekitar akhir Maret atau awal April kemarin, latihan tatap muka langsung di MTsN 2 Jember kembali digelar. Berlanjut hingga saat ini, meski telah memasuki bulan puasa.

Sementara itu, pelatih Persani Jember Anik Kuntariani menambahkan, bila rata-rata cabang olahraga lain tidak latihan tatap muka, maka khawatir teknik dan fisiknya atletnya menurun. Namun, untuk cabor senam tidak sekadar itu saja. Justru yang dikhawatirkan adalah kelenturan atlet yang berkurang. “Yang paling kami jaga itu soal kelenturan atlet,” jelasnya.

Sebab, kata dia, kelenturan tubuh menjadi kunci bagaimana atlet senam itu bisa tampil oke dan melakukan beberapa gerakan. Karena itu, dalam latihan daring tersebut atlet diwajibkan mengirimkan tugas berupa video gerakan senam. “Bahkan, gerakan yang dikirim tidak hanya gerakan mudah, tapi yang sulit juga wajib dilakukan,” imbuhnya.

Karena saat ini masih dalam momen bulan puasa, menu latihan dalam seminggu wajib mengirimkan dua video tugas. Latihan tersebut juga dilakukan sore hari. Karena itu, kata dia, menjadi menu kegiatan untuk mengisi waktu jelang berbuka puasa.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Semangat atlet dan pelatih masih tetap membara walau di tengah pandemi dan puasa Ramadan. Walau dikatakan minim perhatian, mereka tetap latihan untuk menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 nanti. Seperti yang dilakukan beberapa atlet senam Jember, yang kembali latihan daring.

Ketua Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Jember Sri Mahmuda mengatakan, selama pandemi Covid-19 dirinya memang tidak menjadwalkan latihan tatap muka, tapi secara daring. Namun setelahnya, sekitar akhir Maret atau awal April kemarin, latihan tatap muka langsung di MTsN 2 Jember kembali digelar. Berlanjut hingga saat ini, meski telah memasuki bulan puasa.

Sementara itu, pelatih Persani Jember Anik Kuntariani menambahkan, bila rata-rata cabang olahraga lain tidak latihan tatap muka, maka khawatir teknik dan fisiknya atletnya menurun. Namun, untuk cabor senam tidak sekadar itu saja. Justru yang dikhawatirkan adalah kelenturan atlet yang berkurang. “Yang paling kami jaga itu soal kelenturan atlet,” jelasnya.

Sebab, kata dia, kelenturan tubuh menjadi kunci bagaimana atlet senam itu bisa tampil oke dan melakukan beberapa gerakan. Karena itu, dalam latihan daring tersebut atlet diwajibkan mengirimkan tugas berupa video gerakan senam. “Bahkan, gerakan yang dikirim tidak hanya gerakan mudah, tapi yang sulit juga wajib dilakukan,” imbuhnya.

Karena saat ini masih dalam momen bulan puasa, menu latihan dalam seminggu wajib mengirimkan dua video tugas. Latihan tersebut juga dilakukan sore hari. Karena itu, kata dia, menjadi menu kegiatan untuk mengisi waktu jelang berbuka puasa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/