alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Persid Jember vs PSIL Lumajang Sore Ini

Bermainlah Lepas, Kemenangan Menantimu

Mobile_AP_Rectangle 1

Rezky menambahkan, secara kondisi fisik, pemain sudah bugar. Begitu juga soal psikis pemain. Persid Jember yang memiliki tim psikologi juga memberikan arahan bagaimana mental pemain kembali bangkit setelah merasakan satu kali kekalahan.

Sementara, PSIL Lumajang sedikit lebih tenang dalam laga terakhir. “Kalau PSIL Lumajang ini sudah otomatis lolos,” kata Agus Solli, Manager PSIL Lumajang. Sebab, kalaupun kalah dengan Persid Jember dan Banyuwangi Putra juga memang, maka PSIL Lumajang finis di urutan ketiga dan kans lolos ke babak 32 juga besar. Sebab, dalam regulasi, selain peringkat satu dan dua dalam fase grup, juga ada empat kesebelasan peraih peringkat tiga terbaik yang bisa melaju ke 32 besar. “Kalau saya lihat grup lainnya, itu posisi ketiga tidak ada yang poinnya tujuh. Rata-rata enam poin dan banyak di bawah itu,” paparnya.

Walau sudah aman lolos ke 32 besar, namun Agus Solli memberikan garansi pertandingan lawan Persid Jember akan tetap menurunkan skuad terbaiknya. “Kami tidak akan mengalah kepada Persid Jember. Kami akan bermain total dan ingin menang,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemain yang diturunkan pun tidak akan jauh berbeda saat kali pertama PSIL Lumajang bermain ketika melawan Banyuwangi Putra dengan kemenangan dramatis 4-3. “Tidak ada pemain yang cedera dan akumulasi kartu. Semuanya fit dan akan menurunkan skuad terbaik. Apalagi, dikabarkan Bupati Lumajang akan hadir menonton,” katanya.

PSIL Lumajang dan Persid Jember sejatinya sudah cukup akrab. Dua pemain Jember, Rofik dan Boby, membela PSIL Lumajang. Bahkan, Asisten Pelatih Persid Jember, yaitu Misnadi, juga begitu akrab dengan persepakbolaan Lumajang. Misnadi juga pernah menjadi pelatih PSIL Lumajang dan Asisten Pelatih Semeru FC. Tidak hanya itu, pelatih PSIL Lumajang Slamet Sampurno pernah bermitra bersama Misnadi. Misnadi jadi pelatih, sedangkan Slamet jadi asisten pelatih saat di PSIL Lumajang.

Reporter : Dwi Siswanto/Radar Jember

Fotografer : Dwi Siswanto/Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih/Radar Jember

- Advertisement -

Rezky menambahkan, secara kondisi fisik, pemain sudah bugar. Begitu juga soal psikis pemain. Persid Jember yang memiliki tim psikologi juga memberikan arahan bagaimana mental pemain kembali bangkit setelah merasakan satu kali kekalahan.

Sementara, PSIL Lumajang sedikit lebih tenang dalam laga terakhir. “Kalau PSIL Lumajang ini sudah otomatis lolos,” kata Agus Solli, Manager PSIL Lumajang. Sebab, kalaupun kalah dengan Persid Jember dan Banyuwangi Putra juga memang, maka PSIL Lumajang finis di urutan ketiga dan kans lolos ke babak 32 juga besar. Sebab, dalam regulasi, selain peringkat satu dan dua dalam fase grup, juga ada empat kesebelasan peraih peringkat tiga terbaik yang bisa melaju ke 32 besar. “Kalau saya lihat grup lainnya, itu posisi ketiga tidak ada yang poinnya tujuh. Rata-rata enam poin dan banyak di bawah itu,” paparnya.

Walau sudah aman lolos ke 32 besar, namun Agus Solli memberikan garansi pertandingan lawan Persid Jember akan tetap menurunkan skuad terbaiknya. “Kami tidak akan mengalah kepada Persid Jember. Kami akan bermain total dan ingin menang,” imbuhnya.

Pemain yang diturunkan pun tidak akan jauh berbeda saat kali pertama PSIL Lumajang bermain ketika melawan Banyuwangi Putra dengan kemenangan dramatis 4-3. “Tidak ada pemain yang cedera dan akumulasi kartu. Semuanya fit dan akan menurunkan skuad terbaik. Apalagi, dikabarkan Bupati Lumajang akan hadir menonton,” katanya.

PSIL Lumajang dan Persid Jember sejatinya sudah cukup akrab. Dua pemain Jember, Rofik dan Boby, membela PSIL Lumajang. Bahkan, Asisten Pelatih Persid Jember, yaitu Misnadi, juga begitu akrab dengan persepakbolaan Lumajang. Misnadi juga pernah menjadi pelatih PSIL Lumajang dan Asisten Pelatih Semeru FC. Tidak hanya itu, pelatih PSIL Lumajang Slamet Sampurno pernah bermitra bersama Misnadi. Misnadi jadi pelatih, sedangkan Slamet jadi asisten pelatih saat di PSIL Lumajang.

Reporter : Dwi Siswanto/Radar Jember

Fotografer : Dwi Siswanto/Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih/Radar Jember

Rezky menambahkan, secara kondisi fisik, pemain sudah bugar. Begitu juga soal psikis pemain. Persid Jember yang memiliki tim psikologi juga memberikan arahan bagaimana mental pemain kembali bangkit setelah merasakan satu kali kekalahan.

Sementara, PSIL Lumajang sedikit lebih tenang dalam laga terakhir. “Kalau PSIL Lumajang ini sudah otomatis lolos,” kata Agus Solli, Manager PSIL Lumajang. Sebab, kalaupun kalah dengan Persid Jember dan Banyuwangi Putra juga memang, maka PSIL Lumajang finis di urutan ketiga dan kans lolos ke babak 32 juga besar. Sebab, dalam regulasi, selain peringkat satu dan dua dalam fase grup, juga ada empat kesebelasan peraih peringkat tiga terbaik yang bisa melaju ke 32 besar. “Kalau saya lihat grup lainnya, itu posisi ketiga tidak ada yang poinnya tujuh. Rata-rata enam poin dan banyak di bawah itu,” paparnya.

Walau sudah aman lolos ke 32 besar, namun Agus Solli memberikan garansi pertandingan lawan Persid Jember akan tetap menurunkan skuad terbaiknya. “Kami tidak akan mengalah kepada Persid Jember. Kami akan bermain total dan ingin menang,” imbuhnya.

Pemain yang diturunkan pun tidak akan jauh berbeda saat kali pertama PSIL Lumajang bermain ketika melawan Banyuwangi Putra dengan kemenangan dramatis 4-3. “Tidak ada pemain yang cedera dan akumulasi kartu. Semuanya fit dan akan menurunkan skuad terbaik. Apalagi, dikabarkan Bupati Lumajang akan hadir menonton,” katanya.

PSIL Lumajang dan Persid Jember sejatinya sudah cukup akrab. Dua pemain Jember, Rofik dan Boby, membela PSIL Lumajang. Bahkan, Asisten Pelatih Persid Jember, yaitu Misnadi, juga begitu akrab dengan persepakbolaan Lumajang. Misnadi juga pernah menjadi pelatih PSIL Lumajang dan Asisten Pelatih Semeru FC. Tidak hanya itu, pelatih PSIL Lumajang Slamet Sampurno pernah bermitra bersama Misnadi. Misnadi jadi pelatih, sedangkan Slamet jadi asisten pelatih saat di PSIL Lumajang.

Reporter : Dwi Siswanto/Radar Jember

Fotografer : Dwi Siswanto/Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih/Radar Jember

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/