alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Persid Terancam Tak Boleh Ikut Kompetisi

Lampu Kuning dari Asprov PSSI Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Konflik internal dualisme pengurus Yayasan Persid Jember (YPJ) tampaknya bakal berbuntut panjang. Hingga saat ini, perseteruan antara pengurus lama dan pengurus baru tak kunjung menemui titik temu.

Dua pekan lalu, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Jember memfasilitasi mediasi kedua belah pihak. Bahkan, perwakilan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur juga turut hadir menjadi fasilitator. Sayangnya, salah satu pihak yang berseteru tak hadir. Pengurus baru diwakili M Sholahudin hadir lengkap dengan berkas dokumen mereka. Sementara Sunardi dari pihak pengurus lama terpaksa absen lantaran bertepatan dengan agenda penting lainnya.

Sejatinya, perwakilan Asprov PSSI Jatim yang hadir dalam mediasi itu, Chalid Abubakar, sudah berusaha menengahi kedua belah pihak. Tetapi, jalan buntu masih membayangi dualisme kepengurusan Persid tahun ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asprov PSSI Jatim Amir Burhanudin mengatakan, persoalan internal tim kesayangan Jember ini hingga kini belum ada titik terang. “Dalam mediasi tidak ada kesepakatan terhadap kedua belah pihak. Kalau keputusan PSSI Jatim ya tetap, agar diselesaikan dahulu persoalan dualisme badan hukumnya melalui hukum negara,” ungkap Amir kepada Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Konflik internal dualisme pengurus Yayasan Persid Jember (YPJ) tampaknya bakal berbuntut panjang. Hingga saat ini, perseteruan antara pengurus lama dan pengurus baru tak kunjung menemui titik temu.

Dua pekan lalu, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Jember memfasilitasi mediasi kedua belah pihak. Bahkan, perwakilan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur juga turut hadir menjadi fasilitator. Sayangnya, salah satu pihak yang berseteru tak hadir. Pengurus baru diwakili M Sholahudin hadir lengkap dengan berkas dokumen mereka. Sementara Sunardi dari pihak pengurus lama terpaksa absen lantaran bertepatan dengan agenda penting lainnya.

Sejatinya, perwakilan Asprov PSSI Jatim yang hadir dalam mediasi itu, Chalid Abubakar, sudah berusaha menengahi kedua belah pihak. Tetapi, jalan buntu masih membayangi dualisme kepengurusan Persid tahun ini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asprov PSSI Jatim Amir Burhanudin mengatakan, persoalan internal tim kesayangan Jember ini hingga kini belum ada titik terang. “Dalam mediasi tidak ada kesepakatan terhadap kedua belah pihak. Kalau keputusan PSSI Jatim ya tetap, agar diselesaikan dahulu persoalan dualisme badan hukumnya melalui hukum negara,” ungkap Amir kepada Jawa Pos Radar Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Konflik internal dualisme pengurus Yayasan Persid Jember (YPJ) tampaknya bakal berbuntut panjang. Hingga saat ini, perseteruan antara pengurus lama dan pengurus baru tak kunjung menemui titik temu.

Dua pekan lalu, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Jember memfasilitasi mediasi kedua belah pihak. Bahkan, perwakilan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur juga turut hadir menjadi fasilitator. Sayangnya, salah satu pihak yang berseteru tak hadir. Pengurus baru diwakili M Sholahudin hadir lengkap dengan berkas dokumen mereka. Sementara Sunardi dari pihak pengurus lama terpaksa absen lantaran bertepatan dengan agenda penting lainnya.

Sejatinya, perwakilan Asprov PSSI Jatim yang hadir dalam mediasi itu, Chalid Abubakar, sudah berusaha menengahi kedua belah pihak. Tetapi, jalan buntu masih membayangi dualisme kepengurusan Persid tahun ini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asprov PSSI Jatim Amir Burhanudin mengatakan, persoalan internal tim kesayangan Jember ini hingga kini belum ada titik terang. “Dalam mediasi tidak ada kesepakatan terhadap kedua belah pihak. Kalau keputusan PSSI Jatim ya tetap, agar diselesaikan dahulu persoalan dualisme badan hukumnya melalui hukum negara,” ungkap Amir kepada Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/