Persid Terancam Tak Boleh Ikut Kompetisi

Lampu Kuning dari Asprov PSSI Jatim

SURAM: Jika permasalahan dualisme pengurus Persid masih belum berakhir hingga laga Liga 3 bergulir, tak menutup kemungkinan Persid bakal disanksi oleh Assprov PSSI Jawa Timur.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Konflik internal dualisme pengurus Yayasan Persid Jember (YPJ) tampaknya bakal berbuntut panjang. Hingga saat ini, perseteruan antara pengurus lama dan pengurus baru tak kunjung menemui titik temu.

Dua pekan lalu, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Jember memfasilitasi mediasi kedua belah pihak. Bahkan, perwakilan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur juga turut hadir menjadi fasilitator. Sayangnya, salah satu pihak yang berseteru tak hadir. Pengurus baru diwakili M Sholahudin hadir lengkap dengan berkas dokumen mereka. Sementara Sunardi dari pihak pengurus lama terpaksa absen lantaran bertepatan dengan agenda penting lainnya.

Sejatinya, perwakilan Asprov PSSI Jatim yang hadir dalam mediasi itu, Chalid Abubakar, sudah berusaha menengahi kedua belah pihak. Tetapi, jalan buntu masih membayangi dualisme kepengurusan Persid tahun ini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asprov PSSI Jatim Amir Burhanudin mengatakan, persoalan internal tim kesayangan Jember ini hingga kini belum ada titik terang. “Dalam mediasi tidak ada kesepakatan terhadap kedua belah pihak. Kalau keputusan PSSI Jatim ya tetap, agar diselesaikan dahulu persoalan dualisme badan hukumnya melalui hukum negara,” ungkap Amir kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pihaknya menegaskan sudah tidak akan membahas problem internal pengurus Persid Jember dalam rapat Exco PSSI Jatim. Sebab, Amir tetap ingin menyerahkan keputusan dualisme pengurus badan hukum Persid ke pihak internal. “Rapat Exco sudah tidak akan membahas itu lagi,” tegasnya.

Assprov PSSI Jatim juga sudah tidak memberikan batas waktu kepada Persid untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tak menutup kemungkinan, dualisme badan hukum Persid tersebut bisa masuk ke jalur hukum pengadilan nantinya.

Lantas, dengan perseteruan yang tak kunjung berakhir, bagaimana dengan keikutsertaan Persid di kompetisi amatir Liga 3 tahun ini? Amir menegaskan, apabila sampai kompetisi nanti akan bergulir dan persoalan dualisme pengurus ini belum selesai, tak menutup kemungkinan Persid akan ditindak oleh PSSI Jatim. “Selama itu (dualisme, Red) belum selesai, Persid tidak bisa ikut kompetisi,” pungkas Amir.

Editor: Lintang Anis Bena Kinanti
Reporter: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Dwi Siswanto