alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Regulasi Atlet Transgender akan Ditinjau FIFA dan Word Athletics

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Regulasi dan pembatasan atlet transgender dalam perlombaan nomor-nomor putri, akan ditinjau badan sepak bola dunia, FIFA, dan otoritas atletik dunia, World Athletics. Juru bicara FIFA mengatakan kepada Reuters, lembaga mereka sedang menjalani proses konsultasi untuk merumuskan kebijakan baru.

BACA JUGA : Satu Jam Cuma Satu Penumpang Imbas Kalah Saing 

“FIFA saat ini meninjau regulasi keikutsertaan berdasarkan gender dan berkonsultasi dengan pemangku kepentingan ahli. Mengingat proses ini masih berlangsung, FIFA tidak akan berkomentar secara rinci proposal perubahan dari aturan yang berlaku,” kata juru bicara tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

FIFA juga menyatakan akan meminta masukan ahli medis, hukum, sains, performa dan hak asasi manusia, serta posisi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). “Apabila FIFA diminta memverifikasi kelayakan seorang pemain sebelum peraturan baru berlaku, kasus semacam itu akan ditangani secara kasus per kasus, sembari menjaga komitmen nyata FIFA dalam menghormati hak asasi manusia,” kata juru bicara mereka.

Sementara itu, Presiden World Athletics Sebastian Coe kepada BBC menyatakan bahwa dewan lembaganya akan membahas wacana regulasi serupa pada akhir tahun ini. Coe juga memuji langkah tegas FINA, meskipun hal itu menjadi sasaran kritik kalangan pegiat hak transgender.

“Kami melihat sebuah federasi olahraga internasional memantapkan kemampuan mereka dalam menciptakan aturan, regulasi, dan kebijakan yang terbaik untuk kepentingan olahraga,” katanya.

“Begitulah seharusnya. Kita harus selalu percaya bahwa aspek biologis di atas gender dan akan terus meninjau regulasi kami sejalan dengan semangat itu. Kami akan mengikuti arahan sains.

“Kami terus melanjutkan studi, penelitian, dan berkontribusi untuk menambah bukti yang sudah banyak bahwa testosteron berperan besar dalam menentukan performa, dan telah menjadwalkan diskusi tentang peraturan kami dengan dewan kami pada akhir tahun,” tambahnya.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Regulasi dan pembatasan atlet transgender dalam perlombaan nomor-nomor putri, akan ditinjau badan sepak bola dunia, FIFA, dan otoritas atletik dunia, World Athletics. Juru bicara FIFA mengatakan kepada Reuters, lembaga mereka sedang menjalani proses konsultasi untuk merumuskan kebijakan baru.

BACA JUGA : Satu Jam Cuma Satu Penumpang Imbas Kalah Saing 

“FIFA saat ini meninjau regulasi keikutsertaan berdasarkan gender dan berkonsultasi dengan pemangku kepentingan ahli. Mengingat proses ini masih berlangsung, FIFA tidak akan berkomentar secara rinci proposal perubahan dari aturan yang berlaku,” kata juru bicara tersebut.

FIFA juga menyatakan akan meminta masukan ahli medis, hukum, sains, performa dan hak asasi manusia, serta posisi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). “Apabila FIFA diminta memverifikasi kelayakan seorang pemain sebelum peraturan baru berlaku, kasus semacam itu akan ditangani secara kasus per kasus, sembari menjaga komitmen nyata FIFA dalam menghormati hak asasi manusia,” kata juru bicara mereka.

Sementara itu, Presiden World Athletics Sebastian Coe kepada BBC menyatakan bahwa dewan lembaganya akan membahas wacana regulasi serupa pada akhir tahun ini. Coe juga memuji langkah tegas FINA, meskipun hal itu menjadi sasaran kritik kalangan pegiat hak transgender.

“Kami melihat sebuah federasi olahraga internasional memantapkan kemampuan mereka dalam menciptakan aturan, regulasi, dan kebijakan yang terbaik untuk kepentingan olahraga,” katanya.

“Begitulah seharusnya. Kita harus selalu percaya bahwa aspek biologis di atas gender dan akan terus meninjau regulasi kami sejalan dengan semangat itu. Kami akan mengikuti arahan sains.

“Kami terus melanjutkan studi, penelitian, dan berkontribusi untuk menambah bukti yang sudah banyak bahwa testosteron berperan besar dalam menentukan performa, dan telah menjadwalkan diskusi tentang peraturan kami dengan dewan kami pada akhir tahun,” tambahnya.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Regulasi dan pembatasan atlet transgender dalam perlombaan nomor-nomor putri, akan ditinjau badan sepak bola dunia, FIFA, dan otoritas atletik dunia, World Athletics. Juru bicara FIFA mengatakan kepada Reuters, lembaga mereka sedang menjalani proses konsultasi untuk merumuskan kebijakan baru.

BACA JUGA : Satu Jam Cuma Satu Penumpang Imbas Kalah Saing 

“FIFA saat ini meninjau regulasi keikutsertaan berdasarkan gender dan berkonsultasi dengan pemangku kepentingan ahli. Mengingat proses ini masih berlangsung, FIFA tidak akan berkomentar secara rinci proposal perubahan dari aturan yang berlaku,” kata juru bicara tersebut.

FIFA juga menyatakan akan meminta masukan ahli medis, hukum, sains, performa dan hak asasi manusia, serta posisi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). “Apabila FIFA diminta memverifikasi kelayakan seorang pemain sebelum peraturan baru berlaku, kasus semacam itu akan ditangani secara kasus per kasus, sembari menjaga komitmen nyata FIFA dalam menghormati hak asasi manusia,” kata juru bicara mereka.

Sementara itu, Presiden World Athletics Sebastian Coe kepada BBC menyatakan bahwa dewan lembaganya akan membahas wacana regulasi serupa pada akhir tahun ini. Coe juga memuji langkah tegas FINA, meskipun hal itu menjadi sasaran kritik kalangan pegiat hak transgender.

“Kami melihat sebuah federasi olahraga internasional memantapkan kemampuan mereka dalam menciptakan aturan, regulasi, dan kebijakan yang terbaik untuk kepentingan olahraga,” katanya.

“Begitulah seharusnya. Kita harus selalu percaya bahwa aspek biologis di atas gender dan akan terus meninjau regulasi kami sejalan dengan semangat itu. Kami akan mengikuti arahan sains.

“Kami terus melanjutkan studi, penelitian, dan berkontribusi untuk menambah bukti yang sudah banyak bahwa testosteron berperan besar dalam menentukan performa, dan telah menjadwalkan diskusi tentang peraturan kami dengan dewan kami pada akhir tahun,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/