alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Baru Direnov, Lapangan Tenis Kaliwates Berlubang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tiga Lapangan Tenis Kaliwates kini sudah bersolek. Proses renovasi yang selesai akhir tahun kemarin juga telah dimanfaatkan atlet tenis yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim untuk berlatih. Sayangnya, belum satu tahun usia renovasi, lapangannya sudah ada persoalan. Mulai muncul lubang hingga retak.

Baca Juga : Sungai Curah Menjangan Meluap, Ratusan Rumah di Lumajang Tergenang Banjir

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, secara kasat mata lubang dan retakan lapangan tenis yang baru direnovasi itu tidak tampak. Lapangan yang berwarna hijau itu tampak bagus dan mulus. Namun, dari kecantikan lapangan tenis tersebut masih ada hal yang mengganjal. Lapangan yang proses renovasinya kurang memuaskan berada di lapangan tiga. Sementara, lapangan satu dan dua tidak ada masalah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ukuran lubangnya memang tidak sebesar bola sepak bola atau bola tenis. Tapi, kecil sekitar lubang jarum hingga kancing kemeja. Jumlahnya cukup banyak dan acak. Menurut Soetriono, Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember, ketika meninjau langsung di lokasi, lubang tersebut tentunya bisa dimasuki air hujan. “Saya tidak tahu ya, ketika pengerjaan lapangan ada berapa lapisan. Minimal lima lapisan. Ini sudah ada pori-pori kecil atau berlubang,” paparnya.

Dia mengaku, lubang tersebut memang tidak berpengaruh besar dalam pertandingan. “Tidak pengaruh dengan pantulan bola tenis, karena ukuran lubangnya lebih kecil daripada bola tenis,” terangnya. Namun, jika lubang itu dibiarkan dan sering hujan, maka usia lapangan pun tidak bertahan lama. Terlebih setelah terkena air, lalu terpapar sinar matahari langsung. “Hanya saja, daya tahan ekonomis lapangan tidak lama. Seyogianya bisa bertahan lima tahun. Ini setahun pun masih tanda tanya,” imbuh dia.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tiga Lapangan Tenis Kaliwates kini sudah bersolek. Proses renovasi yang selesai akhir tahun kemarin juga telah dimanfaatkan atlet tenis yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim untuk berlatih. Sayangnya, belum satu tahun usia renovasi, lapangannya sudah ada persoalan. Mulai muncul lubang hingga retak.

Baca Juga : Sungai Curah Menjangan Meluap, Ratusan Rumah di Lumajang Tergenang Banjir

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, secara kasat mata lubang dan retakan lapangan tenis yang baru direnovasi itu tidak tampak. Lapangan yang berwarna hijau itu tampak bagus dan mulus. Namun, dari kecantikan lapangan tenis tersebut masih ada hal yang mengganjal. Lapangan yang proses renovasinya kurang memuaskan berada di lapangan tiga. Sementara, lapangan satu dan dua tidak ada masalah.

Ukuran lubangnya memang tidak sebesar bola sepak bola atau bola tenis. Tapi, kecil sekitar lubang jarum hingga kancing kemeja. Jumlahnya cukup banyak dan acak. Menurut Soetriono, Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember, ketika meninjau langsung di lokasi, lubang tersebut tentunya bisa dimasuki air hujan. “Saya tidak tahu ya, ketika pengerjaan lapangan ada berapa lapisan. Minimal lima lapisan. Ini sudah ada pori-pori kecil atau berlubang,” paparnya.

Dia mengaku, lubang tersebut memang tidak berpengaruh besar dalam pertandingan. “Tidak pengaruh dengan pantulan bola tenis, karena ukuran lubangnya lebih kecil daripada bola tenis,” terangnya. Namun, jika lubang itu dibiarkan dan sering hujan, maka usia lapangan pun tidak bertahan lama. Terlebih setelah terkena air, lalu terpapar sinar matahari langsung. “Hanya saja, daya tahan ekonomis lapangan tidak lama. Seyogianya bisa bertahan lima tahun. Ini setahun pun masih tanda tanya,” imbuh dia.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tiga Lapangan Tenis Kaliwates kini sudah bersolek. Proses renovasi yang selesai akhir tahun kemarin juga telah dimanfaatkan atlet tenis yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim untuk berlatih. Sayangnya, belum satu tahun usia renovasi, lapangannya sudah ada persoalan. Mulai muncul lubang hingga retak.

Baca Juga : Sungai Curah Menjangan Meluap, Ratusan Rumah di Lumajang Tergenang Banjir

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, secara kasat mata lubang dan retakan lapangan tenis yang baru direnovasi itu tidak tampak. Lapangan yang berwarna hijau itu tampak bagus dan mulus. Namun, dari kecantikan lapangan tenis tersebut masih ada hal yang mengganjal. Lapangan yang proses renovasinya kurang memuaskan berada di lapangan tiga. Sementara, lapangan satu dan dua tidak ada masalah.

Ukuran lubangnya memang tidak sebesar bola sepak bola atau bola tenis. Tapi, kecil sekitar lubang jarum hingga kancing kemeja. Jumlahnya cukup banyak dan acak. Menurut Soetriono, Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember, ketika meninjau langsung di lokasi, lubang tersebut tentunya bisa dimasuki air hujan. “Saya tidak tahu ya, ketika pengerjaan lapangan ada berapa lapisan. Minimal lima lapisan. Ini sudah ada pori-pori kecil atau berlubang,” paparnya.

Dia mengaku, lubang tersebut memang tidak berpengaruh besar dalam pertandingan. “Tidak pengaruh dengan pantulan bola tenis, karena ukuran lubangnya lebih kecil daripada bola tenis,” terangnya. Namun, jika lubang itu dibiarkan dan sering hujan, maka usia lapangan pun tidak bertahan lama. Terlebih setelah terkena air, lalu terpapar sinar matahari langsung. “Hanya saja, daya tahan ekonomis lapangan tidak lama. Seyogianya bisa bertahan lima tahun. Ini setahun pun masih tanda tanya,” imbuh dia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/