alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Berharap Atlet Tak Terimbas Konflik

Tetap Semangat Berlatih untuk Porprov 2022

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Gonjang-ganjing di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember yang belum tuntas diharapkan tidak berdampak pada atlet dalam kesiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 mendatang. Sebab, jamak diketahui, cabang olahraga (cabor) dan atlet punya cara sendiri agar tetap semangat berlatih, meski induk organisasi mereka tengah berpolemik.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember M Yusuf mengaku, dirinya tidak hanya turun gunung untuk menyelesaikan masalah di internal KONI Jember. Namun, dia juga melakukan kunjungan dalam rangka memantau cabor terkait kesiapan atlet di Porprov. Kunjungan ke cabor tersebut untuk memberikan dukungan agar atlet terus latihan. “Jangan sampai belum selesainya persoalan di pimpinan KONI, yang jadi korban adalah atlet,” terangnya.

Yusuf mengatakan, beberapa cabor juga melakukan latihan sendiri dengan biaya mandiri. Walau cabor punya inisiatif baik, tapi menurut Yusuf, hal itu adalah domain Dispora. “TC (training center, Red) itu kan belum. Biaya ada di kami dan itu latihan dari cabor saja istilahnya. Untuk anggaran TC, serupiah saja belum keluar,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebelumnya, dana untuk persiapan Porprov pada awalnya sebesar Rp 1,5 miliar. Namun, besaran anggaran tersebut dinilai kurang, sehingga DPRD Jember melalui Komisi D mengusulkan penambahan menjadi Rp 2,5 miliar. Sehingga, anggaran untuk persiapan Porprov tahun ini adalah sekitar Rp 2,5 miliar.

Sementara itu, Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Prof Soetriono mengatakan, adanya mosi tidak percaya ke KONI Jember hingga keinginan untuk Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) tentu saja ada yang takut atlet terkena dampaknya. Namun, untuk Pelti sendiri punya cara dan persiapan khusus agar atlet atau pelatih tidak terganggu dengan problem di tubuh KONI Jember. “Saya rasa cabor lainnya juga menjaga atletnya agar semangat berlatih,” ucapnya.

Pelti sendiri, jauh-jauh hari telah menyiapkan kerangka tim untuk Porprov 2022. “Kami telah membentuk kerangka tim berjumlah 10 atlet, sekitar dua atau tiga bulan kemarin. Terdiri atas lima putra dan lima putri,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Gonjang-ganjing di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember yang belum tuntas diharapkan tidak berdampak pada atlet dalam kesiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 mendatang. Sebab, jamak diketahui, cabang olahraga (cabor) dan atlet punya cara sendiri agar tetap semangat berlatih, meski induk organisasi mereka tengah berpolemik.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember M Yusuf mengaku, dirinya tidak hanya turun gunung untuk menyelesaikan masalah di internal KONI Jember. Namun, dia juga melakukan kunjungan dalam rangka memantau cabor terkait kesiapan atlet di Porprov. Kunjungan ke cabor tersebut untuk memberikan dukungan agar atlet terus latihan. “Jangan sampai belum selesainya persoalan di pimpinan KONI, yang jadi korban adalah atlet,” terangnya.

Yusuf mengatakan, beberapa cabor juga melakukan latihan sendiri dengan biaya mandiri. Walau cabor punya inisiatif baik, tapi menurut Yusuf, hal itu adalah domain Dispora. “TC (training center, Red) itu kan belum. Biaya ada di kami dan itu latihan dari cabor saja istilahnya. Untuk anggaran TC, serupiah saja belum keluar,” ungkapnya.

Sebelumnya, dana untuk persiapan Porprov pada awalnya sebesar Rp 1,5 miliar. Namun, besaran anggaran tersebut dinilai kurang, sehingga DPRD Jember melalui Komisi D mengusulkan penambahan menjadi Rp 2,5 miliar. Sehingga, anggaran untuk persiapan Porprov tahun ini adalah sekitar Rp 2,5 miliar.

Sementara itu, Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Prof Soetriono mengatakan, adanya mosi tidak percaya ke KONI Jember hingga keinginan untuk Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) tentu saja ada yang takut atlet terkena dampaknya. Namun, untuk Pelti sendiri punya cara dan persiapan khusus agar atlet atau pelatih tidak terganggu dengan problem di tubuh KONI Jember. “Saya rasa cabor lainnya juga menjaga atletnya agar semangat berlatih,” ucapnya.

Pelti sendiri, jauh-jauh hari telah menyiapkan kerangka tim untuk Porprov 2022. “Kami telah membentuk kerangka tim berjumlah 10 atlet, sekitar dua atau tiga bulan kemarin. Terdiri atas lima putra dan lima putri,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Gonjang-ganjing di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember yang belum tuntas diharapkan tidak berdampak pada atlet dalam kesiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 mendatang. Sebab, jamak diketahui, cabang olahraga (cabor) dan atlet punya cara sendiri agar tetap semangat berlatih, meski induk organisasi mereka tengah berpolemik.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember M Yusuf mengaku, dirinya tidak hanya turun gunung untuk menyelesaikan masalah di internal KONI Jember. Namun, dia juga melakukan kunjungan dalam rangka memantau cabor terkait kesiapan atlet di Porprov. Kunjungan ke cabor tersebut untuk memberikan dukungan agar atlet terus latihan. “Jangan sampai belum selesainya persoalan di pimpinan KONI, yang jadi korban adalah atlet,” terangnya.

Yusuf mengatakan, beberapa cabor juga melakukan latihan sendiri dengan biaya mandiri. Walau cabor punya inisiatif baik, tapi menurut Yusuf, hal itu adalah domain Dispora. “TC (training center, Red) itu kan belum. Biaya ada di kami dan itu latihan dari cabor saja istilahnya. Untuk anggaran TC, serupiah saja belum keluar,” ungkapnya.

Sebelumnya, dana untuk persiapan Porprov pada awalnya sebesar Rp 1,5 miliar. Namun, besaran anggaran tersebut dinilai kurang, sehingga DPRD Jember melalui Komisi D mengusulkan penambahan menjadi Rp 2,5 miliar. Sehingga, anggaran untuk persiapan Porprov tahun ini adalah sekitar Rp 2,5 miliar.

Sementara itu, Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Prof Soetriono mengatakan, adanya mosi tidak percaya ke KONI Jember hingga keinginan untuk Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) tentu saja ada yang takut atlet terkena dampaknya. Namun, untuk Pelti sendiri punya cara dan persiapan khusus agar atlet atau pelatih tidak terganggu dengan problem di tubuh KONI Jember. “Saya rasa cabor lainnya juga menjaga atletnya agar semangat berlatih,” ucapnya.

Pelti sendiri, jauh-jauh hari telah menyiapkan kerangka tim untuk Porprov 2022. “Kami telah membentuk kerangka tim berjumlah 10 atlet, sekitar dua atau tiga bulan kemarin. Terdiri atas lima putra dan lima putri,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/