alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Ternyata Bonus Atlet Jember Peraih Medali Porprov Belum Dianggarkan

Dispora Janjikan Masuk Usulan PAPBD 2022

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para atlet di Jember yang sukses mendulang medali emas, perak, dan perunggu dalam Porprov Jatim VII harus lebih bersabar. Pasalnya, reward atau bonus belum terkaver dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Anggaran itu bisa dibilang baru sebatas wacana, karena baru akan diusulkan di Perubahan APBD (PAPBD) 2022.

Tiadanya anggaran untuk menunaikan bonus para atlet terungkap dalam rapat dengar pendapat (RD) di DPRD Jember, kemarin. Saat itu, ada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember dan KONI Jember yang melakukan rapat menindaklanjuti evaluasi penyelenggaraan Porprov.

RDP dimulai dengan pembahasan soal uang saku atlet. Komisi D meminta Dispora membeberkan secara gamblang perihal terlambatnya pencairan uang saku. Selayaknya, uang saku digunakan para atlet selama Porprov berlangsung. Sayangnya, justru baru dibayarkan belum lama ini, dan itu pun belum tuntas.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Dispora Jember Baru Akan Usulkan Anggaran Perawatan Bekas Venue Porprov

Kepala Dispora Jember Murdianto menyebut, pihaknya telah menerima data penerima uang saku pada 6 Juni 2022. Dalam prosesnya, ada beberapa kendala pada administrasi yang membuat pencairannya tersendat. Salah satunya perubahan data pada atlet yang disebutnya dilakukan oleh ofisial di sejumlah cabor.

“Syarat pencairan uang saku itu harus ada SK bupati dan daftar hadir. Ofisial ada yang mengubah, sehingga tidak kami terima, dan harus kami teliti lagi,” urainya.

Sementara itu, untuk urusan bonus atlet peraih medali, Dispora juga mengakui bahwa hal itu memang belum ada anggarannya. Sehingga menjanjikan bakal diajukan pada PAPBD. “Mohon maaf, tapi kami berusaha sebaik-baiknya dan siap dievaluasi,” imbuh mantan kabag Perekonomian Pemkab Lumajang itu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para atlet di Jember yang sukses mendulang medali emas, perak, dan perunggu dalam Porprov Jatim VII harus lebih bersabar. Pasalnya, reward atau bonus belum terkaver dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Anggaran itu bisa dibilang baru sebatas wacana, karena baru akan diusulkan di Perubahan APBD (PAPBD) 2022.

Tiadanya anggaran untuk menunaikan bonus para atlet terungkap dalam rapat dengar pendapat (RD) di DPRD Jember, kemarin. Saat itu, ada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember dan KONI Jember yang melakukan rapat menindaklanjuti evaluasi penyelenggaraan Porprov.

RDP dimulai dengan pembahasan soal uang saku atlet. Komisi D meminta Dispora membeberkan secara gamblang perihal terlambatnya pencairan uang saku. Selayaknya, uang saku digunakan para atlet selama Porprov berlangsung. Sayangnya, justru baru dibayarkan belum lama ini, dan itu pun belum tuntas.

BACA JUGA: Dispora Jember Baru Akan Usulkan Anggaran Perawatan Bekas Venue Porprov

Kepala Dispora Jember Murdianto menyebut, pihaknya telah menerima data penerima uang saku pada 6 Juni 2022. Dalam prosesnya, ada beberapa kendala pada administrasi yang membuat pencairannya tersendat. Salah satunya perubahan data pada atlet yang disebutnya dilakukan oleh ofisial di sejumlah cabor.

“Syarat pencairan uang saku itu harus ada SK bupati dan daftar hadir. Ofisial ada yang mengubah, sehingga tidak kami terima, dan harus kami teliti lagi,” urainya.

Sementara itu, untuk urusan bonus atlet peraih medali, Dispora juga mengakui bahwa hal itu memang belum ada anggarannya. Sehingga menjanjikan bakal diajukan pada PAPBD. “Mohon maaf, tapi kami berusaha sebaik-baiknya dan siap dievaluasi,” imbuh mantan kabag Perekonomian Pemkab Lumajang itu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para atlet di Jember yang sukses mendulang medali emas, perak, dan perunggu dalam Porprov Jatim VII harus lebih bersabar. Pasalnya, reward atau bonus belum terkaver dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Anggaran itu bisa dibilang baru sebatas wacana, karena baru akan diusulkan di Perubahan APBD (PAPBD) 2022.

Tiadanya anggaran untuk menunaikan bonus para atlet terungkap dalam rapat dengar pendapat (RD) di DPRD Jember, kemarin. Saat itu, ada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember dan KONI Jember yang melakukan rapat menindaklanjuti evaluasi penyelenggaraan Porprov.

RDP dimulai dengan pembahasan soal uang saku atlet. Komisi D meminta Dispora membeberkan secara gamblang perihal terlambatnya pencairan uang saku. Selayaknya, uang saku digunakan para atlet selama Porprov berlangsung. Sayangnya, justru baru dibayarkan belum lama ini, dan itu pun belum tuntas.

BACA JUGA: Dispora Jember Baru Akan Usulkan Anggaran Perawatan Bekas Venue Porprov

Kepala Dispora Jember Murdianto menyebut, pihaknya telah menerima data penerima uang saku pada 6 Juni 2022. Dalam prosesnya, ada beberapa kendala pada administrasi yang membuat pencairannya tersendat. Salah satunya perubahan data pada atlet yang disebutnya dilakukan oleh ofisial di sejumlah cabor.

“Syarat pencairan uang saku itu harus ada SK bupati dan daftar hadir. Ofisial ada yang mengubah, sehingga tidak kami terima, dan harus kami teliti lagi,” urainya.

Sementara itu, untuk urusan bonus atlet peraih medali, Dispora juga mengakui bahwa hal itu memang belum ada anggarannya. Sehingga menjanjikan bakal diajukan pada PAPBD. “Mohon maaf, tapi kami berusaha sebaik-baiknya dan siap dievaluasi,” imbuh mantan kabag Perekonomian Pemkab Lumajang itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/