alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Jaga Mental Atlet Porprov

Dewan Minta Pendampingan Psikolog dan Ahli Gizi

Mobile_AP_Rectangle 1

Pernyataan Ardi juga didukung oleh anggota Komisi D lainnya, Ahmad Dhafir. Menurutnya, kesuksesan Porprov ini perlu keterlibatan kalangan akademisi. “Pentahelix, ada unsur kampus yang perlu dilibatkan.  Ada universitas di sini, terkait ahli gizi. Universitas Muhammadiyah juga punya psikolog. Kampus lainnya juga ada ahli yang dibutuhkan untuk olahraga dan atlet,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Jember Sutikno menyebut, soal ahli gizi dan makanan bergizi pernah dibahas. Artinya, kebutuhan atlet perlu dipertimbangkan dalam TC yang akan dilakukan. Sutikno mengatakan, panitia Porprov Jember beranggotakan pejabat lintas organisasi perangkat daerah. Dia percaya masalah gizi sudah terpikirkan.

Sementara itu, Soetriono, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jember, mengatakan, minimnya anggaran membuat pihaknya belum bisa mengukur VO2Max atlet. Cara itu penting untuk melihat tingkat maksimum oksigen yang dapat digunakan tubuh atlet selama berolahraga. “Kalau VO2Max minim, maka latihan sekeras apa pun hasilnya sama ketahanan fisiknya,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

 

 

Jurnalis : mg2
Fotografer : mg2
Redaktur : Dwi Siswanto

- Advertisement -

Pernyataan Ardi juga didukung oleh anggota Komisi D lainnya, Ahmad Dhafir. Menurutnya, kesuksesan Porprov ini perlu keterlibatan kalangan akademisi. “Pentahelix, ada unsur kampus yang perlu dilibatkan.  Ada universitas di sini, terkait ahli gizi. Universitas Muhammadiyah juga punya psikolog. Kampus lainnya juga ada ahli yang dibutuhkan untuk olahraga dan atlet,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Jember Sutikno menyebut, soal ahli gizi dan makanan bergizi pernah dibahas. Artinya, kebutuhan atlet perlu dipertimbangkan dalam TC yang akan dilakukan. Sutikno mengatakan, panitia Porprov Jember beranggotakan pejabat lintas organisasi perangkat daerah. Dia percaya masalah gizi sudah terpikirkan.

Sementara itu, Soetriono, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jember, mengatakan, minimnya anggaran membuat pihaknya belum bisa mengukur VO2Max atlet. Cara itu penting untuk melihat tingkat maksimum oksigen yang dapat digunakan tubuh atlet selama berolahraga. “Kalau VO2Max minim, maka latihan sekeras apa pun hasilnya sama ketahanan fisiknya,” ucapnya.

 

 

Jurnalis : mg2
Fotografer : mg2
Redaktur : Dwi Siswanto

Pernyataan Ardi juga didukung oleh anggota Komisi D lainnya, Ahmad Dhafir. Menurutnya, kesuksesan Porprov ini perlu keterlibatan kalangan akademisi. “Pentahelix, ada unsur kampus yang perlu dilibatkan.  Ada universitas di sini, terkait ahli gizi. Universitas Muhammadiyah juga punya psikolog. Kampus lainnya juga ada ahli yang dibutuhkan untuk olahraga dan atlet,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Jember Sutikno menyebut, soal ahli gizi dan makanan bergizi pernah dibahas. Artinya, kebutuhan atlet perlu dipertimbangkan dalam TC yang akan dilakukan. Sutikno mengatakan, panitia Porprov Jember beranggotakan pejabat lintas organisasi perangkat daerah. Dia percaya masalah gizi sudah terpikirkan.

Sementara itu, Soetriono, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jember, mengatakan, minimnya anggaran membuat pihaknya belum bisa mengukur VO2Max atlet. Cara itu penting untuk melihat tingkat maksimum oksigen yang dapat digunakan tubuh atlet selama berolahraga. “Kalau VO2Max minim, maka latihan sekeras apa pun hasilnya sama ketahanan fisiknya,” ucapnya.

 

 

Jurnalis : mg2
Fotografer : mg2
Redaktur : Dwi Siswanto

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/